Sabtu, 18 Januari 2020

Ini Destinasi-destinasi Favorit Turis di Jakarta

Sebagai ibukota Indonesia, Jakarta punya banyak destinasi menarik bagi wisatawan. Hanya dari sekian banyak, yang mana ya favorit wisatawan?

Mulai dari museum, objek wisata sejarah hingga wisata kuliner, agaknya Jakarta punya banyak destinasi wisata yang bisa dijual untuk wisatawan. Hanya di antara sekian banyak tempat, di mana sih yang paling populer.

Revalino Tobing selaku Ketua DPD HPI Jakarta pun buka suara dalam acara talkshow 'Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata' yang bertempat di Museum Sejarah Jakarta, Kamis (27/6/2019). Menurutnya, destinasi apa yang jadi favorit disesuaikan dengan asal wisatawannya.

"Kita bedakan dari mana wisatawan ini berasal. Kalau dari Asia mereka suka tempat yang sudah lebih fun, yang standar. Museum, Taman Mini, Ancol yang biasa mereka suka," jelas Revalino.

Mulai dari tempat wisata belanja hingga destinasi yang sudah pasti, ternyata begitu disukai turis Asia. Namun, lain lagi bagi turis dari Benua Eropa.

"Kalau Eropa sesuatu yang lebih Indonesia. Kita ajak melihat ke Glodok atau ke Pasar Ikan, Kampung Akuarium, tempat-tempat yang sangat terbuka," jelas Revalino.

Sedangkan bagi Ira Lathief selaku pemandu wisata sekaligus pendiri Wisata Kreatif Jakarta, ada beberapa destinasi wisata yang disebutnya mainstream dan jadi favorit wisatawan.

"Monas, Kota Tua Jakarta, Taman Mini, Ancol yang mainstream. Belanja Sarinah Thamrin," ujar Ira.

Dari sekian banyak destinasi di Jakarta, nama Pelabuhan Sunda Kelapa pun disebut Ira sebagai salah satu yang sangat populer. Tak sedikit tamunya yang menyukainya.

"Tamu eropa dibawa ke Sunda Kelapa senang banget. Rasanya kayak wisata di tempat hidup. Sunda kelapa itu salah satu tempat paling Instagramable di Jakarta.

Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata

Di kalangan pendatang, tak sedikit yang menyebut Jakarta layaknya ibu tiri. Namun, seperti apa sih Jakarta di mata para pemandu wisata?

Profesi pemandu wisata menjadi ujung tombak pariwisata untuk mengenalkan destinasi di Indonesia, tak terkecuali ibukota Jakarta yang menjadi rumah dan tempat mencari nafkah banyak orang.

Bagi para pemandu wisata yang sehari-harinya bertugas sebagai duta wisata, Jakarta pun menawarkan banyak cerita bagi para tamu dan keseharian mereka. Hal itu pun dibahas dalam acara talkshow 'Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata' yang bertempat di Museum Sejarah Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Acara itu pun diselenggarakan oleh DPD HPI Jakarta dan Wisata Kreatif Jakarta untuk merayakan HUT Jakarta yang jatuh pada Sabtu pekan lalu (22/6). Dihadiri oleh tamu masyarakat awam hingga para pemandu wisata, ada banyak cerita yang dituturkan.

Salah satu yang menjadi pembicara awal adalah Revalino Tobing, Ketua DPD HPI Jakarta yang sudah banyak makan garam jadi pemandu wisata. Sudah banyak membawa tamu ke luar negeri, Revalino menyebut kalau Jakarta selalu ia rindukan.

"Jakarta di mata pramuwisata, tempat mencari nafkah dan kota yang dirindukan saat overland tour ke luar kota. Ketika kita cerita Jakarta, kita sampaikan hal di balik Jakarta dengan jujur," ujar Revalino.

Memperkenalkan Jakarta yang dikenal dengan image macet hingga banjir bukan perkara mudah. Para pemandu wisata pun harus bisa menceritakan setiap sisi Jakarta dengan jujur, tanpa membuatnya buruk di mata wisatawan.

Selain tempat wisata yang sudah mainstream seperti Monas dan TMII, pemandu wisata juga ditantang untuk mengenalkan banyak alternatif wisata di luar yang sudah populer. Hal itu pun membuat wisatawan lebih tertarik dan mendapat pengalaman baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar