Jumat, 07 Februari 2020

Tempat Berburu Barang Antik di Pangandaran

Kalau kamu kolektor barang antik, jangan lewatkan tempat satu ini saat liburan ke Pangandaran, Jawa Barat. Tempat itu bernama Pasar Sawoan.

Berada di Pasar Sawoan, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, toko bernama 'Sumber Aji' ini menjajakan berbagai barang koleksi yang antik-antik.

Aneka barang koleksi yang ditawarkan mulai dari uang kuno, pusaka, patung, lukisan, batu akik, hingga aneka peralatan meditasi. Tak hanya tempat jual beli, toko yang diritis sejak 20 tahun lalu ini juga menjadi titik pertemuan komunitas dan peminat benda-benda antik.

Sarijo (45) sang pemilik menceritakan, koleksi terbesarnya saat ini adalah uang kuno. Sarijo mengaku fokus mengumpulkan uang-uang terbitan Nusantara, mulai dari jaman kerajaan, VOC dan Hindia Belanda, Jepang hingga era setelah kemerdekaan.

Meskipun penghobi numismatik atau pengoleksi uang kuno, sebagai pedagang, Sarijo mengaku tidak pernah lama menyimpan barang koleksi. Jika harganya cocok, ia akan merelakan barang tersebut, termasuk koin-koin Concordia dari era VOC yang ia banderol hingga Rp 1,5 juta.

Saat ini, kata Sarijo, tren berburu uang kuno sedang meningkat, utamanya untuk keperluan pembuatan aksesori mahar. Tak hanya dari Pangandaran, kata dia, pelanggannya pun datang dari luar kota, seperti Ciamis, Tasikmalaya, Bandung hingga Cilacap, Jawa Tengah.

Selain berburu uang kuno, sebagian tamunya dari luar kota juga mencari koleksi gelang bahar, batu akik juga peralatan meditasi. Khusus peralatan meditasi, menurut Sarijo, tokonya menjadi salah satu yang terlengkap di Pangandaran dan sekitarnya.

"Kalau untuk alat meditasi, misalnya minyak wangi, dupa, aksesoris-aksesoris, seperti semar mesem, keris kecil, kujang kecil dan lain-lain," kata Sarijo.

Berkaitan dengan peralatan meditasi ini, Sarijo menyebut, konsumennya rata-rata adalah paranormal dan mereka yang mengamalkan hal-hal yang bersifat supranatural.

Sarijo mengaku mengumpulkan koleksinya dari berbagai sumber, mulai dari warga lokal hingga berburu ke luar kota, seperti Jakarta, Jogja dan Solo. Selain di Pasar Sawoan Pangandaran, Sarijo juga membuka cabang toko di Pasar Parigi.

Karawang Punya Kompleks Candi Tertua di Indonesia

Kompleks Percandian Batujaya ditemukan di Karawang. Candi di sana disebut-sebut jadi yang tertua di Indonesia.

Karawang memiliki reputasi sebagai salah satu kota tua di Pulau Jawa. Di sana ditemukan puluhan candi kuno peninggalan Kerajaan Tarumanegara. Hasil penelitian sejumlah arkeolog menunjukkan puluhan candi tersebut dibangun pada abad ke-4 Masehi.

Puluhan candi itu terletak dalam satu kompleks percandian bernama Batujaya. Candi-candi itu diyakini lebih tua dari Candi Gedong Songo di Semarang, yang dianggap paling tua di Indonesia. Sebagai informasi, Candi Gedong Songo diperkirakan dibuat Wangsa Syailendra pada tahun 927 masehi.

Kompleks Percandian Batujaya terletak di hamparan tanah seluas 500 hektar. Saking luasnya, hamparan itu meliputi 3 desa dan 2 kecamatan. Membentang dari Desa Segaran di Kecamatan Batujaya hingga Desa Telukbuyung dan Telagajaya di Kecamatan Pakisjaya. Puluhan candi tersebut, mulanya hampir lenyap ditelan zaman.

"Hingga awal 1980-an, puluhan candi tersebut masih terkubur di dalam tanah," kata Nasrin, juru pelihara candi saat ditemui detikcom, Sabtu (6/4/2019).

Nasrin menuturkan, situs Batujaya terkubur dalam unur atau bukit kecil. Unur-unur tersebut terlihat menonjol di antara hamparan tanah dan sawah yang luas.

"Saat itu, warga setempat biasa menggembala hewan ternak di sana. Penggembala biasa melepas lelah sambil berteduh di bawah pohon yang tumbuh di atas bukit tersebut," kata Nasrin.

Namun beberapa warga menemukan batu bata berwarna merah. Batu bata itu tampak tersingkap dari dalam bukit kecil itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar