Sudah 1 tahun COVID-19 ada di Indonesia, namun hoax masih merajalela di Tanah Air dan dunia. Twitter akan menandai cuitan yang ketahuan membagikan misinformasi seputar vaksin COVID-19. Mereka juga akan lebih tegas menindak akun yang menyebarkan misinformasi, salah satunya dengan memblokir akun secara permanen.
Cuitan yang melanggar aturan Twitter tentang misinformasi akan diberikan label di bagian bawahnya, mirip seperti label yang diterapkan Twitter sejak awal pandemi. Label ini akan berisi tautan yang mengarahkan pengguna ke penjelasan dari sumber resmi atau aturan Twitter.
Twitter mengatakan aturan baru ini awalnya akan dijalankan oleh moderator manusia dan bukan sistem otomatis. Hal ini dilakukan untuk melatih sistem kecerdasan buatan miliknya agar nantinya kombinasi manusia dan AI bisa memantau misinformasi vaksin di Twitter.
Saat ini, kebijakan label baru ini hanya akan diberikan ke cuitan dalam bahasa Inggris, seperti dikutip dari The Verge, Selasa (2/3/2021).
Twitter memiliki kriteria khusus untuk menandai cuitan yang dianggap melanggar aturannya tentang misinformasi COVID-19, tapi secara umum mereka menargetkan lima kategori informasi menyesatkan yaitu:
Misinformasi tentang sifat virus
Misinformasi tentang efikasi pengobatan dan tindakan pencegahan
Misinformasi tentang regulasi, pembatasan, dan pengecualian terkait dengan nasihat kesehatan
Misinformasi tentang prevalensi virus dan risiko infeksi atau kematian
Afiliasi menyesatkan (misalnya, mengaku sebagai dokter atau pejabat kesehatan masyarakat)
Label baru ini juga akan mempengaruhi sistem hukuman baru dari Twitter. Cuitan yang ditandai melanggar aturan terhitung sebagai peringatan pertama.
Jika cuitan tersebut dianggap berbahaya dan berhubungan dengan teori konspirasi tentang COVID-19, Twitter mungkin akan menghapus cuitan tersebut dan penghapusan itu terhitung sebagai peringatan kedua.
Jika pengguna terus melanggar aturan Twitter, level teguran yang diberikan akan meningkat dan memicu tindakan lain termasuk penghapusan akun secara permanen. Berikut sistem teguran baru dari Twitter untuk pengguna yang membagikan informasi menyesatkan:
Peringatan pertama: tidak ada tindakan
Peringatan kedua: akun dikunci 12 jam
Peringatan ketiga: akun dikunci 12 jam
Peringatan keempat: akun dikunci tujuh hari
Peringatan kelima dan seterusnya: akun ditangguhkan secara permanen
https://movieon28.com/movies/212-the-power-of-love/
Bocoran iPhone 13: Notch Lebih Kecil dan Baterai Lebih Besar
Sederet bocoran tentang iPhone 13 baru saja dibagikan oleh analis Ming-Chi Kuo dari TFI Securities. Ia juga membagikan prediksinya tentang ponsel layar lipat pertama dari Apple.
Untuk lini iPhone 13 yang meluncur tahun ini, Kuo mengatakan akan terdiri dari model yang sama seperti iPhone 12. Artinya, meski iPhone 12 mini dilaporkan tidak begitu laku, Apple tetap akan meluncurkan penerusnya tahun ini.
Dari segi desain, iPhone 13 akan memiliki notch dengan ukuran yang lebih kecil. Ponsel ini juga akan memiliki baterai yang lebih besar berkat desain internal yang lebih hemat tempat, serta modem 5G dan kamera yang lebih baik.
Setelah tahun ini, Kuo memprediksi Apple tidak akan lagi menggunakan notch dan beralih ke desain hole-punch seperti yang digunakan banyak ponsel flagship lainnya, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (2/3/2021).
Ia memperkirakan Apple mungkin akan merilis iPhone dengan layar penuh tanpa notch, sensor sidik jari di bawah layar dan kamera telephoto yang lebih canggih paling awal pada tahun 2023.
Tapi dari segi ukuran iPhone 13 akan memiliki dimensi yang sama dengan iPhone 12. Varian mininya tetap akan menggunakan layar 5,4 inch, dua model akan menggunakan layar 6,1 inch dan varian Max akan menggunakan layar 6,7 inch.
Kuo mengatakan dua varian tertinggi iPhone 13 akan mendapatkan upgrade paling besar. Kedua model ini akan memiliki sensor LiDAR yang lebih canggih di kameranya serta display dengan refresh rate 120Hz berkat teknologi display LTPO.
Untuk konektivitas dan pengisian data, Kuo memperkirakan iPhone 13 tidak akan menggunakan port USB-C dan masih akan menggunakan port Lightning seperti pendahulunya. Ia juga tidak yakin kapan Apple akan mengenalkan sensor sidik jari di tombol power, seperti yang digunakan iPad Air, untuk iPhone.
https://movieon28.com/movies/halo-makassar/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar