Jumat, 14 Februari 2020

Pasca Tragedi 737 Max 8, Boeing Malah Luncurkan Pesawat Terpanjang

Belum lama sejak tragedi Ethiopian Airlines, Boeing malah mengeluarkan pesawat baru. Inilah 777X, yang terpanjang sedunia.

Nama Boeing tengah menjadi omongan dunia setelah tragedi Ethiopian Airlines yang menewaskan ratusan penumpang pada 10 Maret 2019 lalu. Kabar terbaru, pihak Boeing telah meluncurkan armada terbarunya diam-diam.

Dikumpulkan detikcom dari berbagai sumber, Selasa (19/3/2019), baru-baru ini pihak Boeing meluncurkan Boeing 777X yang didapuk sebagai pesawat terpanjang di dunia.

Peluncurannya pun luput dari sorotan media seperti diberitakan New Zealand Herald. Diperkirakan, hal itu dilakukan sebagai buntut dari tragedi Ethiopian Airlines yang melibatkan pesawat jenis Boeing 737 Max 8.

Diketahui, peluncurannya bertempat di sebuah hanggar milik perusahaan Boeing di Seattle. Pesawat itu pun rampung setelah 6 tahun dipersiapkan.

Secara teknis, varian dari 777-9 tersebut memiliki panjang 77 meter atau 1,64 meter lebih panjang dari pesawat kompetitornya Airbus. Dampaknya adalah penggunaan bahan bakar yang jadi lebih hemat, sekitar 10-12% ongkos operasi sekali jalan.

Pihak Boeing pribadi menyebut armada terbarunya tersebut sebagai pesawat terbesar dengan mesin kembar jet yang paling efisien. Selain itu, pesawat baru terseut juga didesain dengan jendela dan bagasi kabin yang lebih luas. Rencananya, pesawat tersebut akan siap untuk dipasarkan di tahun 2020.

Cerita 4 Presiden Terpukau Patung Buatan Warga Komodo

Selain bekerja sebagai nelayan, sebagian warga Pulau Komodo juga berprofesi sebagai perajin souvenir. Karyanya pun telah memukau 4 Presiden.

Saat singgah di Pulau berpenduduk 1.740 jiwa tersebut, tim detikcom menemui salah seorang pemahat patung yang karyanya sudah dikenal oleh empat presiden RI.

Perajin bernama Ishaka Mansur (56) asal Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, mengaku sudah bertemu dengan beberapa presiden RI. Pengalaman pertamanya ialah saat bertemu dengan presiden 3 RI B.J. Habibie yang saat itu masih menjabat sebagai Menristekdikti.

"Beberapa presiden mengundang saya. Waktu tahun pertama pada masa Pak Habibie itu 1985 saya ke Jakarta yang pertama kali. Dia mempertanyakan saya, Anda itu latih di mana sehingga Anda itu buatannya asli sekali," tutur Ishaka menirukan pertanyaan Habibie, Rabu (27/2/2019) lalu.

Setelah B.J. Habibie, ia juga diundang oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sewaktu menjabat jadi presiden RI era 1999-2001. Ia datang untuk mengikuti acara pelatihan dan sarasehan bersama Gus Dur.

"Dia bilang bersyukur orang komodo itu bisa membangun pekerjaan ini sehingga di sana alamnya utuh tidak merusak di laut, tidak merusak di darat," katanya.

Selanjutnya ia juga pernah diundang oleh Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau diundang itu kita pasti dikasih bantuan. Itu waktu Bapak Susilo saja Rp 300 juta untuk seluruh masyarakat. Begitu juga Megawati dulu dia langsung bagikan sendiri Rp 500 juta," tutur Ishaka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar