Selasa, 04 Agustus 2020

Ikuti Gwyneth Paltrow, Victoria Beckham Mau Jual Sex Toys?

Dikenal sebagai desainer pakaian, Victoria Beckham sepertinya ingin mengekspansi bisnisnya ke produk gaya hidup. Muncul kabar bahwa istri David Beckham itu akan mengikuti jejak aktris Gwyneth Paltrow yang pernah meluncurkan sex toys untuk label Goop.
"Victoria ingin menaikkan keuntungan dengan meluncurkan model bisnis Goop secepatnya karena menurutnya dia mampu untung dengan menyasar target yang sama seperti brand Gwyneth Paltrow," kata seorang sumber kepada The Daily Star baru-baru ini.

Sumber itu lalu mengatakan, tak menutup kemungkinan bila sang Posh Spice itu akan menyertakan produk sex toys dalam strategi bisnis barunya tersebut.

"Dia mungkin jarang tersenyum dan terlihat kurang ramah, tapi Victoria punya sisi humoris juga dan tak akan sungkan untuk mencoba menjual sex toys seperti yang dilakukan Gwyneth," katanya.

Goop pernah menjadi sorotan setelah meluncurkan vibrator berlapis emas 24 karat. Dijual seharga 12 ribu pound sterling atau sekitar Rp 230 juta, benda tersebut menjadi dildo termahal di dunia.

Produk Goop lainnya yang mencuri atensi adalah lilin beraroma vagina. Menyusul kesuksesan lilin tersebut, Gwyneth Paltrow memperkenalkan lilin beraroma orgasme pada Juni lalu.

Kabar tentang rencana Victoria Beckham untuk merambah bisnis sex toys lantas mendapat bantahan dari orang dalam.

"Ini sama sekali tidak benar! Tidak rencana untuk menjual mainan seks," kata sumber tersebut kepada Daily Mail, Minggu (2/8/2020).

Belakangan diketahui bisnis ibu empat anak itu ikut terdampak krisis pandemi COVID-19. Mengalami kerugian, ia terpaksa memangkas jumlah stafnya. Sebanyak 20 karyawan Victoria lantas menjadi korban PHK.

Sebelum wabah virus Corona pun, bisnis fashion Victoria sempat dikabarkan terancam bangkrut. Akhir tahun lalu, kerugian yang dialami Victoria Beckham selama 2019 tercatat sebesar 12 juta pound sterling atau sekitar Rp 219 miliar. Itu artinya, total kerugian yang dialami sejak bisnis fashion itu ada 11 tahun lalu menjadi 42 juta pound sterling.

Adele Ungkap Alasan Mengejutkan Dirinya Pilih Turunkan Berat Badan

 Adele belakangan semakin sering diperbincangkan karena penampilan terbarunya yang bikin pangling. Pelantun lagu 'Someone Like You' diketahui telah kehilangan sekitar 44 kg berat tubuhnya setelah rutin melakukan diet ketat dan olahraga.
Sebelumnya Adele sendiri diketahui selalu menolak untuk menurunkan berat badan demi menyesuaikan diri dengan standar tubuh di industri musik. Tidak hanya itu, Adele juga menangkis komentar dari mendiang Karl Lagerfeld, yang saat itu menjabat sebagai direktur kreatif untuk Chanel, yang mengecamnya karena 'agak terlalu gemuk'.

Seperti dikutip dari Express, setelah suara merdunya mulai membawanya ke ranah Internasional, Adele lalu mengungkapkan beberapa alasan mengapa dia pada akhirnya akan menjalani transformasi tubuh. Ibu dari satu orang anak itu berbicara secara terang-terangan mengenai berat badan dan persepsi tentang ukuran tubuhnya setelah merilis album debut '19' miliknya.

Diakui Adele, memiliki ukuran tubuh yang berubah-ubah, antara 14 dan 18 selama bertahun-tahun tidak pernah membuatnya merasa terganggu. Menurutnya, memiliki ukuran tubuh yang lebih besar tidak akan mengurangi peluang keberhasilannya.

"Saya tidak terganggu. Itu tidak mengganggu saya. Saya tidak naif, saya tidak percaya saya harus terlihat seperti itu," kata Adele kepada Independen.

Adele juga tidak menampik bahwa memiliki tubuh yang tidak langsing memang membuatnya sering mendapatkan komentar-komentar negatif dari orang-orang di sekitarnya. Tapi walaupun demikian, Adele mengaku selalu percaya diri dengan bentuk tubuh yang dia miliki.

"Saya sangat percaya diri, bahkan ketika saya membaca orang mengatakan hal-hal mengerikan tentang berat badan saya," jelas Adele.
https://indomovie28.net/harry-potter-and-the-prisoner-of-azkaban/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar