Jumat, 17 Januari 2020

Payudara Terlihat Menyembul, Penumpang Diturunkan dari Pesawat

Seorang wanita diturunkan dari pesawat. Sebabnya, bagian atas pakaiannya terlalu menerawang dan kemudian berkata kasar pada awak kabin.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Selasa (2/7/2019) wanita berinisial HO yang berusia 31 tahun tersebut awalnya naik pesawat EasyJet dengan rute penerbangan dari Malaga di Spanyol ke London, Inggris. Dia memakai pakaian yang terlalu seksi.

Bagian atas pakaiannya terlalu menerawang, sehingga payudaranya terlihat menyembul. Beberapa penumpang mengeluhkan hal tersebut, apalagi bagi penumpang yang membawa anak-anak kecil.

HO diminta memakai sweater oleh awak kabin. Dia pun mengiyakan dan memakainya. Hanya saja, setelahnya HO berkata kasar hingga mengancam awak kabin dan dinilai mengganggu kenyamanan penerbangan.

Hingga akhirnya, HO diturunkan dari pesawat. Tiket pesawatnya hangus, sehingga dia bersama temannya harus naik pesawat lain untuk melanjutkan penerbangan esok hari.

HO berdalih, dia melakukan apa yang awak kabin minta dan bingung mengapa sampai harus diturunkan. Namun dalam pernyataan resmi EasyJet, tindakan ofensif HO tak dapat ditolerir.

"Awak kabin kami dilatih untuk bertindak di segala situasi dengan cepat dan tepat. Kami tidak mentolerir perilaku kasar atau mengancam terhadap staff kami," tulis pernyataan EasyJet.

Candi Tua Berlilitkan Pohon yang Misterius

Angkor Wat menjadi salah satu situs penting dari sejarah Kamboja. Rupanya ada yang lebih tua, namanya Sambor Prei Kuk, candi misterius yang dililit pohon.

Kamboja bisa dikatakan negeri 1000 candi, selain komplek Angkor Wat yang sudah mendunia dan menjadi lokasi syuting film-film ternama dari Holywood seperti Lara Croft Tomb Raider (2001), Transformer : dark Of The Moon ( 2011). Banyak komplek candi-candi lainnya yang menarik kita kunjungi. Salah satunya adalah komplek candi sambor Prei Kuk yang merupakan komplek candi tertua di Kamboja.

Kami bersama driver Mr. Samvat yang merupakan orang asli Kamboja berangkat dari ibukota Phnompenh pukul 16.00 menuju ke tempat ini. Setelah 3,5 jam berkendara kami memutuskan untuk menginap di salah satu penginapan yang ada di kota Kompong Thom yang merupakan lokasi terdekat menuju komplek candi ini.

Keesokan paginya pukul 7.00  waktu setempat, kami meninggalkan kota Kompong Thom dan setelah berkendara selama 2 jam akhirnya kami pun tiba di komplek candi ini. Jadi bagi traveler yang ingin mengunjungi tempat ini dari ibukota Phnompenh harus berangkat pagi hari. Sehingga siang hari sudah sampai di komplek candi ini, lebih lagi komplek candi ini besar dan luas membutuhkan waktu yang cukup untuk menjelajahinya.

Setelah membeli tiket masuk USD 10 per orang  kami pun masuk kedalam. Bangunan yang pertama kali jumpai adalah sebuh candi kecil berbentuk kubus. Candi tersebut terbuat dari batu bata. Di bagian atap candi terdapat patung dewa berukuran kecil yang sudah tidak jelas lagi bentuknya.

Kami menemukan beberapa candi lainnya yang bentuknya seperti ini dalam jarak yang berdekatan. Ada 1 candi yang menarik perhatian kami dan di candi ini kami menghabiskan waktu cukup lama.

Sebuah candi kecil yang sekeliling tubuhnya dililit akar pohon besar.hampir seluruh bagian tubuh candi ini dililit akar pohon, sehinga candi ini seperti muncul dari dalam pohon.

Tidak banyak informasi yang kami dapat dari candi ini. Apalagi pintu candi juga tertutup oleh akar pohon. Kami pun mengambil beberapa foto d candi ini termasuk foto selfie, menurut pendapat kami dari seluruh candi yang ada di komplek ini candi inilah yang paling menarik secara fotografi.

Selanjutnya kami menemukan candi-candi lainnya yang kondisinya mirip dengan candi diatas ada yang bagian tubuh candi ditumbuhi tanaman. Ada yang bagian atap nya hilang, bahkan beberapa candi bangunan tengahnya hilang telah hanya menyisakan sebagian bangunan disisi kiri dan kanan candi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar