Rabu, 08 Juli 2020

Perubahan Dorongan Seks di Usia 20 Tahun, 30 Tahun, dan 40 Tahun

Dorongan seks dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti hormon, psikologis, gaya hidup, bahkan usia. Dalam hal ini, usia sangat mempengaruhi minat seseorang akan hubungan intim.
"Dorongan seks tidak hanya dipengaruhi oleh usia" sebut John Thoppil, spesialis ob-gyn dari Texas, yang dikutip dari Health.

Stres adalah pembunuh seks terbesar. Kecemasan dan depresi juga dapat mematikan keinginan untuk melakukan hubungan intim. Putus asa, banyak konsumsi antidepresan serta obat lain, memiliki efek samping dalam menghambat dorongan seks.

Selain itu, berikut adalah perubahan seks pada usia 20 tahun, 30 tahun, dan 40 tahun.

Usia 20 tahun
Sebagai permulaan, hubungan seks yang terjadi pada usia 20-an masih terbilang segar dan baru. Pada usia ini, ada keinginan kuat dalam dirimu untuk melakukan hubungan seksual secara terus menerus.

Ada beberapa faktor yang membuat dorongan seks seseorang menurun di usia 20-an. Bisa karena melahirkan, konsumsi pil, ataupun kadar testosteron yang rendah. Konsultasilah pada dokter untuk mengantisipasi masalah tersebut.

Usia 30 tahun
Terdapat penurunan hormon testosteron pada usia ini yang membuat berkurangnya minat kamu dalam melakukan hubungan intim. Faktor eksternal seperti pekerjaan, tanggung jawab yang semakin besar, bahkan kesibukan dalam mengurus anak juga menjadi penghambat dorongan seks mu semakin berkurang.

Solusinya adalah lakukan komunikasi dan ekspresikan kebutuhan anda dengan melakukan negosiasi terhadap pasanganmu sebelum melakukan hubungan intim. Bahkan pada malam-malam tertentu, lakukanlah pijat tangan kepada pasangan selama satu jam sekali untuk mengekspresikan cinta.

Usia 40 tahun
Perubahan dorongan seksual pada dekade ini dapat terbilang cukup keras. Pada usia ini, wanita akan memasuki perimenopause yang artinya ovarium akan berhenti untuk memproduksi estrogen. Hal ini mengakibatkan produksi estrogen memperlambat pelumas vagina alami, sehingga jaringan vagina menjadi lebih kering.

Solusinya adalah tanamkan pada mindset bahwa tubuh kamu akan mengalami evolusi dan tidak menanggapi hal tersebut dengan negatif. Pengobatan dengan progesteron atau testosteron atau keduanya pada beberapa wanita dapat membantu untuk meningkatkan dorongan seks.

Perlu diingat, bagaimanapun, bahwa apa yang kamu rasakan, bisa saja menjadi bagian alami dari penuaan, dan kamu dapat meningkatkan libido dengan hidup sehat dan merasa terhubung dengan pasangan Anda.

Sama-Sama Menular Lewat Droplet, Ini Perbedaan Gejala TBC dan Virus Corona

Selain virus Corona COVID-19, ancaman Tuberkulosis (TBC) juga patut diwaspadai. Berdasarkan data WHO Global Report Tahun 2018, diperkirakan ada 845.000 kasus TBC di Indonesia dan baru 67 persen yang ketahuan.
"Artinya adalah 540 ribu sekian yang kita temukan di Indonesia secara keseluruhan. Kemudian beban TB angka kematian cukup tinggi, artinya 13 orang (meninggal) per jam di Indonesia," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kemenkes RI, dr Wiendra Waworuntu, MKes, di siaran langsung BNPB melalui kanal YouTube, Selasa (7/7/2020).

Berbeda dengan COVID-19 yang disebabkan oleh virus, TBC dipicu oleh bakteri, yakni mycobacterium tuberculosis. Meski begitu, dua penyakit ini sama-sama ditularkan melalui droplet atau percikan yang keluar saat batuk maupun bersin.

Menurut dr Wiendra, gejala COVID-19 dan TBC memiliki beberapa perbedaan meski sama-sama menyebabkan batuk. Salah satunya adalah gejala pada TBC bisa berlangsung lebih dari 14 hari.

"Demam, batuk, pilek itu sama, tapi bedanya bahwa yang satu onsetnya akut, tetapi yang satunya kronik. Artinya (TBC) lebih lama dari 14 hari batuk pilek, tapi yang COVID tidak," jelasnya.

Berikut adalah perbedaan gejala COVID-19 dan TBC, meski sama-sama ditularkan melalui droplet:

Gejala COVID-19:
- Gejala yang ditimbulkan kurang dari 14 hari
- Demam lebih dari 38 derajat celcius.
- Batuk kering
- Sesak napas muncul setelah terjadinya gejala awal
- Nyeri sendi, nyeri kepala, pilek, gangguan penciuman dan pengecapan.

Gejala TBC:
- Gejala terjadi lebih dari 14 hari
- Demam kurang dari 38 derajat celcius
- Batuk berdahak dan bercak darah
- Sesak napas memberat secara bertahap
- Berat badan turun dan berkeringat di malam hari.
https://cinemamovie28.com/director/christian-volckman/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar