Kamis, 06 Februari 2020

Naik First Class, Tingkah Penumpang Pesawat Ini Menjijikan

Tidak sopan dan bikin geram. Sepasang penumpang pesawat ini duduk di first class, tapi bertingkah menjijikan. Kakinya diangkat-angkat ke kursi.

Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, Kamis (11/4/2019) peristiwa ini terjadi di penerbangan American Airlines dan tidak disebutkan rute penerbangannya. Seorang penumpang pesawat, Laura Lake memposting foto di Twitter yang menampilkan sepasang penumpang pesawat di first class.

Sepasang penumpang pesawat itu benar-benar tidak sopan. Baik pria dan wanitanya, sama-sama mengangkat kaki mereka di atas kursi dan di pembatas kursi.

Kaki mereka sama-sama nyeker. Tentu, itu membuat penumpang lainnya terasa menganggu.

Bahkan, kedua kaki mereka saling bersentuhan dan bermesraan. Pihak American Airlines menolak memberi penjelasan, hanya saja apa yang dilakukan kedua penumpang tersebut menjadi perbincangan dan disebut menjijikan

Sudah duduk di first class, kok ya sikapnya kayak begitu?

Vino G Bastian dan Jam Gadang Bukittinggi

Dalam Instagramnya, Vino G Bastian mengapload fotonya berpose di Jam Gadang Bukittinggi. Dia bersepeda di ikonik wisata Sumatera Barat ini.

Saat ini Vino G Bastian sedang berada di Sumatera Barat untuk syuting sebuah film. Di sela kesibukannya, dia menyempatkan diri berfoto di landmark yang terkenal di wisata Sumbar, yaitu Jam Gadang.

Diintip detikcom di akun Instagramnya, Kamis (11/4/2019) Vino menggunggah dirinya berpose di atas sepeda dengan latar Jam Gadang . Postingan ini di upload 3 hari yang lalu dan membuat heboh netizen Sumatera Barat.



Jam Gadang merupakan objek wisata yang berada di Kota Bukittinggi. Jam setinggi 26 meter ini telah ada semenjak zaman Belanda, tepatnya 1826. Dan konon jam ini pemberian Ratu Belanda sebagai hadiah untuk Sekretaris Kota Bukittinggi saat itu, Rook Maker.

Traveler yang liburan ke Sumatera Barat pasti menanyakan lokasi Jam Gadang. Memang, landmark ini sangat terkenal dan begitu ikonik dengan Sumatera Barat.

Juga, Jam Gadang disebut-sebut sebagai kembarannya Big Ben di Inggris. Dan faktanya lagi, kedua jam tersebut sama-sama dibuat oleh Vortmann Relinghausen dari Jerman. Jam itu pun dibuat terbatas dan disebut-sebut kembar.

Apa yang bisa dilakukan saat liburan ke Jam Gadang, Bukittnggi?

Beragam aktivitas bisa traveler lakukan di sini, tentu saja salah satunya berfoto dengan landmark ini. Selanjutnya traveler juga bisa bermain dan bersantai di sekitaran taman yang berada di kawasan Jam Gadang.

Tak Jauh dari lokasi Jam Gadang, traveler bisa berbelanja beragam oleh-oleh souvenir dan 'kerupuk sanjai balado' di 'Pasa Ateh' atau Pasar Atas. Mampir juga ke Kebun Binatang Bukittingi dan nikmati juga sejuknya kawasan Benteng Fort de Kock.

Saat di Bukittinggi, jangan lupa singgah ke Rumah Kelahiran Bung Hatta, yang hanya berjarah 1 Km dari Jam Gadang. Bisa kok ditempuh dengan jalan kaki.

Yuk liburan ke Bukittinggi, Sumatera Barat.

Ada di Tepi Jurang, Wisata Ciamis Ini Langsung Hits

Salah satu tempat wisata alternatif di Ciamis ini wajib dikunjungi. Ada di tepi jurang dan sudah dipermak semakin cantik, tiketnya pun murah.

Adalah Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak namanya. Tempat itu kini lebih cantik dengan hiasan payung geulis khas Tasikmalaya dan banyak spot foto instagramable.

Wisata Sayang Kaak berada di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Obyek wisata ini masih terbilang baru dan cukup hits di kalangan anak muda. Namun tak puas di situ, tempat wisata yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini terus berbenah untuk menarik para pengunjung.

Selain akses jalan menuju lokasi yang sudah baik, spot foto diperbanyak, dari yang semula hanya 5 titik, sekarang menjadi 10 titik dengan desain yang unik dan menarik. Mulai dari sarang burung, tempat nongkrong di pinggir tebing dengan hiasan bunga matahari dan payung geulis sebagai ciri khas daerahnya.

Latar belakang wisata ini merupakan hutan dan tebing dengan pohon yang hijau. Di bawahnya adalah Sungai Citanduy dan persawahan yang hijau. Di seberang Sungai Citanduy di Sayang Kaak ini merupakan wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Tak hanya menyuguhkan wisata foto, ada beberapa wahana lainnya, khususnya bagi anak-anak seperti flying fox anak, arena bermain anak dan outbond anak. Harga tiketnya cukup terjangkau, Rp 10 ribu untuk sepeda motor atau Rp 5.000 per orang. Tersedia juga lokasi untuk kemping bagi wisatawan yang ingin berkemah di akhir pekan.

Bagi keluarga yang rekreasi juga tersedia beberapa saung atau gazebo untuk digunakan makan bersama. Wisata ini sangat cocok bagi siapa saja yang ingin melepas kepenatan dengan rutinitas sehari-hari.

"Sekarang tempat untuk foto-fotonya makin banyak dan lebih menarik, nggak sia-sia datang ke Sayang Kaak," ujar Tating pengunjung asal Desa Karangkamulyan, Ciamis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar