Senin, 13 Januari 2020

Turis Tak Takut Gempa, Asyik Surfing di Pantai Canggu

Usai gempa magnitudo 6 yang mengguncang Bali pagi tadi tak membuat turis panik. Mereka tetap asyik berselancar dan menikmati liburannya di Bali.

Salah satunya di Pantai Batu Bolong, Canggu, Badung, Bali, Selasa (16/7/2019). Di pantai ini sejak siang pukul 11.00 Wita sudah dipadati turis mancanegara yang asyik berjemur.

Hampir semua kursi di tepi pantai dipenuhi turis mancanegara. Ada pula yang memilih menggelar kain pantainya dan tak menyewa kursi.

Sebagian di antaranya juga terlihat asyik bermain air maupun selancar. Ada pula yang fokus latihan bermain papan selancarnya dengan instruktur di tepi pantai.

Salah satu turis, Kiki mengaku gempa pagi tadi merupakan gempa pertamanya. Dia juga mengaku tak takut meski merasa banyak benda di sekitarnya bergoyang.

"Saya masih tidur ketika terbangun terasa semua bergetar, saya mikir apa ini, karena ini pengalaman gempa pertamaku. Tapi saya nggak takut, oke gempa," cerita wanita asal Paris itu.

Kiki mengaku sudah empat bulan datang ke Indonesia. Dia juga sempat ke Filipina tapi balik lagi karena betah dengan keramahan warga setempat.

"Bali sangat turistik, Indonesia aku bingung mendeskripsikannya, aku suka vibes-nya, rileks, dan orang-orangnya ramah, soalnya di Paris orang-orangnya grumpy, di sini semua orang banyak senyum dan cuacanya bagus. Dan di sini aku belajar selancar," kisah wanita asal paris tersebut.

Dia mengaku selama tinggal di Canggu hampir setiap hari berjemur di Pantai Batu Bolong. Tak hanya berjemur, dia juga senang berselancar.

"Pertama saya belajar pakai softboard tapi saya masih pemula sekarang sudah seminggu pakai hardboard. Hahaha, jadi oke saya sekarang sudah bisa berdiri di papan," candanya.

Langkah Gunung Tambora Tingkatkan Pamor Pariwisata

Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam nanti akan segera digelar. Gunung Tambora akan menunjukan kekayaan alamnya untuk pariwisata.

Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam akan digelar, pada 19-21 Juli 2019 di Nusa Dua, Bali. Semua Taman Nasional di Indonesia akan hadir dan mempromosikan potensi kekayaannya dalam acara ini, termasuk Taman Nasional Gunung Tambora (TNGT).

Kepala Balai TNGT, Murlan Dameria Pane, mengatakan di acara tersebut pihaknya akan mempromosikan potensi TN Gunung Tambora. Caranya dengan menampilkan beberapa dokumentasi mengenai TN Tambora dan produk dari masyarakat sekitar TN Tambora berupa madu dan kopi.

"Acara ini akan diikuti oleh seluruh Taman Nasional di Indonesia termasuk TN Tambora. Event ini penting diikuti. Karena merupakan ajang promosi yang salah satu targetnya akan mempertemukan pengelola Taman Nasional dan Taman Wisata Alam dengan travel agent atau calon pengunjung atau mitra lain (buyer meet seller)," ungkapnya pada detikcom, Selasa (16/7/2019).

Di event tahunan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam mempromosikan Taman Nasional dan Taman Wisata Alam di Indonesia ini, Murlan berharap akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kawasan konservasi di Indonesia dan potensi di tiap kawasan termasuk di Taman Nasional Gunung Tambora. Terlebih kata dia, Gunung Tambora menjadi salah satu cagar biosfer dunia yang ada di Indonesia.

"Untuk event kali ini, kita bawa contoh produknya dulu madu dan kopi. Tapi kita juga sudah merencanakan pengenalan dan membantu pemasaran produk yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar TN secara langsung maupun online," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar