Minggu, 16 Februari 2020

AirAsia Promo Kursi Gratis Terbang ke Singapura

AirAsia kembali menebar promo kursi gratis. Mulai dari Rp 0, terbang ke Singapura, Kuala Lumpur, Penang dan Kuching.

Dalam siaran pers dari AirAsia, Minggu (10/3/2019) AirAsia menebar promo kursi gratis mulai dari Rp 0 yang harga tersebut tidak termasuk pajak dan biaya lainnya. Syarat dan ketentuan berlaku.

Pemesanan dapat melalui website resmi AirAsia dan aplikasi mobile AirAsia. Periode pemesanan 11-17 Maret 2019, untuk periode penerbangan 1 September 2019 sampai 2 Juni 2020.

AirAsia juga memberikan penawaran harga terbaik bagi Anda yang ingin melakukan perjalanan ke destinasi di dalam negeri mulai dari Rp 378.000 (tarif sekali jalan) untuk penerbangan ke Bali, Yogyakarta, Medan dan rute domestik lainnya. Dengan bagasi 15 kg, yang tetap gratis.

Anggota AirAsia BIG dan pemegang kartu kredit Bank BRI dapat menikmati akses priority booking 24 jam lebih pada 10 Maret 2019. Log in sebagai anggota BIG di airasia.com atau aplikasi mobile untuk menikmati langsung potongan harga khusus anggota.

Informasi lebih lanjut, bisa dicek di media sosial AirAsia seperti Twitter, Facebook dan Instagram.

Fenomena Salju Panas di Sumatera Utara yang Harusnya Viral

Liburan ke Sumatera Utara tidak melulu ke Danau Toba. Tahukah kamu, soal fenomena salju panas di Sumatera Utara?

Salju Panas itu berada di Tinggi Raja, di Kecamatan Silau Halen, Kabupaten Simalungun berjarak sekitar 4 jam dari pusat kota Medan. Konon kabarnya, medan jalan ke sana sangat menantang karena masih bebatuan.

Tapi hal itu bukanlah masalah saat saya berkunjung di akhir 2018. Menempuh rute Medan - Lubuk Pakam - Galang - Dolok Masihul - Nagori Dolok hingga Tinggi Raja, sebagian besar jalan sudah beraspal

Hanya saja saat tiba di perkebunan sawit, saya sedikit dipusingkan dengan belokan mana yang harus ditempuh. Untunglah driver yang warga lokal pernah beberapa kali mengantar turis ke Salju Panas ini. Mendekati lokasi, pemandangan sawit berganti dengan tebing batu kapur di sisi kanan serta jurang di sisi kiri.

Rupanya pegunungan kapur ini yang menyebabkan tekstur pasir dan warna putih pada tanah. Mobil mesti diparkir di tepi hutan. Saat itu hanya saya dan istri yang berkunjung ke Salju Panas, padahal saat itu sedang musim liburan.

Begitu turun dari kendaraan, sekitar 10 pria bergegas dari tenda tempat mereka berkumpul dan menghampiri kami. "Mari pak saya pandu ke dalam," seru beberapa pria seperti berebut ingin memandu kami.

Walah, saya pun sedikit panik dan berusaha menenangkan keadaan. Akhirnya, tawaran pemandu dari pria paruh baya saya terima dengan lebih dahulu menyepakati biaya jasa. Dari tepian hutan, kami diajak menyusuri jalan setapak berpasir putih dengan pepohonan tinggi di kiri kanan. Agak menanjak di ujung perjalanan, kami pun naik ke dataran dengan pemandangan super indah yang belum pernah saya lihat selama hidup!

Dari ketinggian ini, sosok Salju Panas yang digadang-gadang penjelmaan Salju Panas Turki (Pamukkale) ini utuh terhampar. Semburan air belerang panas nampak bergejolak di lapisan teratas yang berbentuk kolam.

Air belerang ini lalu mengalir dan jatuh di lereng berundak-undak layaknya air terjun hingga bermuara di lapisan paling bawah yang juga menyerupai kolam. Pasir putih yang melapisi tiap undakan lereng inilah yang membuat tempat eksotis ini seperti Salju Panas yang mengalir. Takjub! itu kesan pertama saya memandang Salju Panas dari ketinggian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar