Angkor Wat menjadi salah satu situs penting dari sejarah Kamboja. Rupanya ada yang lebih tua, namanya Sambor Prei Kuk, candi misterius yang dililit pohon.
Kamboja bisa dikatakan negeri 1000 candi, selain komplek Angkor Wat yang sudah mendunia dan menjadi lokasi syuting film-film ternama dari Holywood seperti Lara Croft Tomb Raider (2001), Transformer : dark Of The Moon ( 2011). Banyak komplek candi-candi lainnya yang menarik kita kunjungi. Salah satunya adalah komplek candi sambor Prei Kuk yang merupakan komplek candi tertua di Kamboja.
Kami bersama driver Mr. Samvat yang merupakan orang asli Kamboja berangkat dari ibukota Phnompenh pukul 16.00 menuju ke tempat ini. Setelah 3,5 jam berkendara kami memutuskan untuk menginap di salah satu penginapan yang ada di kota Kompong Thom yang merupakan lokasi terdekat menuju komplek candi ini.
Keesokan paginya pukul 7.00Â waktu setempat, kami meninggalkan kota Kompong Thom dan setelah berkendara selama 2 jam akhirnya kami pun tiba di komplek candi ini. Jadi bagi traveler yang ingin mengunjungi tempat ini dari ibukota Phnompenh harus berangkat pagi hari. Sehingga siang hari sudah sampai di komplek candi ini, lebih lagi komplek candi ini besar dan luas membutuhkan waktu yang cukup untuk menjelajahinya.
Setelah membeli tiket masuk USD 10 per orang kami pun masuk kedalam. Bangunan yang pertama kali jumpai adalah sebuh candi kecil berbentuk kubus. Candi tersebut terbuat dari batu bata. Di bagian atap candi terdapat patung dewa berukuran kecil yang sudah tidak jelas lagi bentuknya.
Kami menemukan beberapa candi lainnya yang bentuknya seperti ini dalam jarak yang berdekatan. Ada 1 candi yang menarik perhatian kami dan di candi ini kami menghabiskan waktu cukup lama.
Sebuah candi kecil yang sekeliling tubuhnya dililit akar pohon besar.hampir seluruh bagian tubuh candi ini dililit akar pohon, sehinga candi ini seperti muncul dari dalam pohon.
Tidak banyak informasi yang kami dapat dari candi ini. Apalagi pintu candi juga tertutup oleh akar pohon. Kami pun mengambil beberapa foto d candi ini termasuk foto selfie, menurut pendapat kami dari seluruh candi yang ada di komplek ini candi inilah yang paling menarik secara fotografi.
Selanjutnya kami menemukan candi-candi lainnya yang kondisinya mirip dengan candi diatas ada yang bagian tubuh candi ditumbuhi tanaman. Ada yang bagian atap nya hilang, bahkan beberapa candi bangunan tengahnya hilang telah hanya menyisakan sebagian bangunan disisi kiri dan kanan candi.
Terdapat banyak lingga dan yoni yang berserakan di depan candi ada yang masih utuh namun ada juga yang rusak. Menurut penjaga komplek yang menemani kami saat Perang Indochina di tahun 1970 an Militer USA membombardir wilayah Sambor Prei Kuk melalui pesawat pembom dari udara.
Hal ini dilakukan karena gerilyawan Khmer Merah menggunakan Sambor Prei Kuk sebagai basis perlawanan terhadap Pemerintahan Presiden Lon Nol yang didukung USA.
Akibatnya banyk timbul lubang-lubang dalam berkuran luas hasil pengeboman yang masih dapat kita lihat, tidak hanya itu akibat perang di beberapa bangunan candi terdapat lubang-lubang bekas peluru.
Tidak hanya itu hingga tahun 2008 komplek candi ini belum dibuka untuk kunjungan turis dikarenakan masih banyka terdapat ranjau-ranjau darat dan bom-bom di komplek candi sisa dari perang di masa lalu yang belum dibersihkan, setelah area tersebut dibersihkan dan dinyatakan aman barulah komplek candi ini bisa kita kunjungi. Dengan dibukanya komplek candi ini tentu obyek wisata yang bisa dikunjungi di Cambodia semakin bertambah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar