Sebelum memasuki Sasana Flora dan Fauna
Belum berhenti rasa merinding itu, ada sebuah pintu klasik tinggi ala jaman dahulu (semua pintu di museum ini seperti itu) dengan posisi tertutup. Di knob pintu tergantung sebuah kliping berlakban hitam di pinggirnya. Di sampul depan ada gambar The Suicide Forest Jepang atau Aokigahara.
Kira-kira begini percakapannya:
Me: "Pak ini ruang apa? Kok ada kliping hutan bunuh diri di Jepang?"
Bapak: (tersenyum). "Ini ruang kematian mbak. Dulunya ini ruang jenazah. Sekarang dipakai untuk memajang tulang-belulang dan jenazah yang diawetkan. Jadi, pengunjung bisa mempelajari bagaimana jenazah disemayamkan dengan berbagai cara di Indonesia atau cara pengawetannya bagaimana. Mau masuk mbak?"
Me: (menenangkan diri menyebut nama Allah) "Menarik ya pak (menarik pengen kabur). Didalam ada apa ya pak. Mmm pak.. Itu saya lihat pintu tulisannya "Dunia Lain" itu apa ya pak? Hehehe...(keringat di tangan udah banjir)
Bapak: "Di dalam ada jenazah asli yg diawetkan mbak. Keluarga pemilik jenazah memang mendonasikannya untuk museum agar bisa mengedukasi masyarakat. Jenazah tersebut seorang pria dan meninggal tahun sekitar 2014. Kalo ruangan itu mbak...(tersenyum) ndak boleh dimasuki. Gimana mbak? Mau masuk?"
Akhirnya wanita muda satu ini berkata iya. Dan... Saya cuma ngucapin salam puelan banget sambil terus istighfar saat pintu dibuka...ngambil foto dan keluar. Saya percaya mereka ada saat itu. Pintu tinggi bertuliskan "Dunia Lain" pun tak sanggup saya tatap berlama-lama. Saya ngga mampu membayangkan histori apa yang terjadi disana. Setiap saya ambil foto, saya selalu ijin ke bapak pemandu. "Ayo pak lanjut lagi", kata saya saat saya melihat sepintas ada boneka bayi kecil di dalam batang pohon di ujung ruangan.
Sasana Flora dan Fauna
Disini, tempat kita belajar berbagai macam tumbuhan dan khasiatnya. Ada daun-daun tumbuhan yang diawetkan dan ditaruh di bingkai kaca. Sedangkan ada juga aneka binatang yg diawetkan untuk memberikan pengetahuan pada pengunjung bahwa penularan penyakit bisa melalui hewan-hewan tersebut. Namun ada juga hewan yang bisa menyembuhkan penyakit.
2. Kesehatan IPTEK
Selanjutnya, disini ada berbagai macam inovasi penemuan yang berkaitan dengan penyembuhan penyakit dan lingkungan. Seperti alat penjernih air sederhana, shoulder protesis, alat pendeteksi lepra, alat pembuatan pupuk, dan biogas. Lengkap dengan penjelasan singkatnya.
3. Kesehatan Budaya
Mungkin inilah inti dari apa yang orang-orang bicarakan tentang museum ini yang kerap disebut sebagai Museum Santet. Ruangan yang paling punya "getaran" berbeda dan menyimpan banyak koleksi alat pengobatan dan benda-benda tradisional lainnya.
Masuk ke ruangan ini untuk pertama kalinya, saya cuma bilang ruangan ini agak singup/lembab padahal sinar matahari pukul 12 siang kala itu menembus masuk kaca-kaca jendela. Dan saya tetap ngga berhenti untuk istighfar.
Hal yang pertama saya pelajari adalah proses santet dan teluh. Ternyata rangkaian proses santet itu panjang ges. Ada upacaranya segala. "Mbak, santet itu berasal dari bahasa Jawa. Yang berarti sesuatu yang pipih, gepeng, menyakitkan, gelap yang tidak terlihat secara kasat mata", si bapak menjelaskan. Ada juga lo gambar proses santet ayam di poster dan saat ayam tersebut disembelih, jantung hati ayam itu ada jarumnya. Dan saya melihat sendiri jantung ayam itu di sebuah jar lengkap dengan pengawetnya dan jarum yang masih menancap. Ada juga boneka jerami kecil menyerupai manusia dan diatasnya ada bantalan putih kecil dan ada foto seorang wanita dimana tepat di wajahnya menancap sebuah jarum. Ya Allah, manusia bisa begitu kejam menyakiti dengan cara seperti ini.
Di tempat ini saya juga melihat sauna tradisional, kitab-kitab berbagai agama seperti injil, Al-Quran, Taurat, Mormon dll untuk menangkal ilmu ghaib, juga pasung.
Sedangkan display Jailangkung dan Nini Towok berdampingan di sebuah kotak kayu. Jailangkung digunakan untuk memanggil roh seorang tabib atau dokter untuk mengetahui obat dari penyakit pasien. Biasanya pasien yang menggunakan metode ini, penyakitnya tidak bisa dideteksi oleh dokter dan peralatan medis. Nantinya, roh tersebut akan masuk ke boneka Jailangkung itu dan menuliskan resep pasien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar