Senin, 11 Januari 2021

Menkes Prediksi Ledakan Pasien Baru Corona Usai Libur Nataru, RS Cukup?

 Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi akan ada puluhan ribu pasien baru COVID-19 usai libur natal dan tahun baru (nataru). Ia mengaku akan mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk menghadapi gelombang kasus baru tersebut.

Menkes Budi menjelaskan saat ini sudah tersedia sekitar 15.000 tempat tidur untuk merawat pasien COVID-19. Hanya saja jumlah tersebut dianggap masih kurang karena belum memenuhi sekitar 30 persen dari total kasus aktif yang mencapai angka sekitar 120.000.


"Sekarang butuhnya 36 ribu (tempat tidur -red). Jadi dalam waktu satu bulan kita harus menambah jumlah tempat tidur untuk pasien COVID dari 15 ribu ke 36 ribu," kata Menkes Budi dalam konferensi pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (11/1/2021).


"Antisipasi puluhan ribu pasien baru yang akan masuk, saya minta tolong semua dirut rumah sakit, semua pemilik rumah sakit, tolong konversikan bed-nya yang tadinya bukan untuk COVID menjadi COVID... Secara temporer saja sambil kita bisa menghadapi lonjakan yang membutuhkan puluhan ribu bed baru," lanjutnya.


Selain soal ketersediaan tempat tidur, tenaga kesehatannya juga akan disiapkan. Menkes Budi melonggarkan aturan sehingga tenaga kesehatan, misalnya perawat, yang sudah terlatih namun belum memiliki registrasi bisa langsung bekerja.


"Itu ada sekitar 10.000 (perawat). Saya juga sekarang sedang mengkaji dengan tim IDI dan Kemenkes agar dokter-dokter juga bisa begitu. Ada sekitar 3.000 sampai 4.000 dokter yang bisa kita masukkan," pungkas Menkes Budi.

https://movieon28.com/movies/kamen-rider-ex-aid-the-movie-true-ending/


Agar RS-Nakes Tak Kolaps, Menkes Minta OTG COVID-19 Isolasi Mandiri


Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan data terkini kasus aktif COVID-19. Saat ini tercatat ada lebih dari 120 ribu kasus aktif COVID-19.

Konsekuensi dari hal ini adalah penambahan pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit. Saat ini Menkes mengatakan menyiapkan tambahan tempat tidur bagi pasien COVID-19.


Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang positif COVID-19 tapi tak mengalami gejala untuk menjalani isolasi mandiri. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban nakes di rumah sakit.


"Terkait dengan pasca liburan, bapak ibu, RS pasti akan penuh karena kasus aktifnya naik. kita mesti memperhatikan, mendengarkan, kondisi nakes kita. Mereka sudah sangat underpressured, tolong kalau misal bapak ibu tidak demam dan tidak sesak napas, itu masih bisa dilakukan isolasi mandiri," kata Menkes dalam konferensi pers daring, Senin (11/1/2021).


Hingga Senin (11/1) siang ada 122.873 kasus aktif COVID-19 di Indonesia. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit sembilan provinsi sudah mencapai lebih dari 70 persen.


Bagi mereka yang tak punya fasilitas cukup untuk isolasi mandiri di rumah, Menkes telah mengimbau Gubernur dan kepala daerah untuk menyiapkan tempat khusus seperti di Wisma Atlet, Wisma Haji, asrama, hingga hotel.


"Nanti kami bikin mekanismenya di mana tetap dimonitor oleh dokter baik di telepon langsung atau telemedicine. Itu untuk mengurangi beban rumah sakit, biarkan saudara-saudara kita yang berat yang dirawat di sana," pungkasnya.

https://movieon28.com/movies/godzilla-king-of-the-monsters-godzilla-2-0/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar