Kamis, 05 Desember 2019

Anies Bilang Peserta Reuni 212 Ratusan Ribu, Dikoreksi Jadi Jutaan

 Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam acara Reuni 212. Anies menyebut peserta reuni ratusan ribu namun dikoreksi oleh pihak panitia menjadi jutaan.

Awalnya Anies mengatakan acara Reuni 212 berlangsung dengan penuh kedamaian. Dia berharap acara mendapatkan rida dari Allah SWT.

"Alhamdulilllah kita mulai dengan bersyukur kepada Allah SWT pagi hari ini dalam suasana begitu teduh, tenang, aman dan damai, maulid akbar berlangsung di Monas dalam keadaan yang Insyaallah penuh keberkahan dari Allah SWT," ujar Anies saat menyampaikan sambutan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Anies bersyukur acara Reuni 212 untuk kesekian kalinya berlangsung dengan lancar. Acara menurut Anies mengirimkan pesan kedamaian.

"Kami bersyukur alhamdulillah untuk kesekian kalinya, tepatnya ini yang keempat kalinya, Monas menjadi tempat di mana semua berkumpul di mana di lapangan besar ini dikirimkan pesan bahwa jumlah bisa banyak ratusan ribu berkumpul dari seluruh penjuru ketika sampai di tempat ini pesan yang dikirimkan adalah semua hadir mengirimkan pesan damai, aman dan meneduhkan bagi semua," ujar dia.

Barulah Anies menyebut peserta Reuni 212 yang hadir berjumlah ratusan ribu. Namun tampak ada yang mengoreksi Anies mengenai jumlah tersebut menjadi jutaan orang.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, ratusan ribu yang datang banyak yang khawatir, Insyaallah
hari ini ketika semua berkumpul maka yang dikirimkan pesan yang sama hari ini, semua berjalan dengan tenang dan damai," ujar Anies.

"Jutaan jumlahnya ya, jutaan tuh katanya," sambung Anies setelah ada yang mengoreksi mengenai jumlah peserta.

Panggilan Mengajar, Sejumlah Guru Pulang Lebih Awal dari Reuni 212

 Acara reuni 212 masih berlangsung di kawasan Monas. Namun sejumlah peserta memilih meninggalkan acara.

Salah satu peserta yang pulang lebih awal yaitu Muhammad Ali (48). Ali mengatakan memilih meninggalkan lokasi acara karena tidak ingin meninggalkan tanggung jawabnya sebagai tenaga pengajar.

"Ada tugas panggilan sebagai guru. Jadi, kewajiban saya, saya laksanakan. Insya Allah dua-duanya mendapat nilai dari Allah SWT," kata Muhammad Ali di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

Guru di salah satu SMP Swasta ini menyampaikan bahwa, setidaknya dia sudah meluang waktu untuk hadir di acara reuni 212. Hal tersebut sebagai bentuk rasa memilikinya terhadap gerakan 212.

Naik KRL Turun di Juanda, Massa Reuni 212 Terus Merapat ke Monas Pagi Ini

Massa reuni 212 masih terus berdatangan hingga pagi ini. Mereka menumpang KRL turun di Stasiun Juanda.

Pantauan di lokasi, Stasiun Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019), massa susulan terlihat berdatangan per pukul 06.10 WIB. Mereka datang secara berkelompok maupun perorangan.

Massa yang menyusul kebanyakan memakai gamis. Ada yang bercadar dari kelompok perempuan. Tak jarang terlihat massa yang membawa anak-anaknya.

Lalu lintas di Jl Juanda menuju Pasar Baru tampak padat. Ini karena massa berjalan hingga memakai badan jalanan.

Sejumlah tokoh menghadiri reuni 212. Mereka di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid hingga Waketum Gerindra Fadli Zon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar