Senin, 02 Desember 2019

Beri Lencana Khusus untuk Karyawan Haid, Toko Ini Malah Diprotes

Toko serba ada di Jepang, Daimaru, menuai protes saat mengeluarkan lencana khusus yang bisa dipakai karyawan sedang haid. Niat awalnya untuk membantu para karyawan wanita sehingga bisa mendapatkan keringanan saat bekerja.

Seorang juru bicara toko, Yoko Higuchi, mengaku lencana tersebut dibuat untuk sekitar 500 karyawan wanita. Di dalamnya terdapat tokoh kartun bernama Seiri yang dipakai sebagai maskot.

Namun demikian pada saat kebijakan dikenalkan banyak komplain datang dari masyarakat. Beberapa menyebut potensi keusilan dengan berbagi informasi menstruasi ini.

"Tapi ada juga yang menanggapi positif. Bila Anda misalnya melihat rekan kerja yang sedang haid, Anda mungkin bisa menawarkan bantuan mengangkat barang-barang berat atau memberikan waktu istirahat lebih lama. Dukungan seperti ini akan saling menguntungkan," kata Yoko seperti dikutip dari BBC, Minggu (1/11/2019).

Pihak Daimaru tidak akan mencabut kebijakan lencana khusus haid meski ada protes. Namun demikian menurut Yoko ke depannya akan lebih hati-hati berbagi informasi sehingga tidak meresahkan masyarakat.

Siklus Menstruasi Tidak Teratur? Bukan Berarti Kamu Hamil

Sebagian wanita pasti pernah mengalami siklus menstruasinya tidak teratur. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin tidak mendapatkan periodenya hingga berbulan-bulan. Mungkin penyebabnya masih menjadi sebuah pertanyaan. Sampai-sampai ada yang berpikiran apakah hamil? Padahal tidak selalu begitu.

Menurut para ahli, hamil memang menjadi salah satu penyebab tertundanya masa menstruasi. Tetapi, ada beberapa alasan lain yang bisa membuat siklus 'tamu bulanan' kamu tidak datang tepat pada waktunya.

Dikutip dari Times of India, beberapa alasan ini mungkin bisa menjawab berbagai pertanyaan kaum wanita tentang siklus menstruasi yang kacau.  http://indomovie28.com/chasing/

1. Menggunakan alat kontrasepsi (KB)

Kebanyakan orang berpikir, jika menggunakan alat kontrasepsi atau KB bisa membuat menstruasi lebih teratur. Tetapi, untuk wanita yang menggunakan pil KB, biasanya siklusnya akan terganggu. Jenis kontrasepsi lainnya, yaitu IUD juga dapat menyebabkan menstruasi terlambat dan tidak teratur sesuai jadwalnya.

2. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovarian syndrome (PCOS) adalah gangguan hormon yang terjadi pada wanita di usia suburnya. Penderita PCOS mengalami gangguan menstruasi dan memiliki kadar hormon maskulin (hormon androgen) yang berlebihan.

Keadaan hormon androgen seperti ini bisa mengakibatkan ovarium atau indung telur memproduksi banyak kantong yang berisi cairan. Akibatnya, sel telur tidak dapat berkembang dengan sempurna dan tidak bisa dilepaskan secara teratur. Beberapa gejala PCOS antara lain peningkatan kadar testosteron dan berat badan yang naik.

3. Stres

Saat wanita stres, hormon dalam tubuh akan kacau dan mempengaruhi siklus menstruasi. Perubahan hormon ini juga dapat mempengaruhi bagian otak yang bekerja untuk mengatur siklus tersebut. Stres juga dapat menyebabkan kenaikan atau penurunan berat badan yang ujungnya akan mengacaukan siklus 'bulanan' kamu.

4. Berat badan turun

Wanita dengan gangguan makan seperti anoreksia nervosa, kemungkinan akan mengalami keterlambatan siklus menstruasi. Jika berat tubuh 10 persen kurang dari berat ideal, dapat membuat fungsi tubuh dan siklus ovulasi terganggu. Untuk memperbaikinya, mulai program untuk menambah berat badan agar kembali ke normal.

5. Diabetes atau tiroid

Diabetes atau tiroid juga dapat dikaitkan dengan permasalahan ini. Tiroid dapat membuat menstruasi tidak teratur. Bahkan penyakit ini dapat menghentikan siklus menstruasi hingga berbulan-bulan atau disebut dengan amenore. http://indomovie28.com/suddenly-seventeen/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar