Teknologi pengisian cepat super kilat sepertinya jadi salah satu fokus inovasi banyak vendor ponsel saat ini. Salah satunya Realme yang dikabarkan sedang mengembangkan pengisian cepat 120W.
Dikutip detikINET dari Gizmochina, Sabtu (11/7/2020) informasi ini datang dari pembocor gadget Ishan Agarwal. Lewat cuitannya, Agarwal mengatakan Realme saat ini sedang mengembangkan pengisian cepat 100W+ yang kemungkinan akan diumumkan pada bulan ini.
"Seperti yang bisa kalian lihat di gambar, 11660mA mengindikasikan kecepatan pengisian hampir 120W," tulis Agarwal dalam cuitannya.
Realme saat ini memiliki fitur pengisian cepat 65W yang diberi nama SuperDart yang digunakan oleh Realme X50 Pro 5G. Sedangkan teknologi pengisian kilat yang baru kemungkinan akan diberi nama UltraDart.
Agarwal mengatakan teknologi ini bisa mengisi sepertiga kapasitas baterai 4.000 mAh dalam waktu tiga menit. Berarti, untuk mengisi penuh baterai 4.000 mAh hanya dibutuhkan waktu kurang lebih 10 menit.
Rumor ini sepertinya secara tidak langsung diperkuat oleh Chief Marketing Officer Realme Xu Qi Chase. Dalam sebuah interaksi dengan netizen di Weibo, ia mengatakan bahwa pengisian cepat 100W sedikit lambat.
Ini mengindikasikan bahwa Realme sedang mengembangkan teknologi pengisian cepat yang lebih ngebut dari 100W. Jika pengisian cepat 120W UltraDart benar debut bulan ini, masih belum diketahui apakah akan langsung tersedia untuk publik.
Saat ini teknologi pengisian cepat masih didominasi oleh Oppo dengan SuperVOOC 65W. Tapi sepertinya akan ada vendor baru yang menggusur singgasana Oppo.
Selain Realme, Xiaomi dan Vivo sebelumnya telah memamerkan pengisian cepat 120W. Bahkan teknologi milik Xiaomi sudah mendapatkan sertifikasi 3C yang artinya teknologi tersebut siap diluncurkan ke pasar.
Elon Musk: Teknologi Mobil Otonom Tesla di Depan Mata
Mobil Tesla memang telah memiliki sistem kemudi mobil otonom walau belum sempurna. Nah sang CEO Elon Musk, menyatakan teknologi kendaraan otonom Tesla yang benar-benar bisa mengemudi sendiri bakal rampung di akhir tahun ini.
Teknologi Autopilot level dua di Tesla saat ini masih mensyaratkan pengemudi waspada dan tangan tetap di setir. Namun menurut Musk, update software di masa depan akan menjadikan sistemnya level 5 tanpa perlu hardware baru.
"Saya sangat yakin bahwa level 5 atau otonomi yang lengkap akan terjadi dan saya pikir akan terjadi sangat cepat. Saya merasa kami sangat dekat," katanya dalam siaran video di ajang World Artificial Intelligence Conference di Shanghai.
"Saya percaya kami akan memiliki fungsionalitas dasar untuk level 5 yang selesai tahun ini. Tidak ada tantangan fundamental lagi. Adanya adalah banyak masalah-masalah kecil," lanjutnya.
"Dan ada tantangan untuk memecahkan semua masalah kecil itu dan memadukan semua sistem menjadi satu," tambah Musk, dikutip detikINET dari BBC.
Namun demikian bukan berarti teknologi itu bisa cepat digunakan oleh masyarakat umum. Terutama karena masih kurangnya regulasi soal mobil otonom di banyak negara.
"Bahkan andaikan Tesla bisa menyediakan teknologinya, soal regulasi di pasar-pasar besar masih jauh di belakang sebelum bisa benar-benar membuat mobil otonom melaju di jalanan," cetus analis dari IHS Markit, Tim Urquhat.
https://indomovie28.net/inazuma-eleven-episode-7-subtitle-indonesia/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar