Pandemi Corona membuat Work from Home atau bekerja dari rumah diterapkan oleh banyak perusahaan. Bahkan menurut beberapa eksekutif, bekerja dari kantor seperti masa lalu bisa menjadi tidak relevan lagi.
Perkantoran fisik memang masih akan dibutuhkan, tapi dianggap bukan untuk bekerja lagi. "Kantor perlu ada untuk tujuan spesifik, untuk event, pelatihan, meeting, tapi bukan sebagai tempat bekerja jam 9 sampai 5. Hal itu berubah. Ini akan menurunkan adopsi real estate yang dimiliki perusahaan," kata Frak Slootman, CEO perusahaan teknologi Snowflake.
Mungkin setelah pandemi Corona usai, ada sebagian karyawan yang ingin kembali bekerja di kantor secara rutin seperti sebelumnya. Tapi beberapa perusahaan sudah menyatakan akan menerapkan WFH secara permanen karena dianggap positif.
"Kami tidak akan kembali seperti dulu. Dari sudut pandang bisnis, ada banyak hal positif dari sistem ini," imbuh Slootman yang dikutip detikINET dari CNBC.
Salah satu manfaat penerapan WFH misalnya adalah peluang merekrut karyawan terbaik dari mana saja. Sebab, mereka bisa bekerja secara jarak jauh. Slootman pun menilai WFH saat pandemi Corona berhasil diterapkan dengan baik tanpa halangan.
"Kami tidak lagi beroperasi secara fisik. Kami benar-benar virtual. Kami berhubungan jika perlu dan beroperasi tanpa perlu kantor pusat dan baik-baik saja," kata dia.
Beberapa perusahaan teknologi raksasa sudah menyatakan akan mengizinkan karyawan bekerja WFH secara permanen. Twitter dan Microsoft misalnya, memberlakukan kebijakan itu. Sedangkan Facebook juga sudah berencana menerapkannya di masa depan.
"Pandemi Corona telah menantang kita semua untuk berpikir, hidup dan bekerja dengan cara baru. Kami akan menawarkan sebanyak mungkin fleksibilitas untuk mendukung gaya bekerja individu," tulis Microsoft dalam memo pada pegawai.
https://indomovie28.net/movies/everafter/
Samsung Umumkan TV Neo QLED Pakai Teknologi Mini LED, Keunggulannya?
Samsung memanaskan perhelatan CES 2021 dengan membawa jajaran televisi barunya. Salah satunya Neo QLED yang membawa teknologi baru Mini LED, apa keunggulannya?
Menjelang dimulainya pameran elektronik tahunan yang kali ini digelar secara virtual, Samsung menggelar acara bertajuk First Look. Ada tiga portfolio yang diperkenalkan, selain Neo QLED yang telah disebutkan di awal, ada Micro LED dan Lifestyle TV.
Samsung Neo QLED hadir dalam resolusi 8K (QN900A) dan 4K (QN90A). Keduanya membawa sumber cahaya baru, yang oleh raksasa teknologi asal Korea Selatan itu dinamakan Quantum Mini LED.
Samsung merancang Quantum Mini LED dengan tinggi hanya 1/40 dari LED konvensional. Alih-alih menggunakan lensa untuk menyebarkan cahaya, dan paket untuk mempertahankan posisi LED di tempatnya, Quantum Mini LED memiliki lapisan-lapisan mikro yang sangat tipis yang diisi dengan lebih banyak LED.
Quantum Mini LED dikontrol secara presisi dengan Quantum Matrix Technology dan Neo Quantum Processor, prosesor gambar bertenaga yang dioptimalkan untuk Neo QLED.
Quantum Matrix Technology memungkinkan kontrol yang sangat halus dan presisi dari LED-LED yang padat tersebut, mencegah blooming. Sehingga memungkinkan pengguna menikmati konten sebagaimana dimaksud pembuatnya.
Neo QLED meningkatkan skala luminance menjadi 12-bit dengan 4096 langkah; membantu membuat area gelap menjadi lebih gelap dan area terang menjadi lebih cerah, menghasilkan pengalaman HDR yang lebih presisi dan imersif.
https://indomovie28.net/movies/the-touchables/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar