Aktor senior Bollywood Sanjay Dutt didiagnosis mengidap kanker paru-paru stadium empat. Sebelumnya, ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Lilavati, Mumbai, India, pada Sabtu (8/8/2020) setelah keluhkan sesak napas.
Dikutip dari laman Hindustan Times, pihak rumah sakit pun memastikan aktor tersebut apakah terinfeksi Corona atau tidak. Namun hasil tes menunjukkan ia tidak terinfeksi virus Corona.
"Saat dibawa ke rumah sakit, saturasi oksigennya rendah. Tapi ketika laporan COVID-19 negatif, dia menjalankan analisis kanker dan hasilnya positif," jelas dokter yang merawat aktor (61), Dr Jalil Parker.
Namun pada Selasa (11/8/2020), aktor tersebut mengumumkan bahwa dirinya akan mengambil 'istirahat sejenak' atau vakum dari dunia hiburan untuk menjalankan perawatan medis.
"Hai teman-teman, saya sedang istirahat sejenak dari pekerjaan untuk beberapa perawatan medis," ujar Sanjay.
Sebelumnya pada Sabtu (8/8/11), Sanjay Dutt sempat menyapa penggemarnya lewat Twitter dan membeberkan kondisi terkininya. Dia mengaku, kondisinya jauh lebih baik dan sudah dipindahkan dari UGD ke ruang perawatan biasa dan mengatakan bahwa ia negatif COVID-19.
China Kembali Temukan Jejak Corona di Kemasan Seafood Beku
Otoritas berwenang di China baru-baru menemukan virus Corona COVID-19 pada kemasan makanan laut beku impor yang datang dari kota pelabuhan Dalian. Virus Corona didapati di kemasan luar makanan laut beku yang dibeli oleh tiga perusahaan di Yantai, di Provinsi Shandong Timur.
Dikutip dari laman CNA, pemerintah kota Yantai mengatakan bahwa makanan laut tersebut berasal dari pengiriman impor yang sempat singgah di pelabuhan Dalian. Namun tidak disebutkan lebih lanjut dari mana asalnya.
Sebelumnya pada bulan Juli lalu, petugas bea cukai di Dalia, pelabuhan utama di provinsi timur laut Liaoning, menemukan virus Corona dalam kemasan udang beku yang diimpor dari Ekuador, dan China kemudian menangguhkan impor dari tiga produsen udang Ekuador.
Sebagian makanan laut yang dibeli tiga perusahaan Yantai telah diproses untuk ekspor, sedangkan sisanya disimpan di kulkas dan belum masuk pasar.
Pihak berwenang pun telah menutup barang-barang tersebut. Setiap orang yang menangani produk makanan beku tersebut kini tengah dikarantina dan telah dinyatakan negatif virus Corona COVID-19.
Virus Corona COVID-19 di kota Dalian dimulai pada akhir Juli lalu, dengan kasus pertama muncul di sebuah perusahaan pengolahan makanan laut. Sementara hingga Minggu (9/8/2020), Dalian melaporkan jumlah infeksi virus Corona mencapai 92 kasus.
COVID-19 diyakini pertama muncul di pasar yang menjual makanan laut dan satwa liar di kota Wuhan, China pada akhir 2019 lalu. Sejak saat itu, wabah COVID-19 menyebar ke seluruh dunia dengan beberapa kasus baru dibawa oleh pelancong China yang kembali ke negara asalnya.
Berdasarkan laporan dari Worldometers, hingga saat ini Rabu (12/8/2020), China mencatatkan total kasus virus Corona mencapai 84.712 dengan 4.634 kematian.
https://indomovie28.net/sucker-punch-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar