Selasa, 21 Januari 2020

Naik Pesawat Paling Pagi, Bikin Happy

Ada satu rahasia lagi dalam dunia penerbangan. Cobalah memesan penerbangan di pagi hari karena pasti bikin kamu bahagia.

Dihimpun detikcom, Senin (17/6/2019) dari berbagai sumber, ada banyak alasan kenapa terbang pagi akan bikin traveler bahagia. Salah satunya adalah para pramugari akan melayani Anda dengan lebih baik di pagi hari.

Tidak hanya itu, kabin pesawat pun masih kinclong karena baru dibersihkan. Adalah Stella Connolly, yang pernah bekerja sebagai pramugari dari New York menjelaskan hal di atas kepada NBC News seperti dilansir The Sun.

"Penerbangan dini hari adalah yang terbaik, penerbangannya hampir selalu tepat waktu. Kami ingin pulang atau mencapai tujuan kami seperti halnya Anda. Kami lebih bahagia jika penerbangan lepas landas tepat waktu," imbuhnya.

Dijelaskan Stella, jika terjadi keterlambatan penerbangan terlambat bisa mengakibatan efek bola salju. Ada kemungkinan penerbangan selanjutnya juga akan tertunda, jadi disarankan untuk terbang lebih pagi.

Waktu keterlambatan atau delay dapat meningkat dari pukul 06.00 pagi dan seterusnya. Dari data situs web FiveThirtyEight. Keterlambatan penerbangan rata-rata hanya delapan menit pada pukul 06.00 pagi, sebelum mencapai 21 menit pada pukul 18.00 sore.

Delay bukan satu-satunya alasan untuk terbang lebih awal. Penerbangan di pagi hari juga kecil kemungkinan untuk mengalami turbulensi, menurut National Severe Storms Laboratory. Itu karena badai dan petir lebih sering terjadi pada sore hari yang menyebabkan udara bergelombang dan perjalanan yang bergejolak.

Stella menyarankan agar tidak bepergian selama puncak musim liburan. Karena, dengan pesawat penuh dan awak pesawat yang tertekan itu akan membuat pengalamanmu jadi kurang menyenangkan.

Ada di penerbangan transit? Beritahulah pramugari yang dengan senang hati akan membantu Anda.

"Jika Anda memberi kami situasinya, kami akan membuat pengumuman sebelum penumpang turun pesawat, meminta mereka untuk membiarkan penumpang transit keluar terlebih dahulu," jelas Stella.

"Kami mencoba untuk membantu penumpang yang terburu-buru dan perlu membukakan jalan," imbuhnya.

Rahasia pramugari lainnya termasuk pertanyaan yang amat mereka benci, yakni ingin pindah kursi atau meminta kursi kelas bisnis cadangan.

Awak kabin juga memiliki cara sendiri untuk menyikapi penumpang yang kasar. Seorang pramugari mengaku memberikan air kepada penumpang, terutama jika mereka sudah mabuk.

Korsel Jadi Tempat Liburan Impian Siswi SMA Jepang

Ada sebuah tradisi di Jepang. Setelah kelulusan SMA, para siswinya akan merayakannya di Tokyo Disneyland. Namun sekarang tujuan mereka berganti Korsel.

Jepang punya tradisi kelulusan yang ngetren di kalangan para siswi. Mereka akan merayakan kelulusan mereka di Tokyo Disneyland, seperti yang diintip detikcom, Sabtu (16/6/2019).

Tradisi ini dilakukan sebagai pemberian hadiah kepada diri sendiri setelah sekolah. Intinya, liburan untuk melepaskan penat setelah lulus.

Situs jaringan online Koukousei Lab 47, melakukan penelitian terhadap tradisi tersebut. Melalui jajak pendapat dengan 513 siswi lulusan SMA dari seluruh Jepang, ada data menarik tentang tradisi ini.

Tokyo Disneyland yang terkenal sebagai tempat perayaan kelulusan ternyata sudah tidak lagi dipandang menarik. Mereka sudah punya destinasi baru untuk liburan kelulusan, Korea Selatan.

Ada kesimpulan menarik yang diberikan oleh situs tersebut. Korea Selatan dinilai menggiurkan untuk keperluan Media Sosial dan kekinian.

Berbagai atraksi dan parade di Tokyo Disneyland kalah pamor dengan makanan, produk kecantikan dan K-Pop.

Hasilnya, banyak siswi yang berlomba-lomba untuk merayakan kelulusannya dengan berlibur ke Korea Selatan. Dan tentu saja, pamer di Media Sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar