Selasa, 16 Juni 2020

Protokol Kesehatan dari Berangkat Sampai Pulang Kantor ala dr Reisa

Anggota tim komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro beberapa kali membagikan protokol kesehatan yang bisa diikuti para karyawan. Hal ini menyusul kembali aktifnya kegiatan perkantoran di era new normal atau kenormalan baru.
Protokol-protokol kesehatan tersebut penting diterapkan demi melindungi diri dan orang sekitar dari ancaman virus Corona COVID-19.

"Jadilah pelindung keluarga yang handal. Tetap produktif dan tetap menjaga keluarga aman dari COVID-19," kata dr Reisa dalam video yang disiarkan BNPB, Senin (15/6/2020).

Berikut protokol kesehatan untuk karyawan mulai dari berangkat sampai pulang kantor:

Protokol kesehatan transportasi umum
Pilih mode transportasi yang memungkinkan untuk jaga jarak minimal satu meter dengan orang lain.
Selalu gunakan masker di tempat yang ramai.
Jangan taruh tas atau barang bawaan di kursi dan lantai transportasi umum.
Hindari makan dan minum di transportasi umum untuk cegah risiko kontaminasi.
Langsung cuci tangan usai memegang uang atau resi dari orang lain.

Protokol kesehatan di kantor
Manajemen diharap mengatur jam masuk karyawan menjadi dua bagian (shift). Tujuannya untuk menghindari kerumunan.
Atur tempat duduk sehingga ada jarak aman. Bila memungkinkan meja kerja tiap karyawan diberi sekat.
Jangan sembarangan lepas masker meski sudah di kantor. Usahakan masker selalu dipakai.
Cuci tangan dengan air dan sabun setiap menyentuh peralatan kantor yang dipakai bersama.
Bila tempat cuci tangan sulit dijangkau maka sediakan hand sanitizer.
Rutin disinfeksi meja kerja.
Bawa bekal sendiri dari rumah dan jangan bergerombol ketika sedang istirahat.

Protokol pulang ke rumah
Disinfeksi alas kaki dan barang bawaan dari kantor.
Jangan menyentuh benda di dalam rumah sebelum mencuci tangan dengan air dan sabun.
Langsung mandi dan ganti pakaian yang bersih.

Pria India Meninggal Usai Klaim Mampu Sembuhkan Pasien Corona dengan Cium Tangan

Pria asal India mulanya menawarkan cara tidak biasa untuk mencegah dan menyembuhkan pasien Corona. Caranya adalah dengan mencium tangan pria ini.

Dikutip dari New York Post, pria bernama Aslam Baba memberi tahu para pengikutnya di Ratlam, India, agar melakukan cara ini. Disebutkan, mencium tangannya mampu membuat segala beban penyakit hilang termasuk virus Corona COVID-19.

Namun, Baba, istilah umum untuk seorang penatua yang bijak di India terbukti positif Corona pada 3 Juni dan meninggal di hari berikutnya, demikian laporan The Print. Pejabat setempat juga melakukan swab test ke 40 orang yang telah melakukan kontak dengannya. Hasilnya, sebagian orang dinyatakan positif virus Corona COVID-19.

"Dua puluh dari mereka, termasuk tujuh dari keluarganya, telah dinyatakan positif Corona," kata departemen kesehatan Ruchika Chouhan, sekaligus menegaskan tes lain masih menunggu hasil.

"Setidaknya ada 29 pria yang dilaporkan menawarkan pengobatan serupa," kata para pejabat India.

Badan kesehatan lokal kini tengah mengidentifikasi 29 orang yang melakukan praktik serupa. Mereka disebut akan menjalani karantina.
https://indomovie28.net/yu-gi-oh-vrains-episode-104-subtitle-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar