Jumat, 05 Maret 2021

Vaksin COVID-19 yang Dimodifikasi untuk Varian Baru Bisa Cepat Dapat Izin

 Kemunculan berbagai varian COVID-19 menimbulkan kekhawatiran bisa berdampak terhadap efikasi vaksin yang tersedia saat ini. Untuk itu, sebagian produsen sudah mulai melakukan modifikasi terhadap vaksin sehingga bisa melawan varian-varian tersebut.

Hal yang kemudian disebut berpotensi jadi tantangan adalah proses panjang pengujian agar vaksin-vaksin yang sudah dimodifikasi bisa mendapat izin.


Badan Pengawas Obat dan Makanan Inggris (MHRA) bersama regulator kesehatan di Australia, Kanada, Swis, serta Singapura sepakat akan menerapkan metode pemberian izin yang cepat. Produsen hanya perlu menunjukkan data dari uji klinis vaksin yang sudah ada ditambah bukti bahwa antibodi yang dihasilkan bisa melawan varian.


Dengan metode ini harapannya proses pemberian izin vaksin COVID-19 yang sudah dimodifikasi dapat dilakukan dalam periode mingguan atau bulanan, tidak sampai setahun.


Kepala Eksekutif MHRA, June Raine, mengatakan hingga saat ini tidak ada bukti bahwa vaksin COVID-19 yang sudah tersedia sama sekali kehilangan efektivitasnya. Vaksin disebut masih bisa memberikan efek perlindungan, terutama mencegah kasus parah dan kematian.


"Belum ada keharusan bagi kami agar secepatnya menyediakan vaksin yang efektif untuk varian baru. Tapi minimal kami sudah bersiap," ungkap June seperti dikutip dari BBC, Jumat (5/3/2021).

https://kamumovie28.com/movies/two-mothers/


Soal Varian Corona B117, Kemenkes: Cepat Menular Tapi Tak Bikin Sakit Berat


Masuknya varian baru Corona B117 di Indonesia membuat sebagian orang menjadi cemas dan khawatir. Pasalnya, virus Corona jenis ini disebut dapat menular dengan cepat.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) drg Oscar Primadi, MPH, mengatakan masyarakat tak perlu panik secara berlebihan, namun tetap harus waspada.


"Tentunya kita harus siap, kita harus waspada, virus tetap bisa menularkan ke siapa pun. Orang yang terinfeksi varian ini tentunya dapat menularkan dalam jumlah yang besar," kata Oscar dalam talkshow di Radio Kementerian Kesehatan, Jumat (5/3/2021).


"(namun) Kecepatan penularan mutasi ini tidak menyebabkan kondisi pasien menjadi berat," lanjutnya.


Oscar juga menjelaskan pemerintah akan terus berupaya dalam mengembangkan penelitian dan riset serta menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga, baik di tingkat nasional maupun internasional, untuk mengatasi ancaman munculnya virus Corona jenis baru, seperti varian Corona B117.


"Tentunya kami akan saling bertukar informasi, saling menguatkan, hal-hal yang bisa kita tangkal bersama terhadap persoalan yang sedang kita hadapi saat ini. Sekali lagi tetap tidak usah resah, namun tetap waspada," jelasnya.


Oscar pun menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker, rutin mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan.


e-Life Sore Nanti: 'Dietku Bukan Dietmu'


 e-Life episode kali ini akan mengangkat tema yang mengemuka lagi akibat buku perjalanan diet Tya Ariestya. Dalam 4 bulan, Tya sukses membuang 'beban hidupnya' sebanyak 25 kg.

Hal ini kembali memicu perdebatan soal cara diet yang sehat dan tepat. Apalagi dalam bukunya itu, Tya mengaku tidak makan sayuran untuk menjaga tubuhnya tetap ideal.


Banyak diet yang sukses mejadi inspirasi orang lain. Apalagi jika melibatkan orang terkenal, tokoh, atau selebritis. Cara mereka berdiet pun ditiru banyak orang dan bahkan menjadi trend.


e-Life mengundang Dokter Spesialis Gizi Diana F Suganda dan Praktisi Kebugaran Ade Rai untuk membahas tentang diet ini. Apakah aneka diet yang dipopulerkan selebritis atau publik figur ini benar-benar aman dan sehat untuk kita jalani?


Apakah diet mereka cocok dengan kita? Karena tiap orang pasti berbeda metabolisme tubuhnya. Yuk gabung di e-Life nanti yang akan disiarkan livestream, Jumat (5/3/2021), pukul 16.30 WIB di detikcom.


Kamu juga bisa tanya-tanya via Zoom yang linknya akan dishare saat acara berlangsung. Jangan lewatkan oke!

https://kamumovie28.com/movies/underwater-love/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar