Selasa, 16 Juni 2020

Ilmuwan China Klaim Strain Corona Gelombang Kedua Berasal dari Eropa

 China kembali melaporkan lonjakan kasus harian tertinggi setelah 2 bulan dinyatakan bebas dari virus Corona COVID-19. Lebih dari 50 orang dinyatakan positif Corona di pasar Xinfadi, Beijing.
Dikutip dari The Sun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggambarkan wabah Corona di China sebagai 'peristiwa penting' karena asal usulnya belum pasti. Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlan telah meminta pejabat setempat untuk mengambil langkah tegas demi mencegah penyebaran.

Yang Peng, ahli dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Beijing, membahas lonjakan kasus baru dalam wawancara televisi pada hari Minggu, mengklaim bahwa urutan genom dari strain virus di China berasal dari Eropa. Namun pihak berwenang juga mengatakan mereka masih berusaha memahami bagaimana virus ditransmisikan ke pasar grosir Xinfadi.

"Sekuensing genom menunjukkan strain sebenarnya dari Eropa, peneliti bekerja untuk menentukan dengan tepat bagaimana mereka telah mencapai pasar," ujar Yang.

Yang, mengatakan ada dua kemungkinan yang diteliti tentang bagaimana virus itu masuk ke pasar. "Seseorang mungkin melalui makanan laut atau daging yang terkontaminasi (diimpor dari luar negeri)" jelasnya.

"Epidemi di negara lain masih sangat parah," sebut Yang.

Teori lainnya adalah bahwa virus Corona dibawa ke pasar oleh orang-orang yang menyebarkan virus melalui bersin dan batuk.

Sering 'Ngulet' Saat Bangun Tidur? 3 Manfaat Ini Bisa Kamu Dapatkan

Salah satu kebiasaan seseorang saat bangun tidur adalah melakukan peregangan atau yang biasa dikenal ngulet. Kebiasaan ini merupakan reaksi spontan tubuh saat bangun dari tidur.
Meskipun sudah menjadi kebiasaan sebagian orang, banyak yang tidak menyadari manfaatnya bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat ngulet saat bangun tidur yang dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

1. Mengembalikan fleksibilitas otot
Di saat tertidur, otot tubuh biasanya dalam keadaan kaku serta terasa tegang akibat posisi berbaring dalam waktu yang lama. Kebiasaan melakukan ngulet secara tidak sadar saat bangun dapat mengembalikan fleksibilitas otot, di antaranya fleksibilitas otot tangan, belakang leher, hingga kaki.

2. Meningkatkan sirkulasi darah
Melakukan peregangan atau ngulet diketahui dapat membuat sirkulasi darah berjalan dengan lancar. Selain membuat otot kaku dan tegang, tidur atau berbaring dalam waktu yang lama dapat menghambat peredaran darah seseorang. Jadi ketika melakukan peregangan, darah akan lebih cepat mengalir semua bagian tubuh termasuk otot.

3. Menurunkan tingkat stres
Ngulet saat bangun pagi juga bermanfaat untuk menghilangkan stres dan ketegangan. Saat ngulet, tubuh menghasilkan endorfin yang dapat menimbulkan rasa senang.

Nah, melakukan peregangan juga membuat tubuh akan lebih positif menjalani hari

Sukses Membentuk Antibodi, 3 Vaksin Corona Ini Dinilai Menjanjikan

Para ilmuwan di seluruh dunia berlomba-lomba menciptakan vaksin yang efektif untuk menangkal virus Corona COVID-19. Salah satu kriteria yang diamati adalah terbentuknya respons kekebalan berupa antibodi di dalam tubuh.
Dari sekian banyak riset, ada beberapa yang hasilnya cukup menjanjikan. Uji klinis pada manusia menunjukkan vaksin-vaksin tersebut aman dan yang terpenting sukses membentuk antibodi yang membuat seseorang punya kekebalan.

Beberapa vaksin yang hasil uji klinisnya dinilai menjanjikan adalah sebagai berikut.

1. Ad5-nCoV
Dikutip dari Sciencedaily, vaksin Ad5-nCoV termasuk salah satu kandidat vaksin yang potensial. Uji klinis fase 1 menunjukkan produk ini aman, ditoleransi dengan baik, dan mampu membentuk respons imun terhadap SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19.

Vaksin ini dikembangkan oleh Beijing Institute Biotechnologies dan CanSino Biological. Hasil uji klinis pada manusia dipublikasikan di jurnal The Lancet.

2. CoronaVac
Vaksin buatan Sinovac Biotech ini diklaim sukses membentuk respons imun yang menunjukkan adanya potensi melawan infeksi virus Corona COVID-19. Uji klinis fase 1 dan 2 dilakukan di China dengan melibatkan 743 relawan, dan kini tengah memasuki uji klinis fase 3.

"Penelitian di fase I dan II kami menunjukkan CoronaVac aman dan dapat memicu respons kekebalan," tutur CEO Sinovac Weidong Yin dalam sebuah pernyataan dikutip dari STAT News.

3. mRNA-1237
Perusahaan bioteknologi Amerika Serikat, Moderna, juga melaporkan hasil menggembirakan dari vaksin Corona yang dikembangkannya. Vaksin bernama mRNA-1237 tersebut beberapa waktu lalu telah diujikan pada 45 orang berusia 18-55 tahun dan menunjukkan terbentuknya antibodi.

Sukses dengan pengujian awal, mRNA-1237 akan menjalani pengujian fase 3 dengan 30 ribu sukarelawan pada Juli 2020.
https://indomovie28.net/womens-boarding-house-3/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar