Sabtu, 15 Februari 2020

Lukas Podolski Main Sumo?

Pesepakbola Lukas Podolski rasanya selalu tertarik mengenal budaya Jepang. Baru-baru ini, dia menjajal latihan sumo.

Lukas Podolski yang kini bermain untuk klub Vissel Kobe begitu menikmati kehidupannya di Jepang. Selain bermain bola, ia banyak mengunjungi ke berbagai daerah di Negeri Sakura itu, traveling sekaligus mengenal berbagai budaya dan olahraga tradisional Jepang dari dekat.

Baru-baru ini, di sela-sela kesibukannya di lapangan hijau, Podolski berkesempatan menyaksikan langsung pertandingan sumo di Jepang. Mantan pemain Arsenal ini mengunggah foto keseruan pertandingan olahraga tradisional Negeri Sakura itu ke akun Twitternya @Podolski10, seperti dilihat detikTravel, Jumat (15/3/2019).

"Saya juga bisa datang melihat pegulat sumo! Sumo adalah yang terbaik!" tulisnya di unggahan foto tersebut.

Selain menyaksikan pertandingan, rupanya dia juga bertemu mantan pesumo profesional Chiyotaikai Ryuji dan merasakan pengalaman berlatih sumo. Pria yang pernah memperkuat Galatasaray ini bahkan mengenakan celana sumo dikenal sebagai mawashi.

Foto Podolski mengenakan mawashi pun telah diunggah ke akun Twitter Chiyotaikai Ryuji @Kokonoe_ryuji. Pada foto tersebut, Podolski yang bertelanjang dada tampak berdiri tegak, dengan kepala agak menunduk dan menghadap ke kameramen di depannya.

Foto yang diunggah bersama dengan potret bersama Podolski dan Ryuji ini pun menarik perhatian netizen. Unggahan tersebut mendapat 2.113 likes dan di-retweets 468 kali.

Pengalaman latihan sumo itu tentunya bakalan selalu diingat Podolski. Hari ini, dia kembali mengunggah foto soal sumo di akun Twitternya. Memang bukan foto saat memakai mawashi lagi, tapi potret dirinya yang berpose seperti pesumo saat tengah berlatih sepakbola dengan teman-temannya di klub Vissel Kobe.

"Mempraktikkan apa yang saya pelajari di sumo kemarin dalam latihan hari ini," tulisnya di Twitter.

Ia melakukan gerakan mengangkat kaki, kemudian berdiri setengah jongkok dengan posisi mengangkang. Posenya pun menghibur para fansnya di Twitter. Foto ini mendapat 2.264 like dan 309 retweets. Wah tampaknya sudah jago sumo nih, Podolski!

Penembakan di Masjid Coreng Selandia Baru Sebagai Negara Paling Aman

 Aksi terorisme penembakan di 2 masjid di Selandia Baru bikin dunia berduka. Untuk Selandia Baru sendiri, ini mencoreng gelar negara paling aman mereka.

Terjadi penembakan di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru. Harian New Zealand Herald melaporkan pelaku adalah seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrem kanan yang anti-Islam dan anti-imigran.

Seorang saksi mata yang diwawancara TVNZ mengatakan seorang pria memasuki Masjid Al Noor dengan menenteng pistol pada pukul 13.45 waktu setempat. Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas

Dalam catatan detikcom, Jumat (15/3/2019) sejatinya Selandia Baru selalu masuk daftar negara paling aman di dunia. Tahun 2017 kemarin misalnya, Selandia Baru masuk 10 besar negara paling aman di dunia bahkan peringkat kedua versi Global Peace Index dari badan riset dan organisasi kedamaian, Vision of Humanity.

Tahun 2015, suatu organisasi internasional Institute for Economics and Peace (IEP) menyematkan Selandia Baru nomor 4 sebagai negara teraman di dunia. Penilaian yang dilakukan dilihat dari faktor tingkat kriminalitas, kasus teroris, impor senjata, teror politik sampai tingkat hunian penjara. Totalnya, terdapat 23 indikator yang dinilai.

Di tahun 2015 juga, International Womens Travel Center melansir 10 negara paling aman dikunjungi traveler wanita. Selandia Baru duduk di posisi ketiga.

Bukan cuma negara paling aman, Selandia Baru juga sering masuk daftar negara paling bahagia di dunia versi World Happiness Report dari PBB. Tahun 2017, Selandia Baru ada di peringkat 8. Sedangkan Indonesia sendiri, ada di peringkat 81 dari 155 negara.

Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengecam keras penembakan brutal di dua masjid yang ada di Christchurch. Dengan tegas, PM Adern menyebut penembakan brutal ini sebagai serangan teroris.

"Kami meyakini 40 orang kehilangan nyawa mereka dalam aksi kekerasan ekstrem ini," ucap PM Ardern dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters, Jumat (15/3/2019).

Kini, Selandia Baru meningkatkan keamanan. Turis yang datang pun diminta untuk waspada, beberapa negara seperti Inggris dan AS pun sudah mengeluarkan Travel Advice.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar