Selasa, 13 April 2021

Viral Olahraga Angkat Beban Pakai Penis, Awas Nggak Bisa Sembarangan

 Di media sosial TikTok viral video yang menunjukkan sekelompok pria mengangkat beban dengan penisnya. Aktivitas yang disebut olahraga chikung ini disebut-sebut dapat membantu meningkat vitalitas pria, menyembuhkan masalah prostat, hingga memperkuat organ tubuh.

Asisten pelatih dari Neo Chikung, Roy Dinata, menjelaskan bahwa olahraga biasanya dibagi menjadi tiga bagian dalam kurun waktu dua jam. Sesi pertama dimulai dari senam, olah napas, baru kemudian mengangkat beban dengan penis.


"Memang betul itu kita ikat di bagian pangkal penis dan batang. Pertama latihan itu di pangkal, kemudian setelah bisa minimal (angkat -red) 7 kilogram kita masuk pengikatan di bagian batang," kata Roy pada detikcom, Senin (12/4/2021).


Menurut Roy, beban paling ringan yang bisa dicoba pemula mulai dari 1 kilogram (kg). Setelah itu intensitas latihan meningkat sampai yang paling berat 50 kg.


Cara mengikat beban pada penis dilakukan secara khusus. Oleh karena itu olahraga ini tidak bisa dicoba oleh sembarangan orang.


Ada risiko cedera bila memaksakan diri mengangkat beban dengan penis tanpa persiapan.


"Risiko pasti ada, cuma ini kalau tidak dibimbing oleh orang yang kompeten. Kalau kita ikuti sesuai SOP kita pasti udah ada tahapannya, kenapa terus bisa sampai ngangkat puluhan kilogram," pungkas Roy.

https://tendabiru21.net/movies/airlift/


Yakin Mau Dilewatkan? Sesi Bercinta Bisa Tingkatkan Imun hingga 30 Persen


Seorang dokter mengungkapkan bahwa berhubungan seks setiap minggu bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga 30 persen. Hal ini diungkapkan seorang dokter medis naturopati Dr Faith Coats lewat akun TikTok miliknya.

Ini berawal saat Dr Faith meminta para pengikut akun TikTok miliknya untuk mengirimkan pertanyaan terkait orgasme dalam kesehatan. Lalu, salah satu pengikutnya bertanya apakah orgasme bisa membuat seseorang tidak mudah sakit.


"Benar! Jika dilakukan 1-2 kali seminggu bisa meningkatkan sistem kekebalan Anda hingga 30 persen. Katakan pada mereka itu perintah dokter," jawab Dr Faith yang dikutip dari The Sun, Senin (12/4/2021).


Namun, Dr Faith bukanlah satu-satunya dokter yang mempromosikan manfaat seks selama lockdown berlangsung. Sebelumnya, Direktur Jenderal Otoritas Kesehatan Denmark Soren Brostrom juga mengungkapkan hal serupa.


"Seks itu baik. Seks itu sehat," kata Brostrom.


"Kamu adalah makhluk seksual, dan tentu saja Anda bisa berhubungan seks dalam situasi ini," lanjutnya.


Selain itu, sebuah studi tahun 2015 lalu di American Journal of Cardiology mengungkapkan bahwa pria yang melakukan aktivitas seksual dua kali seminggu atau lebih bisa terhindar dari penyakit kardiovaskular.


"Memiliki kehidupan seks yang aktif bisa memberikan manfaat bagi kesehatan seperti memperbaiki kondisi jantung, mengurangi stres, dan meningkatkan kesehatan mental," tulis studi tersebut.


"Menjadi bagian dari hubungan yang bahagia dan sehat juga bisa mengurangi depresi dan kecemasan. Bahkan hanya dengan berpelukan bisa mengurangi tekanan darah dan meningkatkan perasaan sejahtera," imbuhnya.

https://tendabiru21.net/movies/henry-viii-and-his-six-wives/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar