Dengan jumlah kekayaan sekitar USD 74 miliar, CEO Facebook Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan bisa membelikan kedua putri mereka apapun. Nyatanya, pasangan miliuner ini tidak memanjakan anak-anak mereka.
Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari CBS, Zuck menceritakan bagaimana dirinya dan sang istri membesarkan dua putri mereka dengan cara sederhana meski berlimpah kekayaan.
"Kami tidak memberikan mereka kemewahan. Jadi saya rasa itu adalah hal yang penting," ujarnya.
Dikatakan Zuck, dua putrinya, Maxima yang kini berusia 4 tahun dan August yang berumur 2 tahun, masing-masing sudah diberi tanggung jawab di rumah meski masih kecil.
Mei lalu misalnya, Zuck membagikan sebuah video yang memperlihatkan kedua putrinya membantu mencuci peralatan makan dan menyusunnya di rak piring. "Satu pencapaian dalam parenting," tulis Zuck pada caption video yang diuploadnya tersebut.
"Kami juga membawa anak-anak ikut ke kantor. Mark dan saya mengajak mereka bekerja, pergi ke kantor, untuk melihat apa yang kami lakukan, bagaimana kami berkontribusi," kata Priscilla menambahkan.
Zuck dan Priscilla bukan satu-satunya pasangan kaya yang memutuskan untuk tidak memanjakan anak-anaknya. Miliuner Warren Buffett juga pernah berbagi bagaimana dia dan istrinya membesarkan anak-anaknya.
"Anak-anak kami tumbuh normal. Mereka tinggal di rumah satu-satunya yang saya miliki dalam hidup yang dibeli tahun 1958," kata Buffett dalam wawancara dengan Forbes di 2013.
Dengan demikian, mereka tidak melihat Buffet dan istrinya berpindah-pindah ke rumah yang lebih mewah. Buffet juga tidak memberi anak-anaknya fasilitas mewah. Mereka tidak menggunakan pesawat pribadi dan pergi sekolah menggunakan bus sekolah seperti anak-anak sekolah lainnya.
"Setiap anggota keluarga Buffett sekolah di sekolah umum. Mereka sekolah di tempat ibu mereka sekolah dulu," ujarnya.
Selain itu, ada juga pasangan miliuner Bill dan Melinda Gates yang memang dikenal publik selalu berpenampilan sederhana. Keduanya memutuskan untuk tidak mewariskan kekayaan mereka kepada anak-anaknya. Adapun harta keduanya, digunakan untuk berbagai kegiatan amal dan kemanusiaan.
Bill dan Melinda hanya memfasilitasi ketiga anaknya dengan pendidikan tinggi. Namun setelah itu, anak-anak ini harus bertanggung jawab menentukan masa depan mereka masing-masing.
"Bukan hal yang baik memberikan anak-anak uang berlimpah. Hal itu akan membuat mereka kehilangan arah dan bisa menghancurkan jalan hidup mereka," sebut Bill Gates.
Donald Trump dan Mark Zuckerberg Gelar Pertemuan Rahasia
Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, diam-diam melakukan pertemuan dengan presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sudah berlangsung Oktober silam, perjumpaan keduanya baru terungkap sekarang.
Dikutip detikINET dari Guardian, mereka makan malam privat di Gedung Putih, tepat sesudah Zuckerberg tampil di hadapan Konggres dan dicecar beragam pertanyaan, termasuk bagaimana Facebook menangani misinformasi, terkhusus dalam iklan politik.
Selain Zuck, triliuner Peter Thiel, investor awal dan anggota dewan direksi Facebook, juga hadir. "Seperti halnya normal bagi CEO perusahaan AS besar lain, Mark menerima undangan makan malam bersama presiden dan ibu negara di White House," sebut Facebook mengkonfimasi.
Tidak disebutkan apa yang mereka bahas. Pada bulan September, Zuck juga bertemu Trump. Entah kebetulan atau tidak, Zuck beberapa waktu lalu menegaskan pihaknya takkan melarang iklan politik meski banyak dikritik berpotensi menyesatkan.
Trump sendiri adalah pengiklan rutin di Facebook. Adapun Thiel adalah pendukung Trump, di mana ia mendonasikan USD 1,25 juta untuk kampanye sang presiden pada pilpres 2016 silam.
Zuck dahulu kadang melontarkan kecaman pada Trump. Ia pernah terang-terangan menentang rencana Trump membangun tembok di perbatasan Meksiko.
"Aku mendengar suara ketakutan untuk membangun tembok dan mengambil jarak dengan orang yang dilabeli sebagai orang asing," kata Zuck kala itu. Namun belakangan, hubungan mereka tampak semakin membaik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar