Selama setahun terakhir ini, kondisi ekonomi China terus mengalami perlambatan. Ekonomi Tiongkok tengah menghadapi beberapa hambatan karena perang perdagangan yang berkepanjangan dengan AS, terus membebani sentimen dan prospek para investor terhadap China.
Kini pertumbuhan PDB di ekonomi negeri tirai bambu tersebut telah melambat ke level mendekati 6%. Meski demikian, deretan orang super kaya ini tidak kehilangan akal untuk mengembangkan bisnisnya.
Hal ini nampak dari peningkatan jumlah kekayaan deretan orang terkaya China. Menurut laporan Forbes, total kekayaan 400 orang di Daftar Kaya China Forbes tahun ini naik sekitar US$ 230 miliar atau Rp 3.220 triliun (dengan perhitungan kurs dolar Rp 14.000).
Sebelumnya total harta yang dimiliki 400 orang terkaya China ini berada di US$ 1,06 triliun pada 2018. Jumlah ini meningkat lebih dari 20% pada 2019 menjadi US$ 1,29 triliun, atau Rp 18.060 triliun.
Sebagai contoh kita dapat melihat Jack Ma. Meski telah mengundurkan diri sebagai CEO Alibaba Group pada bulan September lalu, jumlah kekayaan Jack Ma meningkat hingga US$ 3,6 miliar atau sekitar Rp 50,4 triliun.
Tidak hanya Jack Ma, orang terkaya kedua di China Pony Ma Huateng juga mengalami peningkatan harta kekayaan. Harta kekayaan Pony Ma meningkat sebesar $32.8 billion atau sekitar Rp 459,2 triliun.
Di China Orang Tajir Melintir karena Teknologi
Bisnis berbasis teknologi kini terus mengalami peningkatan. Bila kita lihat, hal ini nampak sangat nyata di negeri tirai bambu, China.
Berdasarkan laporan dari Forbes, 5 dari 10 orang terkaya di China merupakan pengusaha yang bergerak di bidang teknologi.
Sebut saja orang terkaya China saat ini, Jack Ma. Jack Ma merupakan pendiri dan mantan CEO Alibaba Group. Alibaba Group sendiri merupakan sebuah perusahaan yang membawahi sejumlah e-commerce seperti Alibaba dan Tmall. Tidak hanya e-commerce, Alibaba juga membawahin digital payment Ant Financial melalui produknya Alipay.
Tidak hanya Jack Ma, orang terkaya nomor dua di China, Pony Ma Huateng juga memiliki bisnis yang bergerak di bidang teknologi. Pony Ma merupakan CEO dari perusahaan raksasa teknologi Tencent. Social messaging WeChat merupakan salah satu produk paling terkenal dari Tencent.
Selain itu, masih ada CEO perusahaan e-commerce Pinduoduo Colin Huang, orang nomor tujuh paling kaya di China. Ada juga William Ding, CEO perusahaan game online dan mobile NetEase sebagai orang paling kaya nomor delapan. Terakhir, berada di urutan paling bontot dari daftar 10 paling kaya di China, Zhang Yiming juga menjadi super kaya karena bisnisnya yang bergerak di biidang teknologi. Zhang Yiming merupakan seorang CEO perusahaan teknologi ByteDance.
Kelima orang tersebut merupakan orang-orang China yang memiliki harta ratusan triliun rupiah berkat usahanya di bidang teknologi.
Berikut daftar orang terkaya China 2019
1. Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce Alibaba; US$ 38,2 miliar atau Rp 534,8 triliun
2. Ma Huateng, CEO raksasa teknologi Tencent; US$ 36 miliar atau Rp 504 triliun
3. Hui Ka Yan, ketua pengembang real estat Evergrande ketua US$ 27,7 miliar atau Rp 387,8 triliun
4. Sun Piaoyang, ketua perusahaan farmasi Jiangsu Hengrui Medicine; US$ 25,8 miliar atau Rp 361,2 triliun
5. Yang Huiyan, co-chairman co-chairman pengembang real estate Country Garden; US$ 23,9 miliar atau Rp 334,6 triliun
6. He Xiangjian, pendiri Midea Group pembuat alat-rumah; US$ 23,2 miliar atau Rp 324,8 triliun
7. Colin Huang, CEO perusahaan e-commerce Pinduoduo; US$ 21,2 miliar atau Rp 296,8 triliun
8. William Ding, CEO perusahaan game online dan mobile NetEase; US$ 17,2 miliar atau Rp 240,8 triliun
9. Qin Yinglin (dan keluarga), ketua perusahaan pemuliaan dan distribusi babi Muyuan Foodstuff; US$ 16,6 miliar atau Rp 234,4 triliun
10. Zhang Yiming, CEO perusahaan teknologi ByteDance; US$ 16,2 miliar atau Rp 226,8 triliun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar