Jumat, 17 Januari 2020

Bukan di Negeri Dongeng, Ini di NTT

Nusa Tenggara Timur (NTT) punya hutan bonsai yang lebat. Panoramanya, bagaikan di Negeri Dongeng saja.

NTT memiliki kekayaan alam yang patut disyukuri. Tak hanya wisata bahari saja, tapi juga wisata pulau atau pegunungan. Seperti hutan bonsai di Kabupaten Timor tengah Selatan.

Bonsai di tempat ini berumur sekitar ratusan tahun. Dari sini kalian akan melihat pohon-pohon bonsai yang menjulang tinggi dengan lumut-lumut yang bergelantungan diantara batang dan ranting-ranting pohon.

Hutan bonsai ini terletak di lereng Gunung Mutis yang merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Timor. Hutan bonsai ini tepatnya berada di Desa Fatumnasi, Kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Daerah ini memiliki ketinggian 1.500-2.500 mdpl dengan suhu rata rata 12-19 Celcius. Daerah Ini juga merupakan daerah terdingin di tengah panas dan teriknya Pulau Timor.

Jika kalian berada hutan bonsai ini, kalian juga bisa menikmati bentangan alam yang terhampar di setiap sudut tempat ini. Lereng Mutis ini juga sangat jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota, sehingga tempat ini sangat cocok untuk kalian yang ingin menenangkan pikiran saat liburan.

Akses ke kabupaten ini sangatlah mudah. Dari kota Kupang, kalian hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat. Selanjutnya, untuk bisa sampai ke hutan bonsai dilereng mutis ini, kalian membutuhkan waktu sekitar 2 jam lagi dengan menggunakan kendaraan roda 2 ataupun empat.

Bagaimana sobat, apakah anda tertarik untuk mengunjungi hutan bonsai dikabupaten Timor Tengah Selatan?

Wings Air Tetap Terbang dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

Wings Air, anak dari Lion Air Group tetap beroperasi di Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Bahkan, akan membuka layanan baru dari sana.

Hal itu diungkapkan pihak maskapai dalam rilis resmi kepada detikcom, Selasa (2/7/2019). Layanan baru dari Wings Air yakni menuju Surabaya dan Yogyakarta dengan layanan yang sudah berjalan sebelumnya yakni ke Jakarta, Semarang, Solo, dan Bandar Lampung.

Penambahan layanan baru di kedua kota masing-masing memiliki dua kali penerbangan setiap hari atau empat kali terbang pergi pulang (PP). Sehingga, secara keseluruhan, Wings Air beroperasi 18 frekuensi PP dari dan menuju Bandung yang akan dilayani menggunakan pesawat ATR.

Wings Air menilai kehadiran layanan penerbangan dari dan menuju Bandung menjadi bagian kesungguhan perusahaan dalam menjembatani antar wilayah. Wings Air akan memberikan nilai lebih kepada travelers, karena waktu tempuh antardestinasi relatif singkat, efektif dan efisien.

Penambahan layanan ke Yogyakarta dan Surabaya memiliki pertimbangan potensi pasar serta diikuti tingginya permintaan yang mengharap alternatif penerbangan langsung. Rute tersebut juga menjadi bagian upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Bandung menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat mengunjungi kawasan ini dan sekitarnya, seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) dan pendidikan, juga menawarkan beragam objek wisata populer. Untuk menggugah minat traveling, Wings Air akan menambah pengalaman terbang setiap wisatawan dengan sensasi tersendiri menggunakan pesawat tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600.

Armada ini berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi, paling nyaman dan canggih di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek. Penerbangan juga semakin berkesan, bisa melihat pemandangan luar yang akan memanjakan mata karena pesawat mampu terbang dengan rendah.

Selain itu, interior pesawat didesain modern dan futuristik, sehingga bisa lebih santai saat berada di kabin. Travelers serasa menikmati jet pribadi karena konfigurasi kursi 2-2 dan dapat bersantai atau bekerja lebih leluasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar