Selasa, 14 Januari 2020

Pantai Pulau Merah di Banyuwangi Penuh Saat Libur Panjang Sekolah

Pantai Pulau Merah di Banyuwangi ramai pengunjung saat momen libur panjang sekolah. Kebanyakan wisatawan main air hingga surfing di pantai cantik ini.

Destinasi wisata yang satu ini memang tak pernah sepi. Berada di Pantai Selatan Jawa, Pantai Pulau Merah Banyuwangi menjadi tempat favorit wisatawan saat libur panjang sekolah. 

Pantai Pulau Merah adalah tempat wisata di Banyuwangi yang dikenal bersih dan masih alami. Ombak pantai di Teluk Pancer ini juga disukai oleh para peselancar lokal dan mancanegara untuk bermain surfing. Selain pasirnya yang putih, sajian sunset di Pulau Merah yang cantik, juga menjadi menu wajib untuk dinikmati di pantai yang berjarak 60 kilometer dari kota Banyuwangi ini.

Pantauan detikcom, pada libur panjang sekolah kali ini, pengunjung Pantai Pulau Merah meningkat cukup signifikan. Dalam sehari, pengunjung Pantai Pulau Merah bisa tembus 7 ribu wisatawan. Terlihat ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara memadati pantai sepanjang 3 kilometer itu.

"Per hari mencapai 7 ribu pengujung, dan pernah mendapat tamu 12 ribu per hari. Sejak Lebaran dan Liburan kita posisi teratas untuk destinasi di Banyuwangi. Biasanya dari domestik dan internasional. View pantai dan ombak bagus dan peselancar juga keren," ujar Suyitno, Ketua Pokmaswas Pantai Pulau Merah kepada detikcom, Kamis (11/7/2019).

Diakui Suyitno, wisatawan mancanegara terus meningkat. Mayoritas wisatawan mancanegara berasal dari Eropa seperti Swiss, Belanda dan Jerman. Mereka datang ke Pantai Pulau Merah untuk berlibur serta bermain surfing sambil menikmati suasana sunset.

Menurutnya, sunset di Pantai Pulau Merah masuk dalam 10 besar terbaik di Indonesia. Suasana sore menjelang matahari terbenam, warna langit diatas pulau merah terlihat berwarna merah dan Orange. Hal ini menambah kecantikan pantai Pulau Merah ini.

"Untuk mancanegara hari demi hari terus bertambah. Kebanyakan dari Swiss, Jerman dan Belanda. View sunset kita ini masuk dalam 10 sunset terindah di Indonesia," tambahnya.

Salah satu wisatawan Evi asal Bekasi mengaku baru pertama kali datang ke Pulau Merah. Liburan selama dua hari di Banyuwangi ini, disempatkan datang ke pantai ini. Dirinya mengaku takjub dengan pemandangan pantai ini. Apalagi, adanya peselancar yang berlomba menaklukkan ombak bisa juga menjadi lokasi selfie yang indah.

"Baru pertama kali datang di sini. Indah banget semoga bisa datang ke sini lagi," pungkasnya.

Terpencil di Dunia, Tempat Mandi Ratu Cleopatra

Ratu Cleopatra masih menjadi ikon kecantikan hingga kini. Jarang yang tahu, Cleopatra punya pemandian di tempat terpencil nan eksotis.

Pamor cantik Ratu Cleopatra memang tak lekang oleh waktu. Meski sudah berlalu, namun kisahnya tetap diceritakan hingga kini.

Namun jarang yang tahu, bahwa Cleopatra punya pemandian yang terpencil di pelosok sebuah gurun. Dihimpun dari berbagai sumber, Kamis (11/7/2019) detikcom ingin mengajak traveler ke salah satu tempat terisolasi di bumi.

Untuk sampai ke pemandian ini, traveler harus terlebih dulu masuk ke sebuah kota bernama Shali Siwa. Kota ini berada di perbatasan Mesir-Libya. Namun masih masuk ke dalam pemerintahan Mesir.

Shali dalam bahasa siwi, bahasa asli penduduk Siwa, berarti kota. Jauhnya letak kota ini juga menjadi keuntungan bagi budaya asli yang tetap terjaga.

Kota Siwa berada terpencil di tengah Gurun Sahara, yang terluas di dunia. Membayangkannya saja mungkin kamu sudah kegerahan. Tapi jangan berhenti sampai kalimat ini.

Mengapa kota ini disebut terpencil?

Karena Shali Siwa berada di wilayah provinsi Matrouh, sebelah barat Kairo. Jarak dari kota terdekat, Marsa Matrouh, kurang lebih 305 km. Sedangkan jarak dari Kairo kurang lebih sekitar 800 km. Kalau dikira-kira waktu tempuhnya sekitar 9-10 jam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar