Rasa malas untuk segera mandi setelah berhubungan seks bisa berbuah petaka. Tapi tahukah kamu jika membiarkan diri berlama-lama di atas kasur dan tak bergegas mandi setelah bercinta bisa menyebabkan infeksi penyakit?
Maka dari itu, membersihkan diri usai bercinta sangat penting untuk dilakukan agar kamu terhindar dari berbagai macam penyakit. Berikut ini adalah 4 hal yang perlu kamu lakukan setelah berhubungan seks, seperti dikutip dari Asia One.
1. Buang air kecil
Buang air kecil setelah berhubungan seks nyatanya dapat membuatmu terhindar dari infeksi saluran kemih (ISK) lho! Terkadang bakteri dari daerah anal bisa berpindah ke sekitar vagina dan saluran kemih, maka agar hal itu tak terjadi kamu bisa mencegahnya dengan buang air kecil usai bercinta.
2. Periksa keputihan
Keputihan yang berwarna aneh bisa menjadi tanda infeksi atau pendarahan. Jadi pastikan untuk memeriksanya setelah berhubungan seks agar terhindar dari masalah kesehatan yang tak diinginkan.
3. Bersihkan alat kelamin
Sebaiknya bersihkan penis atau vaginamu usai bercinta untuk menghindari infeksi bakteri pada kelamin. Terutama pada vagina perlu kehati-hatian yang lebih ekstra dalam membersihkannya.
Kamu bisa menggunakan tisu basah yang cocok untuk area sensitif ketika membersihkan vagina. Tetapi jangan lupa untuk membersihkannya dari depan ke belakang agar terhindar dari ISK.
4. Cuci tangan
Saat berhubungan seks mungkin tanganmu sudah menyentuh apa pun untuk memuaskan pasangan, tetapi kamu perlu ingat untuk mencuci tangan setelahnya agar bakteri yang menempel dapat bersih kembali.
Ramai Diperbincangkan, Bisakah Obat Tradisional Sembuhkan COVID-19?
Virus corona COVID-19 yang berasal dari Wuhan, China, terus berkembang hingga berbagai negara. Di Indonesia sudah ada 19 orang yang dikonfirmasi terinfeksi virus ini.
Terkait hal tersebut, salah satu topik yang paling banyak dibagikan di media sosial adalah soal penyembuhan virus corona bisa dilakukan dengan obat herbal.
Dokter muda Clarin Hayes yang juga seorang Youtuber "Creators for Change Ammbassador" menjelaskan tanaman obat tradisional seperti jahe atau temulawak memang meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, dr Clarin menegaskan bukan berarti tanaman tersebut bisa disebut obat virus corona.
"Karena sejatinya virus bisa disembuhkan dan sembuh oleh sistem imun dari dalam tubuh kita sendiri," Menurut dr Clarin pada Senin (9/3/2020).
Menurut dr Clarin, lebih baik kita melakukan pencegahan dari dalam dan luar tubuh seperti olahraga yang teratur.
"Kita bisa melakukan pencegahan dari dalam seperti, olahraga yang teratur, makan yang bergizi, tidur yang cukup menurut WHO sekitar 8 jam. Itupun bisa kita lakukan penceghan," pungkasnya.
Suspek Pasien Virus Corona Terbaru di RSPI-SS Mengalami Infeksi Bakteri
Satu orang kembali menambah daftar pasien yang masuk kedalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspek virus corona COVID-19 di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso. Pemeriksaan pasien ke-10 ini sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang ada dan sesuai dengan tata laksana kondisi klinis pasien.
"Untuk kasus yang ke 10 ini tata laksananya sesuai dengan kondisi klinis. Jadi kalau kondisi klinisnya memang memerlukan infus memerlukan vitamin" ujar Ketua Pokja Penyakit Infeksi New Emerging dan Reemerging dr Pompini Agustina di RSPI Sulianti Saroso, Senin (9/3/2020).
dr Pompini mengatakan, pasien juga diberi antibiotik untuk mengatasi dan mencegah infeksi bakteri. Hal ini karena terdapat infeksi akibat bakteri pada tubuh pasien saat ditempatkan di ruang isolasi.
"Ada infeksi sekunder atau ada infeksi bakteri yang menyertai maka diberikan antibiotik, jadi pengobatan. Itu sudah sesuai dengan tata laksana untuk kasus-kasus seperti penyakit infeksi di saluran nafas" pungkasnya.
https://indomovie28.net/director/betty-bennett/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar