Minggu, 16 Februari 2020

Intip Liburan Pangeran Brunei dan Pacar Cantiknya

Pangeran Abdul Mateen dari Brunei Darussalam bersama pacarnya diketahui liburan ke pantai yang cantik. Berpasir putih dan lautan biru, sepertinya di Filipina.

Pangeran Abdul Mateen merupakan putra dari Sultan Brunei Darussalam, Hassanal Bolkiah. Lewat media sosial Instagram pribadinya, dia kerap kali memposting foto-foto kegiatan sehari-harinya, termasuk soal liburan.

Terbaru dilihat detikTravel pada Instagram pribadinya, @tmski pada Minggu (10/3/2019) Pangeran Abdul Mateen memposting foto-foto sedang liburan di pantai. Bertelanjang dada, dia tampak kegirangan saat bermain di pantainya.

Ada 2 foto yang diposting. Foto yang lainnya, menampilkan lanskap pantainya dari kejauhan. Sungguh pantai yang cantik, pasirnya putih bersih. Sayang, Pangeran Abdul Mateen tidak menyebutkan di mana lokasinya.

Namun secara bersamaan, akun Instagram @anishaik milik Anisha Isa-Kalebic juga memposting panorama pantai yang mirip seperti didatangi Pangeran Abdul Mateen. Usut punya usut, Anisha dan Pangeran Abdul Mateen kabarnya memang berpacaran.

Anisha menyertakan keterangan lokasi fotonya, yakni Amanpulo. Diketahui, Amanpulo merupakan nama suatu resort yang terkenal di Pamalican, Filipina.

Resort tersebut berada di pulau kecil di Laut Sulu. Dikelilingi terumbu karang dan lautan biru, Amanpulo menawarkan liburan maksimal private island. Bahkan, datang ke pulaunya saja naik pesawat carter khusus.

Melihat website resminya, harga menginap di sana mulai dari 1.400 USD atau setara Rp 19,8 juta. Tampaknya bagi Pangeran Abdul Mateen, harga itu tidaklah seberapa.

Menteri Pariwisata Promosikan Geopark Indonesia di Markas UNESCO

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mempromosikan potensi geopark Indonesia secara langsung di Markas UNESCO Paris, Prancis. Apa yang dibicarakan?

Dalam kunjungan kerjanya ke Eropa, Menpar Arief Yahya memang tidak hanya mempromosikan keunggulan destinasi wisata Tanah Air dalam ajang bursa pariwisata terbesar dunia, ITB Berlin, Jerman. Melalui Kementerian Pariwisata, Pemerintah Indonesia juga menyampaikan potensi dan mempromosikan Geopark di Tanah Air kepada para petinggi UNESCO di markasnya di Paris, Prancis.

Tahun lalu, Indonesia telah sukses mencatatkan dua geopark-nya masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark (UGG), yakni Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Ciletuh Sukabumi di Jawa Barat. Targetnya, tahun ini Indonesia mendaftarkan dua geoparknya yang lain yakni Geopark Belitung dan Geopark Kaldera Danau Toba.

Menteri Pariwisata yang hadir secara khusus ke markas UNESCO di Paris mengatakan, sebelumnya Indonesia juga sudah memiliki Global Geopark, diantaranya Gunung Batur di Bali dan Gunung Sewu yang memanjang dari Selatan Yogyakarta, wilayah Jawa Tengah, sampai ke Jawa Timur.

"Dalam framework pengembangan destinasi itu kami selalu menggunakan konsep 3A, Atraksi, Akses, dan Amenitas. Dan jika ingin menjadi global player, harus menggunakan global standar," kata Arief seperti dalam siaran pers dari Kementerian Pariwisata, Minggu (10/3/2019).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar