Masafumi Ishii, Duta Besar Jepang untuk Indonesia belakangan ramai diperbincangkan karena aksi jenakanya di media sosial. Penasaran, bagaimana kisahnya?
Menjaga hubungan baik antar negara, tentunya menjadi salah satu tugas seorang diplomat di luar negeri. Mulai dari mengenalkan sampai menjaga reputasi negara asal sang diplomat kepada negara lain, tentunya banyak cara dan pendekatan agar bisa diterima masyarakat tempat dia bertugas.
detikcom melakukan wawancara eksklusif bersama 'Dubes Jenaka' yang satu ini. Berbincang mengenai diplomasi Indonesia dan Jepang, pariwisata hingga tingkah jenaka yang menarik perhatian warga media sosial.
Akun Instagramnya pun menjadi viral karena kebiasaannya mengunggah momen makan siang dengan kuliner Indonesia. Tidak hanya itu, Ishii juga gemar untuk berpose lucu dan tidak jarang menimbulkan reaksi positif dari warganet.
Sebut saja Tongseng, Nasi Goreng, sampai Lontong Cap Gomeh pun pernah ia coba. Bahkan, Ishii pun juga ingin mencicipi sejumlah kuliner Nusantara lainnya. Kira-kira, apa saja ya?
Nah, bagi detikers yang ingin kenalan dan lebih dekat dengan Dubes Jenaka Masafumi Ishii, tonton video d'Happening: Diplomasi Jenaka ala Dubes Jepang berikut ini:
Penumpang Ini Jadi Zombie Saat Naik Pesawat
Ada satu keadaan di mana penumpang pesawat bisa tidak sadar seperti zombie. Bagamana hal itu bisa terjadi dan apa penyebabnya?
Ternyata, ada risiko bahaya ketika mengonsumsi obat tertentu dalam penerbangan. Seperti dilansir CNN, Senin (8/7/2019), hal itu dikarenakan 'pill popper'. Atau keadaan di mana seseorang yang secara teratur mengonsumsi pil dalam jumlah besar, terutama barbiturat atau amfetamin.
Itulah yang dialami oleh penulis John Vlahides ketika ia terbang dari London ke San Francisco pada tahun 2008. Mula-mula ia mengajari pramugari cara memakai sorban dengan selimut pesawat terbang.
Kemudian, ia menunjukkan bagaimana cara membuat pesawat kertas kepada seorang bocah lelaki yang tidak bisa tidur. Sontak hal itu bikin keributan di kabin ekonomi pesawat dan itu tak disadarinya.
John mengira dia sedang tidur setelah menenggak dua botol kecil wine, minum satu miligram obat penenang dan 10 miligram Ambien, obat tidur yang populer. Bukannya tidur, dia malah sleepwalking dan melakukan banyak tindakan aneh tanpa sadar ketika dia melihat foto-foto dan selfie di smartphone-nya keesokan hari.
"Yang aneh adalah ketika mengingat semuanya saat melihat foto-foto itu. Ya Tuhan, aku merasa ngeri," kata Vlahides.
Ambien zombies
Vlahides telah mengalami apa yang oleh banyak pramugari menyebutnya sebagai 'ambien zombies'. Tapi ia beruntung karena tidak melakukan hal yang terlalu memalukan, tidak seperti pejalan tidur lainnya.
Seorang pramugari, sebutlah namanya Betty pernah menulis hal itu dalam sebuah artikel di Yahoo. Tulisannya yakni 'Pengakuan Seorang Petugas Penerbangan yang Jengkel: Serangan Ambien Zombies'.
Diceritakannya bahwa ada penumpang kabin kelas ekonomi yang sedang tidur sambil berjalan, ia telah melepas semua pakaiannya dan menuju ke first class. Menurut cerita, dia dihentikan oleh pramugari dan disuruh mengenakan pakaiannya, penumpang ketika sadar merasa malu karena celana dalam ada di tangannya.
Kisah serupa diteliti oleh pakar Mayo Clinic, Dr Lois Krahn dalam penelitiannya tentang penggunaan narkoba di penerbangan dan jet lag. Krahn memberi tahu pasiennya satu kisah yang membingungkan sebagai peringatan tentang potensi bahaya obat tidur, terutama jika dikombinasikan dengan alkohol.
"Penumpang kelas bisnis trans pasifik meminum alkohol dan Ambien. Kemudian terbangun karena ingin buang air kecil. Lalu ia berdiri dan kencing di atas penumpang yang duduk di sebelahnya," kata Krahn.
"Bisakah Anda bayangkan betapa sulitnya menenangkan kabin kelas bisnis selama sisa malam itu," tambah Krahn sambil tertawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar