Rabu, 19 Agustus 2020

Cerita Lee Jong Suk yang Punya Scopophobia, Ketakutan Dilihat Banyak Orang

Jadi orang terkenal, sudah tentu seorang selebriti akan selalu jadi perhatian publik. Siap tidak siap mereka pun harus berani berbicara di depan banyak orang terutama ketika harus hadir di konferensi pers atau acara penghargaan.

Tidak mudah memang menjaga kestabilan emosi di depan banyak orang. Khususnya bagi Lee Jong Suk, tampil di hadapan jutaan pasang mata, bisa menjadi sebuah siksaan baginya.

Aktor yang terkenal lewat serial 'I Can Hear Your Voice' ini diketahui memiliki Scopophobia parah, yakni ketakutan menerima perhatian dari banyak orang. Dalam berbagai acara yang dihadirinya, Lee Jong Suk kerap kali terlihat mengelap keringat di wajah dan lehernya dengan tisu.

Hal ini terjadi hampir setiap kali dia harus bicara di konferensi pers, jumpa fans atau ketika memberikan pidato di acara penghargaan. Selain berkeringat pria 30 tahun ini juga wajahnya selalu memerah setiap kali perhatian tertuju padanya saat dia harus berbicara.

Dalam salah satu wawancara, Lee Jong Suk mengakui kalau dia memang merasa gelisah ketika banyak sekali orang yang hadir di sekelilingnya. Kondisi phobia aneh yang dialami Lee Jong Suk ini juga pernah disebutkan Park Bo Young, lawan mainnya dalam film 'Blood-Boiling Youth'.

"Dia punya phobia perhatian. Kalau dapat terlalu banyak perhatian, dia akan mulai berkeringat dan wajahnya memerah. Dan dia tidak bisa bicara," kata Park Bo Young, ketika jadi bintang tamu di acara rasio 'Cultwo Show'.

Kenyataan bahwa Lee Jong Suk punya ketakutan terhadap perhatian orang pun sempat membuat netizen bertanya-tanya. Bagaimana dia bisa berakting di tengah banyaknya kru saat syuting?

"Gimana kalau dia akting ya?" komentar netizen.

Bisa jadi itu karena saat syuting dia harus konsentrasi dan fokus sehingga tidak terlalu menghiraukan yang ada di sekitarnya. Selain itu kru dan pemain adalah orang-orang yang sudah dikenalnya dengan baik jadi dia merasa lebih nyaman.

Di sisi lain ada pula netizen yang sudah menduga phobia yang dialami Lee Jong Suk.

"Aku sudah tahu tentang ini," tulisnya.

Ini Perawatan di Salon yang Tidak Bisa Dilakukan Lagi di Era New Normal

Salon dan barbershop sudah mulai dibuka kembali hari ini, Senin (15/6/2020). Namun di era new normal ini tidak semua perawatan di salon bisa dilakukan.

Protokol Pencegahan virus Corona untuk salon telah disusun berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta masukan dari Kementerian Kesehatan, Komunitas Industri dan Pengusaha Salon (KIPS), dan PT L'Oréal Indonesia.

Dalam izin yang telah disepakati, salon hanya eksklusif untuk rambut saja. Perawatan lain seperti manikur dan pedikur ditiadakan untuk sementara. Begitu juga dengan refleksi.

"Izin yang diberikan hanya eksklusif rambut, karena kita salon rambut. Untuk manikur dan pedikur, refleksi dan lainnya itu kita belum bisa menjalankannya. Saat ini full untuk rambut saja," ujar hairdresser Alfons di salonnya di Panglima Polim, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2020).

Hal utama yang perlu dilakukan pelanggan adalah melakukan reservasi terlebih dahulu. Kini, pelanggan salon tidak bisa langsung datang ke salon, mengingat pembatasan orang di dalam ruangan.

"Reservasi dibuat di depan, dan konsultasi secara virtual jadi sebelum tamu datang hairdresser sudah tau tamu ingin melakukan servis apa," jelas Alfons.

Mengingat waktu treatment di salon pun kini dibatasi. Jika dulu bisa berlama-lama di salon, kini pelanggan paling lama melakukan perawatan maksimal 120 menit.

"Ada imbauannya tidak lebih dari dua jam. Kalau ada perawatan rambut yang sampai tiga setengah jam, kita siasati dengan dua kali visit," tambah Alfons.
https://kamumovie28.com/high-school-girl-2/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar