Senin, 15 Juni 2020

Dokter: Riwayat Sakit Jantung Mendominasi Kematian akibat Virus Corona

Tercatat lebih dari 3.400 orang meninggal akibat virus corona COVID-19 di seluruh dunia, hampir 3.000 di antaranya berada di China. Dokter jantung mencatat, mayoritas memiliki riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah.
"Lebih tepatnya dari kasus COVID-19 yang meninggal, 80 persen usia 60 tahun ke atas dan 75 persen sudah memiliki penyakit jantung dan pembuluh darah beserta stroke atau tumor," kata dr Vito A Damay, SpJP, dokter jantung dari RS Siloam Karawaci.

Dijelaskan, pasien dengan riwayat penyakit penyerta mengalami manivestasi yang lebih berat dari virus corona COVID-19. Termasuk di antaranya pasien dengan riwayat penyakit jantung dan pembuluh darah, maupun stroke dan tumor.

Infeksi virus, menurut dr Vito memicu reaksi akut dari masalah jantung dan pembuluh darah. Ketika tubuh berusaha melawan infeksi di paru-paru, jantung dan pembuluh darah ikut kepayahan menyuplai darah ke seluruh tubuh.

"Kemungkinan meninggalnya juga lebih tinggi. Tentu dengan catatan seberapa parah riwayat gangguan jantungnya. Usia yang lebih tua juga berpengaruh," tambah dr Vito.

8 Manfaat Teh Hitam Dikonsumsi Tiap Hari untuk Kesehatan

 Teh hitam adalah minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia, selain air putih. Teh hitam berasal dari tanaman Camellia sinensis dan sering dicampur dengan tanaman lain seperti Earl Grey.

Teh hitam lebih kuat rasa dan mengandung lebih banyak kafein daripada teh lainnya. Tetapi lebih sedikit mengandung kafein daripada kopi.


Teh hitam juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan karena mengandung antioksidan dan senyawa yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.


Sebuah penelitian menunjukkan kalau teh hitam dapat menurunkan berat badan dan melunturkan lemak di perut. Apalagi manfaat teh hitam?

Berikut 10 manfaat teh hitam untuk kesehatan dilansir dari healthline:

1. Memiliki Sifat Antioksidan

Antioksidan diketahui memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Mengonsumsinya dapat membantu menghilangkan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel dalam tubuh.


Hal ini nantinya dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis. Sebab teh hitam mengandung polifenol atau jenis antioksidan. Polifenol dapat meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.


2. Dapat Meningkatkan Kesehatan Jantung

Teh hitam mengandung kelompok antioksidan lain yang disebut flavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Selain teh, flavonoid dapat ditemukan dalam sayuran, buah-buahan, anggur merah, dan cokelat hitam.


Mengonsumsi teh hitam secara teratur dapat membantu mengurangi banyak faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, peningkatan kadar trigliserida dan obesitas.


Sebuah studi menunjukkan bahwa mereka yang minum tiga cangkir teh hitam per hari memiliki risiko 11% lebih rendah terkena penyakit jantung. Jadi menambahkan teh hitam ke rutinitas harian adalah cara mudah untuk memasukkan antioksidan ke dalam makanan dan berpotensi mengurangi risiko komplikasi kesehatan.


3. Dapat Menurunkan Kolesterol

Tubuh mengandung dua lipoprotein yang mengangkut kolesterol ke seluruh tubuh. Salah satunya adalah low-density lipoprotein (LDL), dan yang lainnya adalah high-density lipoprotein (HDL).


Beberapa penelitian telah menemukan bahwa mengkonsumsi teh dapat membantu mengurangi kolesterol LDL. Satu studi menemukan bahwa minum lima porsi teh hitam per hari mengurangi kolesterol LDL sebesar 11% dengan kadar kolesterol sedikit.

4. Dapat Meningkatkan Kesehatan Usus

Penelitian menemukan bahwa jenis bakteri dalam usus memainkan peran penting dalam kesehatan. Hal itu karena usus mengandung triliunan bakteri, serta 70-80% dari sistem kekebalan tubuh.

Polifenol yang ditemukan dalam teh hitam dapat membantu menjaga kesehatan usus. Selain itu, teh hitam mengandung sifat antimikroba yang membunuh zat berbahaya dan meningkatkan bakteri usus dan kekebalan dengan membantu memperbaiki lapisan saluran pencernaan.


5. Membantu Mengurangi Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi memengaruhi sekitar 1 miliar orang di seluruh dunia. Hal ini dapat meningkatkan risiko gagal jantung dan ginjal, stroke, kehilangan penglihatan, dan serangan jantung. Perubahan pola makan dan gaya hidup dapat menurunkan tekanan darah, salah satunya mengonsumsi teh hitam.


Sebuah studi menyebutkan peran teh hitam dalam menurunkan tekanan darah. Mereka yang minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama enam bulan mengalami penurunan tekanan darahnya.

6. Membantu Mengurangi Risiko Stroke

Stroke dapat terjadi ketika pembuluh darah di otak tersumbat atau pecah. Penyakit ini disebut menjadi penyebab kematian nomor dua di dunia.
https://indomovie28.net/captain-tsubasa-2018-episode-36-subtitle-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar