Selasa, 15 September 2020

Tagihan Nyaris Rp 240 Juta Ini Viral, Pengingat Agar Tak Remehkan COVID-19

Seorang warga membagikan bill tagihan rumah sakit yang nominalnya hampir mencapai Rp 240 juta, tepatnya Rp 238.285.353. Biaya sebesar ini ditagihkan untuk perawatan COVID-19 selama 4 hari.
"Jangan digeneralisir kalo biayanya semua pasti segini ya selama 4 hari, bisa beda2. Kebetulan pasien ada komorbidnya, intinya kalo pas lagi abis jatah dari kemenkes, lu siap bayar?," tulis Marvin di akun Twitter @noyusimi.

Dikonfirmasi detikcom, Marvin mengatakan seluruh biaya dijanjikan akan dicover pemerintah pada 15 September. Ia sengaja mengunggah tagihan itu untuk mengingatkan begitu seriusnya dampak COVID-19, terlebih dengan masih banyaknya yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Sulit juga ya kalau ngingetin orang yang melanggar protokol kesehatan. Levelnya sudah kesadaran masing-masing. Terlihat sehat bukan berarti aman bukan? Intinya sehat itu mahal," katanya saat dihubungi detikcom Senin (14/9/2020).

Marvin menyebut, tagihan tersebut adalah milik rekan kerjanya yang terinfeksi COVID-19. Menurutnya, siapapun bisa terinfeksi maupun menularkan tanpa pandang bulu.

"Dia termasuk orang yang disiplin dalam protokol kesehatan," kata Marvin.

3 Paparan Menkes Terawan Soal COVID-19 di Indonesia

Selama pandemi virus Corona COVID-19, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terbilang irit bicara. Kemunculannya menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden pada Senin (15/9/2020) menjawab kerinduan terhadap sosok kontroversial tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Terawan menyampaikan sejumlah hal terkait kondisi penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia. Beberapa di antaranya terangkum sebagai berikut:

1. Data COVID-19
Terawan menyebut hingga 13 September 2020 tercatat rata-rata kasus aktif sebanyak 25,02 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata dunia yakni 24,78 persen.

Jumlah pasien sembuh tercatat 155.010 kasus dengan recovery rate 70 persen. Secara global, recovery rate ada di rata-rata 72 persen.

Sementara itu rata-rata kematian mengalami penurunan dari 4,49 persen menjadi 3,99 persen. Ini juga masih lebih rendah dibanding rata-rata dunia di angka 3,18 persen.

2. Ruang isolasi
Untuk isolasi pasien COVID-19, Terawan memaparkan kondisi keterisian RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Untuk gejala ringan, disediakan 2 tower yakni tower 6 dan 7, masing-masing dengan kapasitas sebagai berikut:

Tower 6 kapasitas 1.746 terisi 888
Tower 7 kapasitas 2.472 terisi 749.
Sedangkan untuk pasien tanpa gejala, disediakan tower 4 dan 5 dengan kapasitas sebagai berikut:

Tower 4 kapasitas 2.472 belum terisi
Tower 5 kapasitas 2.472 terisi 81.
"Di samping itu juga disiapkan balai pelatihan kesehatan atau Bapelkes di Jakarta maupun Ciloto kapasitas 326 kamar untuk bisa menampung 653 orang," kata Terawan.

Sebanyak 10-15 hotel bintang 2 dan 3 juga disiapkan dengan kapasitas 1.500 kamar untuk menampung hingga 3.000 pasien.

Terawan juga memastikan DKI Jakarta masih mampu melakukan perawatan pasien COVID-19.

3. Relawan
Terawan menyampaikan total ada 16.286 relawan tenaga kesehatan tersebar di rumah sakit dan laboratorium untuk COVID-19. Selain itu juga ada 3.500 dokter internship, 800 tenaga kesehatan dari program Nusantara Sehat, dan 685 relawan lainnya.
https://kamumovie28.com/king-cobra-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar