Para penggemar KPop terkejut dengan berita meninggalnya Yohan TST yang tiba-tiba. Terlebih hingga kini penyebab kematiannya juga tidak diketahui dan tidak diungkap oleh agensi. Sebelum meninggal secara misterius, Yohan TST sempat mengungkap keinginan terakhirnya yang bikin para penggemar semakin bersedih.
Hari ini, Yohan TST dikonfirmasi telah meninggal dunia di usia 28 tahun. Dilansir Soompi, idol yang pernah tergabung dalam boy band NOM tersebut menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Severance, Sinchon, Korea. Namun agensi KJ Music Entertainment yang membawahi Yohan TST tidak mengungkap alasan kematiannya yang membuat banyak orang mempertanyakan.
"Kami sedih harus menyampaikan berita sedih. Pada 16 Juni, member TST Yohan meninggal dunia. Keluarga almarhum sekarang sedang berduka. Keluarga telah meminta bahwa artikel media mengenai kematian Yohan, misalnya tidak membuat spekulasi mengenai kematiannya, dirahasiakan untuk alasan menghormati. Kami menyampaikan duka cita dengan meninggalnya Yohan," tulis agensi.
Yohan TST pertama kali debut sebagai bagian dari grup NOM di 2015. Namun sayangnya boyband tersebut bubar tak lama setelahnya. Ia kemudian bergabung dengan tiga member lain dalam TST (Top Secret) di 2017. Awal tahun ini, grup tersebut merilis album single berjudul 'Count Down'. Yohan TST pun cukup aktif berbincang dengan fans mereka melalui VLive.
Setelah meninggal secara misterius, banyak penggemar beralih ke Instagram Yohan TST. Mereka pun menemukan postingan terakhir Yohan TST yang mengungkapkan keinginannya yang mungkin belum terlaksana. "Aku ingin pergi liburan," tulisnya dalam foto saat sedang mengunjungi pantai.
Absen Main Film, Emma Watson Jadi Dewan Direksi Perusahaan Induk Gucci
Mulai jarang muncul di dunia perfilman, Emma Watson ternyata menseriusi karier di industri fashion. Ia terpilih sebagai salah satu anggota dewan direksi grup fashion Kering yang menaungi Gucci dan Saint Laurent.
Kering menunjuk Emma Watson untuk memimpin komite sustainability yang mengurusi kaitan industri mode dengan isu lingkungan.
Di samping Emma Watson, nama lain yang ikut bergabung antara lain Tidjane Thiam dan Jean Liu. Punya jam terbang lama di dunia korporasi, keduanya akan memperkuat tim bisnis Kering.
"Kehadiran sosok-sosok intelektual yang datang dari latar belakang berbeda dan kaya pengalaman ini akan sangat penting bagi masa depan organisasi kami," ungkap Pemimpin Kering François-Henri Pinault dalam pernyataan resminya saat mengumumkan nama-nama tersebut, Selasa (16/5/2020), seperti dikutip WWD.
Lahir di Paris, Prancis, 30 tahun lalu, Emma Watson mulai dikenal sebagai aktris cilik setelah memerankan karakter Hermione Granger di film Harry Potter.
Di luar dunia perfilman, Emma Watson aktif mengampanyekan kesetaraan. Pada 2014, PBB menjadikan Emma sebagai United Nations Global Goodwill Ambassador. Berpidato di sidang PBB, aktivis feminisme ini meluncurkan kampanye HeForShe yang mengajak para pria untuk mendukung kesetaraan gender.
Beberapa tahun terakhir, aktris yang juga model ini menaruh perhatian pada sustainable fashion. Ia bahkan sempat berkolaborasi dengan desainer Alberta Ferretti untuk meluncurkan koleksi kapsul busana ramah lingkungan pada 2011.
Ajang promosi film serta acara-acara penghargaan pun dimanfaatkannya untuk mempromosikan sustainable fashion. Saat mempromosikan film 'Beauty and the Beast', Emma Watson membuat akun Instagram khusus yang memperlihatkan gayanya yang stylish dalam baju ramah lingkungan.
Saat ini, Emma Watson sedang beristirahat dari dunia film. Dilihat di situs IMDb, aktris pemenang MTV Movie + TV Awards 2017 ini sedang tak terlibat dalam produksi film apapun. Film terakhirnya, 'Little Women', dirilis pada 2019.
https://cinemamovie28.com/true-love-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar