Sabtu, 19 Desember 2020

Heboh Prostitusi Online, Kenali Beragam Jenis Perilaku Seks Berisiko

 Jagat hiburan kembali dihebohkan dengan kasus prostitusi yang melibatkan aktris sekaligus model dengan inisial TA. Ia diamankan oleh personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar di salah satu hotel di kawasan Bandung pada Kamis (17/12/2020).

Prostitusi yang menyediakan jasa hubungan seksual dengan pasangan sesuai pesanan, sebetulnya termasuk perilaku seks berisiko. Pihak yang terlibat lebih mudah terkena penyakit menular seperti infeksi menular seksual (IMS).


Selain prostitusi, ada beberapa jenis atau aktivitas seks yang juga berisiko menularkan penyakit. Apa saja? Berikut rangkuman detikcom dari berbagai sumber.


1. Seks tanpa pelindung

Hubungan seks ini berarti bercinta secara vaginal, oral, ataupun anal tanpa menggunakan pengaman. Hal ini membuat pihak yang melakukan lebih mungkin tertular HIV atau infeksi menular seksual (IMS) lainnya.


Cairan seperti darah dan air mani mengalir dari dalam tubuh Anda ke pasangan saat berhubungan seks. Jika pasangan Anda memiliki HIV atau PMS lainnya, maka mereka dapat menularkan infeksi tersebut.


2. Gonta-ganti pasangan

Sering berganti pasangan saat berhubungan seks membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit seks menular. Risiko ini dapat dikurangi dengan hanya memiliki satu pasangan seks saja.


3. Seks anal

Seks anal adalah hubungan seks di sekitar area anal yang paling berisiko menularkan HIV dan IMS lainnya baik laki-laki maupun perempuan. Lapisan anus jauh lebih tipis dari vagina, sehingga bisa lebih mudah rusak dan rentan terhadap infeksi.


Hal tersebut dapat dicegah dengan menggunakan pelumas untuk menurunkan risiko kelamin rusak akibat gesekan. Namun, itu tidak menjamin 100 persen bebas dari risiko IMS.

https://indomovie28.net/movies/the-return-3/


4 Fakta Orgasme Wanita, Benarkah Bisa Menyehatkan Jantung?


 Orgasme dapat diartikan sebagai puncak gairah seksual, dan merupakan kenikmatan maupun sensasi fisik yang kuat. Dikutip dari Medical News Today, ahli perawatan kesehatan mengklaim bahwa normal bagi wanita tidak mengalami orgasme.

Banyak wanita yang mungkin tidak mengetahui fakta di balik puncak kenikmatan seksual itu. Maka dari itu, penting bagi wanita mengetahui lebih dalam tentang orgasme.


Dikutip dari berbagai sumber, ini empat fakta orgasme wanita.


1. Hal yang terjadi pada wanita saat orgasme

Saat wanita orgasme, otot dasar panggul berkontraksi secara berirama dan refleks. Kontraksi ini dianggap membantu mengeluarkan darah dari jaringan ereksi klitoris dan vulva, memungkinkannya untuk kembali ke keadaan seperti biasa.


Selama gairah seksual dan orgasme, detak jantung, laju pernapasan, tekanan darah, hingga oksitosin meningkat. Pada saat yang sama, hormon dopamin atau hormon kebahagiaan pada pria dan wanita aktif.


Saat orgasme, beberapa area di otak juga aktif. Termasuk sensor informasi dan emosi, dan area motorik yang terkait dengan otot dasar panggul.


2. Tidak semua wanita mengalami orgasme

Tidak mendapatkan orgasme bukanlah masalah besar bagi wanita, hal itu sangat normal. 21 persen wanita di Australia berusia 20-64 mengatakan tidak bisa mencapai klimaks.


Dari sudut pandang biologis, kegagalan orgasme atau anorgasmia tidak menandakan adanya masalah. Namun, wanita dengan anorgasmia sering merasa malu, merasa kurang, dan cemas.


Banyak wanita dengan anorgasmia merasa seolah-olah ada yang salah dengan mereka. Beberapa mungkin berpura-pura orgasme, untuk membuat mereka merasa lebih baik atau untuk membuat pasangan mereka merasa lebih baik.


3. Wanita tak bisa orgasme berkali-kali

Survei yang dilakukan oleh situs kencan online menunjukkan 77 persen wanita mengalami orgasme berulang kali, sedangkan penelitian akademis menunjukkan angkanya jauh lebih rendah, sekitar 14 persen. Beberapa wanita yang mengalami multi orgasme melaporkan orgasme kedua mereka sebagai yang terkuat, tetapi orgasme setelahnya menjadi kurang intens.


Pastikan kamu memiliki cukup pelumas karena stimulasi yang panjang tanpa pelumasan dapat menyebabkan rasa sakit. Penelitian menemukan bahwa 50 persen wanita mengatakan mereka menggunakan vibrator untuk mencapai orgasme maupun multi orgasme.


4. Manfaat orgasme

Orgasme memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Manfaat itu di antaranya menguatkan jantung, meningkatkan sistem imun, melancarkan sistem peredaran darah, membuat awet muda, hingga membakar kalori.

https://indomovie28.net/movies/engram-of-returning/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar