China kembali menjadi sorotan dunia. Sebab, baru-baru ini China melaporkan adanya kasus infeksi virus yang disebabkan oleh gigitan kutu atau dikenal dengan tick-borne.
Dikutip dari Firstpost, virus yang telah menginfeksi sedikitnya 60 orang dan menewaskan 7 korban ini telah diidentifikasi sebagai penyebab penyakit severe fever with thrombocytopenia syndrome (SFTS).
Sebelum SFTS, China juga sempat melaporkan beberapa kasus wabah penyakit, seperti pes, virus flu babi G4, dan virus Corona COVID-19 yang hingga kini masih berlangsung dan telah menjadi pandemi di dunia.
Lantas mengapa begitu banyak penyakit 'unik' timbul di China?
Menurut ahli penyakit tropik infeksi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Adityo Susilo, SpPD-KPTI, kemungkinan ada beberapa faktor yang menyebabkan begitu banyak penyakit 'unik' atau jarang terdengar yang justru kerap muncul di China. Salah satunya adalah dari faktor gaya hidup masyarakat di negara itu.
"Saya kurang tahu persisnya, tapi yang pasti sih penduduknya banyak, terus kurang lebih juga berkaitan dengan gaya hidup kebersihan lingkungan dan lain-lain. Jadi saya juga nggak tahu kenapa China? Kita nggak bisa mengstigmatisasi juga," kata dr Adityo kepada detikcom, Minggu (9/8/2020).
"Tapi secara logikanya China penduduknya padat kemudian kebersihannya kurang dan pada akhirnya mungkin paparan terhadap penyakit kalau kemarin kan COVID, misalnya, pola makan ekstrim. Kalau ini kan bukan berkaitan dengan pola makan, tapi barangkali kebersihan dan kontak dengan hewan," jelasnya.
Selain itu, dr Adityo juga menjelaskan bahwa awal mula dilaporkannya kasus tick-borne ini berada di area perkampungan di China, yang mungkin saja banyak peternakan di daerah tersebut. Terlebih dalam sebuah studi tahun 2015, beberapa spesies kutu penyebab SFTS ini hidup di domba, sapi, anjing, dan kucing.
Meski begitu, dr Adityo menyatakan kekagumannya terhadap China karena mereka memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mendiagnosis sebuah penyakit.
"Maksudnya, dia (China) di satu sisi padat penduduk terus agak jorok, tapi di sisi lain dia bisa mendiagnosis penyakit-penyakit dalam tanda kutip yang jarang dan aneh gitu," tuturnya.
Hati-hati, Ini 4 Tanda Kamu Sudah Terlalu Sering Masturbasi
Masturbasi dari sisi kesehatan dianggap hal yang normal dilakukan karena memiliki manfaat. Salah satunya, dapat menghilangkan stres.
Dilansir dari Men'shealth, survei tahun 2009 yang melakukan pengamatan kepada 2.500 pria di Amerika menunjukkan 27 persen pria berusia 30-39 tahun melakukan masturbasi seminggu sekali. Angka tersebut dapat berubah seiring bertambahnya usia.
"Seberapa sering Anda melakukan masturbasi, itu tidak menjadi masalah sampai hal itu mulai mempengaruhi hidup Anda dengan cara yang negatif," kata terapis seks, Dan Drake.
Dikutip dari Men'shealth, berikut 4 tanda-tanda kamu sudah terlalu sering masturbasi:
1. Menyakiti diri sendiri
Tobias Kohler, MD, ahli urologi di Southern Illinois University mengatakan bahwa beberapa pria yang sering melakukan masturbasi dapat melukai diri mereka sendiri. Contoh kasus yang sering terjadi seperti kulit lecet pada bagian penis, munculnya penyakit peyronie yang mengakibatkan penis menekuk ke samping, hingga penumpukan jaringan parut pada batang penis.
2. Jarang bersosialisasi
Sebelum kecanduan masturbasi, setiap weekend kamu mungkin rutin bertemu dengan teman-teman sekedar mengobrol bersama. Tetapi, seiring waktu berjalan, kamu merasa kegiatan tersebut membuang-buang waktu dan akhirnya lebih mengurung diri di kamar untuk melakukan masturbasi.
Pada akhirnya saat kecanduan masturbasi seseorang akan malas bersosialisasi, menyelesaikan pekerjaan, dan bahkan tidak tertarik untuk bercinta dengan pasangan.
3. Mengganggu kehidupan bercinta
Kohler menjelaskan beberapa pria yang sering melakukan masturbasi dengan satu jenis rangsangan seperti melihat film porno, maka ketika mereka benar-benar melakukan sesi bercinta dengan pasangannya akan kesulitan merasa puas. Sesi bercinta jadi terasa biasa saja dan menganggap film porno lebih seru.
4. Selalu memikirkannya
Tanda bahwa kecanduan masturbasi, secara tidak sengaja saat sedang beraktivitas pikiran selalu teringat pada adegan porno. Hal ini membuat timbulnya dorongan masturbasi yang sulit dikendalikan.
Jika kamu merasa terlalu sering masturbasi sehingga mengganggu aktivitas, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter.
https://nonton08.com/vampire-journals/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar