Selama pandemi virus Corona COVID-19, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terbilang irit bicara. Kemunculannya menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden pada Senin (15/9/2020) menjawab kerinduan terhadap sosok kontroversial tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Terawan menyampaikan sejumlah hal terkait kondisi penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Beberapa di antaranya terangkum sebagai berikut:
1. Data COVID-19
Terawan menyebut hingga 13 September 2020 tercatat rata-rata kasus aktif sebanyak 25,02 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata dunia yakni 24,78 persen.
Jumlah pasien sembuh tercatat 155.010 kasus dengan recovery rate 70 persen. Secara global, recovery rate ada di rata-rata 72 persen.
Sementara itu rata-rata kematian mengalami penurunan dari 4,49 persen menjadi 3,99 persen. Ini juga masih lebih rendah dibanding rata-rata dunia di angka 3,18 persen.
2. Ruang isolasi
Untuk isolasi pasien COVID-19, Terawan memaparkan kondisi keterisian RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Untuk gejala ringan, disediakan 2 tower yakni tower 6 dan 7, masing-masing dengan kapasitas sebagai berikut:
Tower 6 kapasitas 1.746 terisi 888
Tower 7 kapasitas 2.472 terisi 749.
Sedangkan untuk pasien tanpa gejala, disediakan tower 4 dan 5 dengan kapasitas sebagai berikut:
Tower 4 kapasitas 2.472 belum terisi
Tower 5 kapasitas 2.472 terisi 81.
"Di samping itu juga disiapkan balai pelatihan kesehatan atau Bapelkes di Jakarta maupun Ciloto kapasitas 326 kamar untuk bisa menampung 653 orang," kata Terawan.
Sebanyak 10-15 hotel bintang 2 dan 3 juga disiapkan dengan kapasitas 1.500 kamar untuk menampung hingga 3.000 pasien.
Terawan juga memastikan DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien COVID-19.
3. Relawan
Terawan menyampaikan total ada 16.286 relawan tenaga kesehatan tersebar di rumah sakit dan laboratorium untuk COVID-19. Selain itu juga ada 3.500 dokter internship, 800 tenaga kesehatan dari program Nusantara Sehat, dan 685 relawan lainnya.
Mal di DKI Masih Buka di Masa PSBB, Begini Aturannya Jika Ingin Berkunjung
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali memperketat PSBB per hari ini, Senin (14/9/2020). Namun, ada beberapa perbedaan sejak PSBB pertama kali diterapkan.
"Pasar dan pusat perbelanjaan dapat beroperasi dengan menetapkan batasan kapasitas paling banyak 50 persen pengunjung yang berada dalam lokasi yang bersamaan," kata Anies dalam konferensi pers Minggu (13/9/2020).
Anies menegaskan tidak boleh ada kerumunan lebih dari 5 orang di tempat maupun fasilitas umum. Dalam aktivitas berkunjung ke mal sendiri, ada beberapa syarat dan ketentuan yang ditetapkan seperti berikut.
Kapasitas pengunjung dibatasi
Meskipun diperbolehkan untuk tetap buka, tetapi kapasitas pengunjung mal wajib dibatasi. Kapasitas pengunjung dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas daya tampung gedung demi menekan penyebaran virus Corona COVID-19.
Restoran dalam mal tetap buka dengan syarat
Restoran atau tempat makan di dalam mal tetap buka. Tetapi tidak boleh menerima pengunjung untuk makan atau minum di tempat. Tempat makan hanya diperbolehkan untuk menerima pesanan dibawa pulang atau diantar.
https://kamumovie28.com/the-crooked-man/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar