Jumat, 17 Januari 2020

Taman Rekreasi Gratis di Korea Selatan

Seoul punya sebuah taman rekreasi bernama Children's Grand Park. Sekedar jalan-jalan atau bermain wahana, taman ini punya banyak pilihan untuk wisatawan.

Children's Grand Park adalah taman besar dengan kebun binatang, kebun raya, tempat pertunjukan outdoor dan banyak atraksi menyenangkan lainnya. Taman ini sangat populer di kalangan keluarga, dan selalu mempunyai banyak acara yang berlangsung di taman sepanjang tahun.

Taman ini terletak di Gwangjin-gu, sangat dekat dengan Universitas Konkuk, Children's Grand Park adalah tempat yang baik dan hijau, yang sempurna untuk bersantai, piknik, bermain, melihat aneka macam binatang atau hanya sekedar untuk berjalan-jalan.

Taman ini penuh dengan atraksi yang menarik untuk segala usia. Mulai dari pintu masuk utama, Anda akan di sambut dengan Air mancur yang akan menari sesuai dengan alunan musik.

Mengunjungi kebun binatang. Anak-anak kita akan suka menonton gajah, singa, harimau, jaguar, lembu tanduk panjang, rusa, beruang, monyet, zebra, dan banyak binatang lain di kebun binatang.

Jangan lupa mampir ke Marine House untuk melihat anjing laut dan beruang kutub serta Kebun Binatang Anak-Anak, di mana Anda dapat menyentuh dan memberi makan kuda poni dan kambing. Jika Anda membutuhkan istirahat, Anda akan menemukan berbagai macam pilihan restoran dan toko makanan kecil di sekitar taman.

Children's Grand Park Seoul tidak hanya area bermain untuk anak-anak tetapi juga taman ekologi tempat hewan dan tumbuhan hidup secara berdampingan.

Selain itu terdapat juga taman hiburan (iLand), taman bermain anak-anak, Kids Auto Park, aneka macam patung, taman botani, lapangan sepak bola, ruang pameran, restoran, dan rumput hijau yang luas di sekitar taman.

Ini adalah daya tarik utama bagi keluarga untuk bersenang-senang. Ada begitu banyak hal yang bisa anda lihat di dalam satu tempat dan dijamin tidak akan bosan. Untuk memasuki taman ini gratis, akan tetapi untuk penggunaan fasilitas atau wahana tertentu akan di kenakan biaya. 

Children's Grand Park Seoul buka dari pukul 05.00-22.00 untuk Taman, dan untuk kebun binatang dan rides buka pukul 10.00-17.00 waktu setempat. Untuk menuju taman ini sangat mudah, cukup menggunakan Subway turun di Children's Grand Park Station (Subway line 7) exit 1, jalan kaki 5 menit udah sampai.

Kemenpar Gelar Goes to Campus ke Politeknik Negeri Banyuwangi

Kementerian Pariwisata akan mengadakan Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes to Campus (GTC) di Politeknik Negeri Banyuwangi. Kegiatan diagendakan tanggal 3 Juli 2019, dan rencananya akan menghadirkan beberapa narasumber. Antara lain Kasubbid Pengembangan SDM Kepariwisataan Alfin Merancia, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M. Yanuar Bramuda.

Pada kesempatan itu, Alfin Merancia akan membawakan materi terkait pengembangan SDM kepariwisataan. Khususnya di lingkungan kampus, terutama menyasar para mahasiswa sebagai perwakilan generasi millennial. Sementara M. Yanuar Bramuda akan memaparkan arah kebijakan pengembangan pariwisata di Banyuwangi.

"Selain mereka berdua, rencananya akan hadir pula Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi Son Kuswandi. Jika tak salah, beliau akan menerangkan tentang peran perguruan tinggi dalam mendukung atau mengembangkan SDM kepariwisataan," kata Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani, dalam keterangannya, Selasa (2/7/2019).

Menurut Ni Wayan Giri, lebih dari enam dekade pariwisata menjadi sektor tercepat dalam aktivitas ekonomi dunia. Industri pariwisata dewasa ini terus mengalami transformasi yang dipicu oleh proses globalisasi yang meluas.

Meski begitu, membangun sektor pariwisata tidak bisa dilakukan hanya oleh Kemenpar saja. Dalam pengembangan SDM Kepariwisataan misalnya, dibutuhkan juga kolaborasi dan koordinasi atas segala unsur pentahelix. Meliputi akademisi, pelaku bisnis, pemerintah pusat dan daerah, serta komunitas pariwisata dan media.

"Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan Goes to Campus kami gelar dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan wawasan SDM pariwisata. Khususnya yang ada di kawasan-kawasan potensial seperti Banyuwangi. Dari kegiatan ini, kami berharap akan muncul kader-kader pariwisata yang bisa berpartisipasi dalam mengembangkan wisata berkelanjutan," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar