Jumat, 14 Agustus 2020

Hits di Drama Korea, Psikolog Bagikan Tips Butterfly Hug

 Drama korea 'It's Okay to Not be Okay' yang diperankan Kim Soo Hyun dan Seo Yu Ji tengah booming. Salah satu hal yang menjadi sorotan dari drama tersebut adalah teknik 'butterfly hug'.
Teknik pelukan yang menenangkan ini muncul di episode kedua, ketika Moon Gang Tae (Kim Soo Hyun) mengajarkan metode ini kepada Ko Moon Young (Seo Ye Ji) yang saat itu sedang marah. Tujuan Moon Gang Tae sendiri ingin membuat Ko Moon Young menjadi lebih tenang dalam menghadapi emosinya.

Ternyata, teknik butterfly hug ini bukan rekaan. Menurut Veronica Adesla, psikolog klinis dari Personal Growth, metode 'butterfly hug' memang sudah ada sejak lama. Teknik ini digunakan untuk menenangkan trauma dan kecemasan dari para korban bencana badai Pauline di Meksiko.

Seiring perkembangannya, metode ini digunakan para psikolog klinis untuk menenangkan setiap orang saat emosi, seperti amarah, cemas, dan traumatik yang berlebihan.

Berikut teknik melakukan 'butterfly hug' menurut Veronica Adesla:

1. Silangkan kedua tangan
Posisi kedua tangan berada di depan dada sambil menyilang. Atur juga posisi jempol agar berada di atas tulang bagian pundak.

2. Tepuk pundak
Tepuk pundak dengan kedua tangan secara pelan sambil membayangkan hal yang membuatmu kesal. Dengan melakukan tapping atau tepukan, dapat memberikan rangsangan ketenangan dalam dirimu.

3. Atur pernapasan
Dalam posisi tetap menepuk pundak, tarik napas secara dalam, usahakan napas itu membuat perut mengembung, lalu keluarkan dengan pelan. Atur ritme masuk-keluarnya pernapasan secara konsisten sebanyak maksimum 8 kali selama satu menit.

4. Lakukan terus hingga perasaan dan pikiranmu membaik
Biasanya, durasi terbaik yang dibutuhkan untuk melakukan butterfly hug adalah 2-3 menit. Akan tetapi, Veronica tidak mematok target durasi tersebut. Ia menyarankan untuk melakukan butterfly hug hingga perasaan dan pikiranmu terasa baik.

"Kalau kamu sudah merasa better dan cukup saat melakukan butterfly hug, iya sudah boleh berhenti melakukannya," ujar Veronica saat dihubungi detikcom, Kamis (13/08/2020).

Tidak hanya itu, Veronica juga menyampaikan bahwa metode butterfly hug dapat ditambah dengan melakukan humming atau bersenandung. Bahkan bisa juga diiringi dengan lagu. Namun, hal ini hanya menjadi pilihan saja saat melakukan butterfly hug.

Dari Salmon hingga Sayap Ayam, China Temukan Jejak Corona di Kemasan Beku

Baru-baru ini pemerintah kota Shenzhen, China, melaporkan adanya jejak virus Corona di dalam kemasan beku yang diimpor. Kali ini virus Corona terdeteksi pada kemasan ayam beku (chicken wings) yang diimpor dari Brasil.
Pusat Pengendalian Penyakit China pun menguji sampel yang diambil dari permukaan sayap ayam beku sebagai bagian dari pemeriksaan rutin pada hasil laut impor, makanan, dan produk daging.

Pemeriksaan terhadap bahan makanan impor ini pun dilakukan sejak Juni lalu, ketika wabah virus Corona ditemukan di pasar makanan laut Xinfadi di Beijing.

Selain sayap ayam yang terkontaminasi virus Corona, berikut beberapa makanan impor yang terkontaminasi oleh virus Corona, dikutip dari berbagai sumber.

1. Ikan salmon
Wabah virus Corona COVID-19 yang merebak di Beijing, China, memunculkan spekulasi tentang kaitannya dengan ikan salmon beberapa waktu lalu. Pejabat kesehatan setempat menyelidiki dan menemukan jejak virus pada talenan penjaja salmon impor di pasar Xinfadi yang diduga menjadi kluster baru penyebaran Corona di Beijing.

Hal tersebut menjadikan seluruh supermarket di Beijing membuang salmon dari rak dagangan mereka dan pedagang di China sementara waktu berhenti untuk mengimpor salmon.

Wu Zunyou, kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China (CDC) mengatakan mengatakan masih belum bisa dipastikan apakah benar virus Corona COVID-19 berasal dari ikan salmon. Sebab sangat tidak mungkin ikan menjadi sumber penularan Corona.

"Kita tidak bisa menyimpulkan salmon adalah sumber infeksi hanya karena Corona terdeteksi pada talenan," jelas Wu dikutip dari CGTN.

2. Udang beku
Pemerintah China temukan virus Corona pada kemasan udang beku impor. Namun penemuan tersebut bukan berarti virus Corona bisa ditularkan melalui kemasan makanan.

Direktur Jenderal Biro Keamanan Pangan Impor dan Ekspor di bawah Administrasi Umum Kepabeanan China, Bi Kexin, mengatakan pihaknya menemukan enam sampel yang terpapar virus Corona dari 223 ribu sampel yang diuji pada makanan beku impor.

Dikutip dari laman South China Morning Post, pengambilan sampel dilakukan sebagai langkah pencegahan pemerintah China usai munculnya kasus COVID-19 di Beijing yang berasal dari pasar makanan.

Bi Kexin mengatakan dalam kasus terbaru virus ditemukan pada bagian luar kemasan makanan udang beku dari tiga perusahaan Ekuador. Sementara isinya sendiri ketika diuji memberikan hasil negatif.
https://kamumovie28.com/godzilla-king-of-the-monsters/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar