Imperial Palace di Tokyo adalah salah satu destinasi wajib jika ke Jepang. Mengapa, karena kita bisa mengenal kediaman keluarga kaisar Jepang di sini.
Selain itu, Imperial Palace merupakan sebuah taman luas yang dikelilingi oleh parit dan tembok besar dan tinggi dan berlokasi di tempat Edo Castle berdiri dulunya. Edo Castle sendiri dahulu kala merupakan tempat shogun Tokugawa yang memerintah Jepang pada tahun 1603 hingga 1867.
Pada tahun 1868 saat shogun digulingkan, ibu kota Jepang berpindah dari Kyoto ke Tokyo. Dan pada tahun 1888 pembangunan Imperial Palace yang baru telah selesai.
Bagian dari Imperial Palace yang dibuka untuk umum adalah Imperial East Garden di mana kita bisa melihat lingkaran pertahanan terdalam yaitu Honmaru (lingkaran utama) dan Ninomaru (lingkaran kedua).
Untuk masuk ke Imperial Palace East Garden tidak dikenakan biaya. Tapi saat masuk pengunjung akan diberikan kartu yang harus dikembalikan saat keluar.
Jika kita masuk dari gerbang dekat Ninomaru, kita akan menemukan bagian dasar dari Castle Tower. Menara yang selesai dibangun pada tahun 1638 ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah Jepang.
Tapi sayangnya pada tahun 1657, menara ini hancur akibat kebakaran besar yang melanda kota dan tak pernah dibangun kembali. Dari Castle Tower ini, kita bisa melihat hamparan taman dengan rumput hijau bak permadani dengan pepohonan yang tidak terlalu tinggi namun cukup rindang.
Saat musim gugur, warna dedaunan pun beraneka ragam, mulai dari merah, orange hingga kuning. Taman yang terdapat di Honmaru di antaranya rose garden dan bamboo garden.
Di beberapa spot dapat kita temukan kursi untuk bersantai. yang tentu saja diperlukan karena Imperial Palace ini begitu luas. Namun perlu diketahui bahwa inner grounds tidak bisa dimasuki oleh umum.
Pengunjung hanya dibuka pada 2 Januari saat ucapan tahun baru dan 23 Februari saat ulang tahun kaisar. Saat itu keluarga kaisar akan muncul di balkon untuk menyapa pengunjung.
Di Imperial Palace, kita juga akan melihat bangunan-bangunan penting seperti Defence House, Guard House, juga Defence Tower. Bagi anak-anak, taman di sini bisa menjadi surga karena begitu lapang untuk bermain.
Jadi Imperial Palace tidak hanya cocok untuk traveler dewasa tapi juga untuk anak-anak. Imperial Palace terletak hanya 10 menit dari Tokyo Station.
Viral di Instagram, Penumpang Pesawat Dapat Makanan Berjamur
Seorang penumpang pesawat di Amerika Serikat nyaris muntah saat waktunya. Makanan yang dipesannya sudah jamuran.
Jamie Lunde, penumpang pesawat United Airlines tidak menyangka peristiwa tidak menyenangkan tersebut akan terjadi padanya. Jamie nyaris memakan makanan yang disajikan di pesawat yang sudah jamuran.
Dikumpulkan detikcom dari beberapa sumber, Selasa (18/6/2019), semula Jamie merasa biasa saja saat memesan makanan berupa Tapas Box di penerbangan 1613 milik United Airlines dari Dallas ke Los Angeles, AS.
Sempat memakannya beberapa gigitan, sampai akhirnya Jamie membuka kemasan hummus dan mendapati bahwa isinya sudah berjamur. Tampak lapisan jamur berwarna hijau keputihan menghiasi hummus berwarna coklat yang hendak dimakan Jamie.
Sontak Jamie merasa marah dan kesal atas kejadian tersebut. Rasa marah Jamie makin bertambah setelah dia protes dan malah mendapati bukannya mendapat refund, tapi dirinya harus membayar double atas makanan berjamur itu.
"Ketika aku mendapat perhatian mereka, mereka mengambil kartu kreditku untuk me-refund, tapi tidak mengambil hummus jamuran ini dan ternyata, aku malah harus membayar 2 kali," keluh Jamie di Instagram.
Beberapa netizen pun menanggapi unggahan Jamie. Ada yang menyebut kejadian ini menjijikkan dan ada pula yang meminta pihak United Airlines untuk bertanggung jawab.
"Ini sungguh parah. Ayo United Airlines, perbaiki ini!" tulis salah seorang netizen.
Pihak United Airlines langsung meminta maaf atas kejadian yang dialami Jamie. Mereka akan menyampaikan masalah ini ke pihak katering supaya tidak terjadi lagi di masa depan.
"Kami sangat menyesal di kesempatan ini ada produk makanan yang tidak memenuhi standar tinggi kami. Kami sudah mengontak langsung kostumer untuk meminta maaf. Kami juga akan mereview masalah ini dengan pihak supplier katering," tutup juru bicara United Airlines.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar