Kasus positif virus Corona COVID-19 akhirnya tembus angka 20 juta pada Senin (10/8/2020). Amerika Serikat, Brazil, dan India menyumbang lebih dari separuh di antaranya.
Amerika Serikat mencatatkan lebih dari 5 juta kasus positif dengan 166 ribu kematian, Brazil di urutan kedua mencatatkan 3 juta kasus positif dengan 101 ribu kematian. India berada di tempat ketiga dengan 2 juta kasus dan 45 ribu kematian.
Menurut data organisasi kesehatan dunia WHO, COVID-19 telah menginfeksi lebih dari 4 kali lipat rata-rata jumlah pasien influenza dalam setahun. Angka kematian COVID-19 yang mencapai 728 ribu juga telah melampaui batas atas rentang kematian tahunan akibat influenza.
Reuters melaporkan, COVID-19 mengalami percepatan. Butuh waktu hampir 6 bulan untuk mencapai angka 10 juta kasus sejak pertama infeksi ditemukan pada awal Januari 2020 di Wuhan, China, lalu hanya butuh 43 hari untuk melipatgandakannya jadi 20 juta.
Para ahli meyakini, angka sesungguhnya bisa lebih tinggi lagi terutama di negara dengan kapasitas tes Corona yang terbatas.
Aktor Antonio Banderas Positif COVID-19
Aktor gaek Antonio Banderas mengumumkan dirinya terinfeksi virus Corona COVID-19. Kabar ini disampaikannya di Instagram bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-60.
"Halo semuanya, saya ingin mengumumkan hari ini, 10 Agustus, saya harus merayakan ulang tahun ke-60 sambil karantina, setelah positif COVID-19," tulis aktor berdarah Spanyol ini.
Dalam unggahannya, Banderas menyertakan fotonya semasa kecil. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya merasa baik-baik saja, hanya lebih letih dari biasanya dan optimistis akan pulih secepatnya.
"Saya akan memanfaatkan isolasi ini untuk membaca, menulis, beristirahat, dan melanjutkan bikin rencana untuk memulai memberi makna pada ulang tahun ke-60 yang telah memberi saya antusiasme penuh. Peluk erat untuk semua," tulisnya.
Banderas menambah panjang deretan selebriti yang terinfeksi virus Corona. Pekan lalu, aktris Alyssa Milano juga mengungkap bahwa dirinya akhirnya positif COVID-19 setelah beberapa tes sebelumnya menunjukkan hasil negatif.
Perlu Tahu! 5 Penyebab Sakit Kepala Saat Bangun Tidur
Pernahkah mengalami kepala nyut-nyutan saat bangun tidur? Ada banyak penyebab sakit kepala di pagi hari, mulai dari migrain hingga tanda-tanda gangguan kejiwaan.
Penyebab paling umum adalah sakit migrain. Namun adapula salah satu sakit langka, yang disebut sakit kepala hipnik atau hypnic headache syndrome. Pengidapnya cenderung mengalaminya jam 1-3 pagi dan berlangsung selama 30-60 menit.
Sesudah itu, sakit kepala akan hilang dengan sendirinya dan seseorang akan kembali tertidur pulas.
Nah jika sakit kepala itu muncul lagi saat bangun tidur, maka ada beberapa kemungkinan penyebabnya seperti dikutip dari Medical News Today:
1. Sleep apnea
Pengidap sleep apnea seringkali mengalami sakit kepala di pagi hari. Sleep apnea membuat pernapasan seseorang bisa terhenti sesaat ketika mereka tidur. Biasanya, pengidapnya sering mendengkur keras, terbangun secara tiba-tiba, membuat suara mendengus saat tidur, dan mengalami kantuk di siang hari.
2. Jam tidur yang tidak ideal
Menurut American Migraine Foundation, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat menyebabkan sakit kepala di pagi hari. Depresi, banyak pikiran, dan migrain juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami susah tidur. Dalam durasi tidur yang ideal, para ahli merekomendasikan agar orang dewasa bisa tidur selama 7-9 jam setiap malam.
3. Depresi atau mengalami kecemasan
Insomnia adalah gejala umum dari depresi dan kecemasan. Keduanya meningkatkan risiko mengalami sakit kepala di pagi hari. Pada 2004, para ilmuwan melakukan survei kepada hampir 19.000 orang untuk mempelajari tentang penyebab sakit kepala di pagi hari. Mereka menemukan bahwa adanya hubungan yang kuat antara sakit kepala di pagi hari dengan gangguan kecemasan dan depresi.
https://indomovie28.net/i-am-a-hero/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar