Selasa, 18 Agustus 2020

Ahli Epidemiologi Pertanyakan 'Warna-warni' Zona Wabah Corona

Ahli epidemiologi menilai banyak keanehan dalam upaya menangani wabah Corona di Indonesia. Salah satunya disebut terkait dengan zonasi wilayah, seperti disampaikan dr Masdalina Pane dari Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI).
"Jadi banyak keanehan dalam pengendalian itu iya kalau contoh kecil saja, kayak zonasi, analisis pewarnaan itu untuk apa sebenarnya, karena teman-teman di wilayah itu kan pertama sering bertentangan dengan yang di pusat, di wilayah itu mereka punya data lebih lengkap dari yang di pusat," jelas dr Masdalina saat dihubungi detikcom Senin (17/8/2020).

Menurut dr Masdalina, zonasi wilayah tidak memberikan makna yang berarti. Alih-alih menerapkan zonasi wilayah, dr Masdalina menegaskan lebih penting untuk memperhatikan indikator-indikator yang harus dicapai dalam menangani wabah.

"Tahu-tahu gugus tugas melakukan pewarnaan merah, kuning hijau. Hari ini wilayahnya hijau, besok kasus naik lagi misalnya naik satu setengah kali dibanding yang kemarin, kan langsung merah dalam waktu 1 minggu kan sekarang, sebelumnya satu hari," sebut dr Masdalina.

"Sekarang maknanya apa hari ini hijau besok merah, terus besok kuning, lalu hijau lagi, bolak-balik seperti itu," lanjutnya.

Penerapan zonasi wilayah menurutnya hanyalah membuat kisruh. Pengendalian wabah Corona seharusnya dinilai tidak seperti itu.

"Jadi maksud saya itu adalah pengendalian semu, jadi yang kita sebut semu itu bukan pengendalian yang sebenarnya," kata dr Masdalina.

"Kemudian juga arah pengendalian ini menurut kami juga sangat tidak sistematis, kita sibuk hal-hal yang entah apa, tiba-tiba ada obat, pokoknya benar-benar riuh sekali, apalagi di awal-awal," pungkasnya.

Gegara Larangan Cuti Sakit, Lebih dari 70 Pekerja di Inggris Tertular Corona

Lebih dari 70 pekerja pabrik dinyatakan positif virus Corona. Sebelumnya, manajer operasi perusahaan tersebut melarang para karyawannya mengambil cuti selama pandemi dengan ancaman pemecatan termasuk cuti karena sakit.
Karyawan di pabrik makanan Bakkavor di Newark, Nottinghamshire, Inggris, mencatat 72 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi positif pada perusahaan tersebut, hal ini disampaikan Dewan Kabupaten Nottinghamshire. Para dokter di National Health Service (NHS) menjalankan pengujian di pabrik hingga 19 Agustus dan akan memungkinkan sebanyak 1.600 karyawan untuk dites Corona.

Dikutip dari The Sun, sebanyak 701 pekerja telah dites Corona dan 33 anggota staf telah kembali bekerja setelah mengisolasi diri karena mereka dinyatakan cukup sehat untuk bekerja. Staf di pabrik sebelumnya mengatakan kepada media lokal bahwa protokol kesehatan seperti jaga jarak tidak diterapkan di sana, mereka yang kembali dari tempat banyaknya kasus virus Corona juga tidak diminta untuk mengisolasi diri.

Pada April lalu, manajer operasi Sean Madden secara diam-diam terekam memberi tahu staf di pabrik Bakkavor di London Utara ini bahwa mereka akan dipecat jika tidak masuk kerja. Dalam penjelasan staf, dia mengatakan perusahaan telah mengalami penurunan jumlah pesanan.

Dia mengklaim sebagian besar pekerja yang masuk selama lockdown diberlakukan tidak terpapar Corona. "Orang-orang yang tidak mau repot-repot kembali bekerja, Anda tahu, mereka akan menjadi orang pertama yang harus kita singkirkan," jelas para pekerja terkait apa yang dikatakan Mr Madden.

Namun, juru bicara perusahaan tersebut akhirnya meminta maaf kepada staf atas 'kesalahan komunikasi atau kekhawatiran yang ditimbulkan', dan mengatakan bahwa mereka menanggapinya 'dengan sangat serius'.

"Manajer tersebut telah diberi cuti dan sebelum kembali bekerja, dia akan melakukan pelatihan lebih lanjut seputar peran dan tanggung jawabnya dan standar tinggi yang kami harapkan dari seorang manajer Bakkavor," lanjut jubir perusahaan tersebut.

"Saran kami untuk semua staf kami adalah untuk tetap di rumah jika mereka merasa tidak sehat atau yakin mereka memiliki gejala atau jika mereka mengisolasi diri karena anggota rumah tangga mereka menunjukkan gejala," pungkasnya.
https://indomovie28.net/yanbian-ladys-sweet-sex-and-love-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar