Berhubungan intim dengan pasangan sering kali membuat tubuh menjadi berkeringat dan terasa seperti sedang berolahraga. Ternyata, berhubungan seks memang bisa membakar kalori sama seperti ketika berolahraga, lho.
Selain membakar kalori, rutin beraktivitas seksual juga tentunya memiliki berbagai manfaat kesehatan. Sebab, bercinta dapat membantu melancarkan peredaran darah serta endorfin. Namun, terkait berapa banyak kalori yang dibakar, hal tersebut bergantung pada berat badan dan durasi bercinta.
Menurut seorang ahli seks bernama Jess O'Reilly, PhD dari Astroglide, semakin lama durasi bercinta, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar dalam tubuh. Lebih lanjut, ternyata berbagai aktivitas seksual, mulai dari berciuman hingga bercinta membakar kalori dalam jumlah berbeda, lho.
Dikutip dari laman Women's Health Magazine, berikut jumlah kalori yang dibakar dalam setiap aktivitas seksual bersama pasangan.
1. Berciuman
Berdasarkan sebuah studi di American Journal of Medicine, mencium pasangan ternyata bisa membakar kalori, yakni sebanyak 5-26 kalori setiap menitnya. Namun, hal tersebut tentunya bergantung dari durasi dan intensitasnya pula. Studi tersebut menemukan bahwa sebuah kecupan hanya menggunakan dua otot pada wajah, sehingga hanya membakar 2-3 kalori.
Di sisi lain, jika sesi ini menjadi lebih 'panas', kamu menggunakan 34 otot wajah dan 112 otot tubuh. Jumlah kalori yang terbakar pada saat berciuman juga ditentukan oleh posisi saat melakukannya.
2. Foreplay
Foreplay dapat membakar hingga 100 kalori setiap jamnya, hal ini berdasarkan sebuah unggahan dokter obgyn bernama Alyssa Dweck, MD. Sementara itu, seks oral juga bisa membakar kalori jika dilakukan pada durasi cukup lama. Selain itu, sama seperti saat berciuman, kalori yang dibakar saat foreplay turut ditentukan oleh posisi saat melakukannya.
3. Bercinta
Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013, saat bercinta, seorang wanita dapat membakar sebanyak 69 kalori setiap sesinya (termasuk foreplay). Lebih lanjut, studi tersebut juga menemukan bahwa saat orgasme, detak jantung, oksigen, serta tekanan darah dapat meningkat jika wanita mencapai orgasme.
Studi lain dari The New England Journal of Medicine menyebutkan bahwa durasi satu sesi bercinta biasanya adalah selama enam menit, jadi jumlah kalori yang terbakar selama enam menit tersebut adalah 21. Untuk membakar lebih banyak kalori saat bercinta, para wanita dapat memilih posisi woman on top. Pasalnya, posisi tersebut memberikan kontrol penuh pada wanita untuk melakukan dorongan, sehingga kalori yang terbakar berjumlah lebih banyak.
https://cinemamovie28.com/movies/little-mother-2-uncle-girls/
12 Hal Ini Tingkatkan Risiko Kematian akibat COVID-19 di Indonesia
Beberapa orang yang terinfeksi COVID-19 mungkin hanya mengeluhkan gejala Corona ringan, tetapi tak sedikit di antaranya yang berakhir fatal. Kebanyakan dari mereka yang meninggal karena Corona memiliki komorbid hingga usia lanjut.
Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 dr Dewi Nur Aisyah juga mengungkap dari data statistik, laki-laki ternyata 1,4 kali lebih berisiko meninggal karena COVID-19 dibandingkan perempuan.
dr Dewi mewanti-wanti seseorang yang memiliki penyakit komorbid. Pasalnya, satu penyakit komorbid saja sudah meningkatkan risiko meninggal 6,5 kali lebih tinggi dibanding mereka yang sehat saat terpapar Corona.
Risiko meninggal karena Corona akan terus meningkat saat memiliki dua atau lebih banyak lagi komorbid, penyakit penyerta.
"Mempunyai dua komorbid misalnya diabetes, ada hipertensi, resiko kematiannya naik menjadi 15 kali lipat. Ketika punya lebih sama dari tiga, ini kan terutama biasanya dialami pada orang-orang usia lanjut, risiko kematiannya naik sampai 29 kali," ungkap dr Dewi dalam konferensi pers BNPB Rabu (10/3/2021).
Lebih detail, berikut kriteria orang yang berisiko fatal karena COVID-19.
Usia
31-45 tahun: 2,4 kali lipat
36-59 tahun: 8,5 kali lipat
60 tahun ke atas: 19,5 kali lipat
Penyakit
Penyakit ginjal: 13,7 kali lipat
Penyakit jantung: 9 kali lipat
Diabetes melitus: 8,3 kali
Hipertensi: 6 kali lipat
Kanker: 5,9 kali lipat
Penyakit hati: 4,8 kali lipat
Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK): 4 kali lipat
Gangguan napas lain: 3,5 kali lipat
TBC: 3,3 kali lipat
https://cinemamovie28.com/movies/tusuk-jelangkung-di-lubang-buaya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar