Sabtu, 08 Agustus 2020

Studi Baru Perkuat Bukti Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara

Para peneliti di Universitas Nebraska Medical Center memberikan bukti baru terkait risiko penyebaran Corona di udara. Mereka mengumpulkan sampel udara di dalam ruangan perawatan pasien COVID-19.
Dikutip dari Medical Xpress, hasil studi yang dimuat dalam Nature Scientific Reports, melakukan pengumpulan sampel udara di setiap ruang isolasi dengan 13 pasien Corona. Sampel udara diambil dari 11 ruang isolasi.

Hasilnya ditemukan, ada kontaminasi virus pada semua permukaan yang biasa digunakan di ruang isolasi, dan jumlah virus atau viral load dilaporkan di udara sangat tinggi. Demikian pula pada sampel udara dari lorong di luar kamar pasien Corona.

Hal ini memperkuat bukti virus Corona bisa bertahan di udara dan banyak barang yang biasa digunakan terkontaminasi, termasuk fasilitas kamar mandi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien COVID-19, bahkan mereka yang hanya memiliki gejala ringan, dapat menyebarkan virus. Pada akhirnya hal ini bisa mencemari permukaan dan memicu risiko penularan Corona.

"Studi seperti ini diperlukan untuk memahami tindakan pencegahan yang tepat bagi petugas kesehatan dan orang lain yang merawat pasien," kata Joshua Santarpia, ahli patologi dan mikrobiologi dari University of Nebraska Medical Center.

"Penelitian yang sedang berlangsung ini akan terus meningkatkan pemahaman tentang penularan COVID-19 dan membantu mengidentifikasi cara untuk meningkatkan keamanan dalam perawatan pasien COVID-19," tambahnya.

Peneliti tersebut menyarankan untuk rutin melakukan pembersihan dengan hati-hati serta melakukan disinfeksi ke berbagai permukaan, termasuk kamar mandi. Mereka juga merekomendasikan untuk penggunaan alat pelindung diri yang memadai.

"Studi ini meningkatkan pengetahuan kami tentang stabilitas dan penyebaran SARS-CoV-2 di lingkungan dalam ruangan," kata Joanna Shisler, direktur program di Divisi Sistem Organisme Integratif NSF, Amerika.

"Informasi tersebut dapat membantu kami memahami cara membersihkan dan menjaga kamar serta bangunan secara umum agar mengurangi kemungkinan penyebaran virus Corona," tambahnya.

5 Alasan untuk Tidak Melewatkan Sesi Bercinta Pagi Ini

 Kalau selama ini rutinitas pagimu hanya seputar mandi, menyiapkan sarapan, atau meneguk secangkir kopi, tidak ada salahnya untuk memulai hari dengan bercinta pagi ini. Meski sebagian besar menganggap aktivitas ini kurang pas karena biasanya dilakukan saat malam, namun ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan morning sex atau bercinta di pagi hari.
Bercinta di pagi hari ternyata bisa bikin mood kamu tetap baik dan stabil selama menjalani sisa hari. Bahkan menurut pakar seks, pasangan yang rutin bercinta di pagi hari terlihat sehat dan bahagia.

Berikut 5 alasan untuk tidak melewatkan sesi bercinta pagi ini seperti yang dikutip detikcom dari berbagai sumber.

1. Bisa meningkatkan mood
Seks di pagi hari akan menjadi awal yang baik untuk memulai hari. Menurut sebuah survei tahun 2014 oleh University of Cincinnati, seks pagi hari adalah pereda stres alami dan efeknya dapat berlangsung selama tujuh hari. Ini berarti kamu tak akan merasa bad mood sepanjang minggu!

Seks di pagi hari juga bisa memperdalam hubungan bersama pasangan. Ini akan membantu mengubah pagi hari dari jam sibuk menjadi waktu favorit Anda di hari itu

2. Morning sex baik untuk sistem kekebalan tubuh
Hubungan seks di pagi hari juga meningkatkan kadar IgA, antibodi yang membantu tubuh memerangi infeksi. Endorfin yang dilepaskan saat orgasme ketika melakukan hubungan seks di pagi hari juga membantu mengurangi rasa sakit kepala, yang mungkin muncul di kemudian hari. Anggap saja ibuprofen alami

"Ini seperti mengonsumsi vitamin harian, hanya saja dengan cara yang lebih menyenangkan," kata pakar seks Emily Morse, PhD, dikutip dari Womens Health Magazine.

3. Bikin awet muda
Orgasme adalah makeup alami. "Darah mengalir deras ke seluruh bagian tubuh, termasuk wajah," kata terapis seks Erica Evans-Weaver, PhD. Pada dasarnya, pipi dan wajah Anda akan terlihat lebih baik bahkan tanpa memakai riasan.

Hubungan seks di pagi hari juga merangsang produksi hormon oxytocin, beta endorphins, dan masih banyak lagi yang sangat baik untuk tubuh. Sebuah penelitian menyimpulkan orang yang lebih sering melakukan morning sex juga akan terlihat lebih muda.

4. Bisa sekalian 'olahraga'
Memang sih berhubungan seks di pagi hari tidak sama dengan berlari di treadmill selama satu jam. Tapi bercinta juga bisa dikatakan sebagai aktivitas yang mampu membakar kalori.

menurut penelitian dari Harvard Medical School, bercinta membakar sekitar lima kalori per menit yang setara dengan jalan kaki sekitar kompleks. Sesi bercinta selama 30 menit juga bisa membakar 90 kalori.
https://cinemamovie28.com/goat/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar