Selasa, 21 Januari 2020

Jepara Gaet 100 Ribu Wisatawan Sejak Lebaran

- Tradisi Pesta Lomban di Kabupaten Jepara menjadi magnet wisatawan pantai. Tahun ini bahkan jumlah wisatawan mencapai sekitar 100 ribu lebih.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza menuturkan bahwa lonjakan wisatawan yang datang ke sejumlah obyek wisata pantai terjadi sejak sepekan lalu.

Hingga saat ini, jumlah total melebihi 100 ribu wisatawan. Antara lain, Pantai Benteng Portugis 15 ribu wisatawan, Pantai Kartini 30 sampai 40 ribu wisatawan, dan Pantai Bandengan mencapai 50 ribu wisatawan.

"Jadi total lebih 100 ribu wisatawan yang datang ke sejumlah obyek wisata pantai di Jepara. Lonjakan terjadi sejak sepekan lalu," ujarnya, Rabu (12/6/2019)

Peningkatan wisatawan tersebut salah satunya karena adanya tradisi Pesta Lomban.

"Tradisi Pesta Lomban ini memang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Tradisi ini dilaksanakan tiap tahun sepekan setalah Idul Fitri," paparnya.

Pesta Lomban adalah tradisi pelarungan kepala kerbau di tengah laut. Dibuka dengan kirab kerbau, pertunjukan wayang kulit hingga dipungkasi dengan grebeg kupat lepet.

"Prosesi dimulai sejak 11 Juni, dari kirab kerbau, wayangan, dan pelarungan dengan rute TPI Ujungbatu berakhir di Pantai Kartini dengan grebeg kupat lepet," imbuhnya.

Plt Bupati Jepara, Dian Kristiandi menambahkan Pesta Lomban merupakan tradisi masyarakat nelayan yang kemudian menjadi destinasi wisata.

"Ini bentuk ungkapan rasa syukur nelayan yang mendapat berkah laut dari Tuhan. Prosesi ini kemudian menjadi destinasi wisata di Jepara," tandas dia. 

Tips Aman Liburan di Pantai Selatan

Pantai selatan Jawa terkenal indah, namun ombaknya bisa berbahaya. Inilah tips aman untuk liburan ke Pantai Selatan bersama keluarga.

Pantai seringkali jadi pilihan saat liburan atau piknik bersama keluarga besar, apalagi di momen lebaran. Adanya mitos tentang pantai cantik ini tak menyurutkan semangat wisatawan untuk berkunjung.

Punya arus mematikan karena bentuk pantai yang curam, Pantai Selatan masih bisa dinikmati. Dirangkum detikcom dari Peneliti Madya Bidang Oseanografi Terapan, Pusat Riset Kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Widodo Pranowo, inilah beberapa tips aman untuk bisa bermain di Pantai Selatan.

1. Kenali area pantai

Pertama kali yang harus dilakukan oleh wisatawan ketika tiba di lokasi pantai selatan Jawa adalah melakukan survei secara pandangan mata untuk mengenali area potensi terjadinya Rip Current, arus cepat yang bisa menarik ke tengah laut.

2. Temukan spot berbahaya

Untuk mengenali potensi terjadinya Rip Current, traveler bisa berdiri di pantai menghadap ke laut.

Apabila terlihat ada permukaan laut yang tenang diapit sejumlah gelombang pecah di kanan kirinya, maka muka air yang tenang tersebut mempunyai probabilitas yang tinggi terjadi Rip Current. Hindari area tersebut, jangan berenang atau bermain air di area tersebut, karena sangat berbahaya.

3. Gunakan kostum cerah

Apabila ingin turun berenang atau bermain air, carilah area atau lokasi yamg lebih aman. Gunakan kostum yang berwarna cerah, seperti jingga atau merah muda.

Hindari kostum berwarna hijau karena apabila kasus terburuk anda terseret arus atau tenggelam akan sulit dicari karena warna hijau kostum akan menyatu dengan warna air laut.

4. Jangan panik

Pada kasus terburuk, jika sedang bermain air atau berenang dan tiba-tiba terseret oleh Rip Current, usahakan jangan panik. Jangan berenang menuju ke pantai secara tegak lurus melawan arus. Karena akan menguras tenaga dan napas.

Usahakan mengapung atau berenang menuju ke arah lepas pantai mengikuti Rip Current hingga energi RIP Current tersebut hilang atau berkurang.

5. Berenang ke arah pantai

Setelah cukup tenang di area lepas pantai, traveler bisa berenang menuju pantai. Berenanglah dengan menyamping menuju ke arah sisi kanan atau kiri dari zona Rip Current tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar