Aktor Henry Cavill mungkin lebih dikenal dengan aksinya saat memerankan pahlawan super Superman atau sebagai Geralt of Rivia di serial The Witcher. Tapi siapa sangka ia juga jago merakit PC gaming sendiri.
Cavill memang dikenal sebagai gamer yang memilih platform PC. Di tengah pandemi virus Corona, Cavill memilih memanfaatkan waktu kosongnya untuk mewujudkan salah satu mimpinya yaitu merakit PC gaming.
Ia pun memamerkan aksinya lewat sebuah video yang diunggah di akun Instagram miliknya. Video berdurasi 5 menit tersebut langsung viral begitu diunggah.
"Materi semacam ini bukan untuk semua orang....kebijaksanaan penonton disarankan. Anda mungkin akan melihat banyak bagian yang belum pernah dilihatnya," tulis Cavill dengan nada bercanda dalam caption di video tersebut.
Cavill tidak menjelaskan komponen apa saja yang ia gunakan untuk menyusun perangkat ini. Tapi dari video tersebut terlihat ia menggunakan beberapa komponen dari Asus ROG dan CPU AMD Ryzen.
Di tengah-tengah video, Cavill sempat terlihat kesulitan mengatur jalur selang radiator untuk sistem liquid cooling yang dipakai. Ia juga sempat melakukan beberapa kesalahan saat merakit PC idamannya, seperti pemasangan waterblock untuk CPU yang terbalik dan membutuhkan beberapa hari untuk memperbaikinya.
Hobi gaming Cavill memang sudah tidak diragukan lagi. Ia bahkan hampir kehilangan kesempatan untuk memerankan Superman karena sibuk memainkan World of Warcraft.
Belakangan ini Cavill juga ketagihan memainkan Total War: Warhammer II yang telah ia mainkan enam kali. Sebagai gamer yang lebih memilih platform PC dibanding konsol, ia telah lama bermimpi untuk merakit PC gaming-nya sendiri.
"Saya tidak cukup berani untuk merakit sendiri," kata Cavill dalam wawancara dengan NME pada Desember lalu, seperti dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (17/7/2020).
"Saya sudah memiliki PC custom selama bertahun-tahun, begitu saya memiliki cukup waktu -- dan keberanian -- saya mungkin akan merakit PC sendiri," imbuhnya.
Rahasia Solar Orbiter Dekati Matahari Tanpa Terpanggang
Solar Orbiter adalah satelit yang saat ini posisinya paling dekat dengan Matahari. Dioperasikan oleh NASA dan ESA (European Space Agency), Solar Orbiter telah menjepret Matahari dalam rekor jarak terdekat, 77 juta kilometer.
Wahana buatan Airbus Defence and Space ini diterbangkan pada 20 Februari 2020 menggunakan roket Atlas V dari landasan Cape Canaveral, Florida. Ia dirancang menjalankan misi selama 7 tahun.
Solar Orbiter dibekali beragam teknologi untuk meneliti Matahari serta dibuat dengan material khusus agar tak terpanggang oeh sinar sang Surya dan juga tahan terhadap suhu sangat rendah. Pada saat perjalanannya, Solar Orbiter berada di antariksa bersuhu sangat dingin, minus ratusan derajat Celcius.
Menurut NASA, Solar Orbiter punya 10 instrumen penelitian berbeda, meriset Matahari secara komprehensif. Enam instrumen untuk 'melihat' Matahari dan merekam gambarnya, kemudian empat lainnya untuk mengukur kondisi sekeliling wahana, termasuk angin Matahari.
Mendekati Matahari, tentu harus dibuat sistem pelindung yang mumpuni. Apalagi pada jarak terdekat nanti, Solar Orbiter 'hanya' akan berjarak 42 juta kilometer.
Dikutip detikINET dari Live Science, Solar Orbiter dibekali perisai penahan panas seberat 150 kilogram. Tak main-main, ia dapat bertahan menghadapi panas sampai 520 derajat Celcius.
Perisai itu terdiri dari beberapa lapisan. Bagian terluar merupakan titanium foil sangat tipis, didesain untuk memantulkan panas sebanyak mungkin. Kemudian ada alumunium untuk menyekat serta bracket dari titanium. Pada bagian tengah, ada celah sepanjang 2 cm untuk melepaskan panas dari wahana.
Kini, Solar Orbiter makin mendekati Matahari. Jepretan pertamanya merekam solar flare atau semburan Matahari ukuran kecil yang dijuluki sebagai 'api unggun' di Matahari oleh ilmuwan ESA. Solar flare adalah erupsi singkat radiasi energi tinggi di permukaan Matahari dan 'api unggun' itu jutaan kali lebih kecil dari biasanya.
"Jika kita memang sudah menemukan beberapa hal hanya dengan gambar pertama dari Solar Orbiter, coba bayangkan apa yang akan kita jumpai saat makin mendekat ke Matahari. Sangat menarik," cetus Holly Gilbert, ilmuwan di NASA.
https://kamumovie28.com/rumah-gurita/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar