Massa Reuni 212 tiba di Stasiun Juanda dari berbagai daerah. Salah satunya ada Dadang membawa anak istrinya yang masih kecil.
"Anak saya yang ini umurnya enam tahun lebih, namanya Abian umur enam tahun. Kalau yang ini Filma usianya delapan tahun," kata Dadang memperkenalkan anaknya di pintu selatan Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Minggu (1/12/2019) pukl 22.30 WIB.
Istrinya berdiri di sampingnya. Sang putri yang masih kecil membawa bendera bertuliskan kalimat tauhid. Dadang sekeluarga baru saja tiba dari Bekasi. Mereka sudah berniat untuk ikut Reuni 212, namun Dadang tidak bisa ikut acara sampai selesai.
"Kan saya besok kerja, jadi saya ngambil tahajud sama subuhnya saja. Paginya pulang lagi naik kereta ke Bekasi," kata dia.
Dia tak khawatir membawa dua anak kecilnya meski cuaca terasa dingin malam ini, di luar juga hujan. Soalnya, dia membawa perlengkapan yang memadai.
"Kita bawa tenda sendiri, bawa selimut juga buat anak-anak. Jadi insyaallah aman lah," kata Dadang.
Reuni 212 Diawali Tahajud Dini Hari Nanti, Ini Susunan Acaranya
Reuni 212 tahun 2019 bakal berlangsung besok hari. Acara ini diawali dengan salat tahajud dini hari.
Juru bicara Persaudaraan Alumni 212 Haikal Hassan menjelaskan jadwal atau run down reuni 212. Diawali salat tahajud sekitar pukul 02.30 WIB, para peserta lanjut salat subuh hingga maulid.
"Run down-nya seperti biasa. Kita bertahajud, salat subuh, lalu maulid lalu tausiyah. Dimulai jam 02.30 WIB. Mudah mudahan harapan kita jam 09.00 WIB sudah bubar semua," kata Haikal Hassan saat dihubungi, Minggu (1/12/2019).
Acara ini mengambil tempat di Monas, Jakarta Pusat. Para peserta juga akan langsung berkumpul di Monas.
Haikal Hassan menyebut persiapan jelang reuni 212 sudah matang. Menurutnya, pihaknya kini tengah berupaya melawan narasi di media sosial yang menyudutkan reuni 212.
"Sampai saat ini semua sudah oke. Tinggal sterilisasi. Yang paling penting itu adalah meng-counter nerizen-netizen jahat yang mengatakan ini batal, ini bubar dan sebagainya. Netizen-netizen yang jahat, buzzer-buzzer yang sampai sekarang belum ditertibkan," tutur Haikal Hassan.
Polda Metro Jaya menyiagakan 9.023 personel polisi untuk menjaga Reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Personel tersebut akan ditempatkan di tujuh titik.
"Apel hari ini gabungan kekuatan TNI-Polri, berjumlah 9.023 personil yang kita lakukan apel saat ini. Beberapa personil akan kita tempatkan pada 7 sektor," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Lapangan Monas.
Ikut Reuni 212, Puluhan Warga Bandung Bertolak ke Jakarta Malam Ini
Puluhan warga Bandung yang tergabung dalam Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar akan mengikuti Reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). Kedatangan mereka untuk bersilaturahmi sekaligus penasaran dengan isu kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.
Berdasarkan pantauan detikcom, Minggu (1/12/2019) pukul 20.00 WIB, puluhan warga Bandung tersebut berkumpul di teras Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Mereka rencananya berangkat sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan satu unit bus.
"Kami rencananya ada 60 orang yang berangkat dari Bandung ke Jakarta. Kita berangkat sekitar jam 22.00 WIB," kata koordinator keberangkatan, Dede Sudirman kepada detikcom.
Ia menuturkan tujuan keberangkatan mereka ke Jakarta tak lain untuk bersilaturahmi dengan umat Islam yang datang dari penjuru tanah air. Mengingat, reuni 212 sudah menjadi agenda tahunan berkumpulnya umat muslim.
"Karena menurut saya reuni (212) ini merupakan pertemuan umat Islam setahun sekali tanpa ada paksaan atau ajakan. Timbul dari hati sanubari. Tanpa ada membiayai, iuran sendiri. Hal ini menjadikan kami keterikatan batin," ungkap anggota API Jabar ini.
Menurutnya dalam pelaksanaannya nanti juga menjadi ajang bermunajat kepada Allah agar umat Islam terus bersatu. Sekaligus berdoa untuk kemaslahatan bangsa Indonesia.
"Selain bersilaturahmi juga momen bermunajat kepada Allah. Untuk Islam dan bangsa Indonesia," ucap dia.
Diakuinya alasan lainnya mengikuti reuni 212 kali ini karena kabar kepulangan Habib Rizieq Syihab ke Indonesia. "Betul salah satunya (isu) kepulangan habib Rizieq Syihab. Tapi tentu utamanya ajang silaturahmi," ujar Dede.
Warga Bandung lainnya yaitu Amirullah mengaku rutin mengikuti reuni 212 sejak tiga tahun terakhir. Menurutnya ajang ini merupakan bukti persatuan umat muslim di Indonesia.
"Spirit umat Islam bersatu di sana. Makanya saya selalu rutin ikut reuni 212," kata anggota Api Jabar tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar